Perajin Kerupuk Bawang di Banyuwangi Ketiban Omzet di Musim Hujan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Perajin kerupuk bawang. SP/ BYW
Ilustrasi. Perajin kerupuk bawang. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Musim hujan kali ini tak hanya menjadi momok yang diwaspadai, namun juga menjadi berkah tersendiri, khususnya bagi perajin kerupuk bawang di Dusun Kaligondo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi.

Bahkan, di musim hujan ini omzet penjualan olahan kerupuk bawang naik dibandingkan musim panas. Salah satunya dirasakan Tri Suratini (56) yang mengaku kerupuk bawang khas premium olahannya naik 25 persen.

"Kalau musim penghujan jualannya lancar. Sehari bisa lebih dari 100 bal," ungkap Tri, Jumat (31/01/2025).

Padahal, di tahun sebelumnya dan kondisi yang sama, penjualan kerupuk. Bawang masih di kisaran standar dan dibawah penjualan normal. Jika normalnya berkisar 80 sampai dengan 90 bal saat ini baik menjadi 110 sampai dengan 120 bal dalam sehari.

"Mungkin hawa dingin membuat penikmat kerupuk lebih banyak makannya. Selain untuk pelengkap lauk pauk, kerupuk ini juga bisa dimakan sebagai camilan," cetusnya.

Naiknya omzet saat musim penghujan ini merupakan berkah tersendiri bagi usaha yang dirintis bareng suami dan anaknya ini. Produk kerupuk bawang premium olahannya memang diakui sudah mendapatkan tempat tersendiri di kalangan pecinta kerupuk jadul.

Meski begitu Tri tak ingin muluk-muluk menaikkan produksi meskipun penjualan mengalami peningkatan. Dirinya enggan melakukan ekspansi pasar terlalu jauh dan mengutamakan pelanggan sendiri yang sudah dilayaninya bertahun-tahun.

"Cukup melayani pelanggan dulu daripada jauh-jauh nanti takut keteteran,” ujarnya.

Lebih lanjut, menyoal harga, untuk satu bungkus kerupuk dipatok Tri dengan harga Rp 800. Harga itu dipatok kepada pelanggan atau pengecer yang dijual kembali dan hingga saat ini pihaknya belum menaikkan harga jual meskipun kebutuhan bahan pembuatan kerupuk bawang macam minyak goreng, tepung maupun gas elpiji merangkak naik. by-01/dsy

Berita Terbaru

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mulai menggencarkan pemeriksaan kesehatan hingga disuntik vitamin secara…

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tidak banyak negara yang memiliki kemewahan seperti Indonesia. Kita berada di kawasan tropis dengan penyinaran matahari yang relatif…

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan melalui program Rintisan Desa Tuntas Wajib Belajar 12 Tahun (Rindu Bulan),…