Cuaca Buruk-Gelombang Tinggi, Ratusan Nelayan Tulungagung Tak Melaut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah kapal nelayan lego jangkar dan tidak beroperasi imbas cuaca buruk di Pelabuhan Perikanan Pantai Popoh, Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG
Sejumlah kapal nelayan lego jangkar dan tidak beroperasi imbas cuaca buruk di Pelabuhan Perikanan Pantai Popoh, Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Imbas cuaca yang buruk hingga menimbulkan gelombang air laut yang tinggi membuat ratusan nelayan di Teluk Popoh di Kecamatan Besuki, Tulungagung, Jawa Timur enggan melaut untuk menghindari fenomena badai dan antisipasi lainnya.

Diketahui, hampir semua kapal saat ini memilih berlindung di Teluk Popoh dan tidak beraktivitas untuk sementara waktu demi menghindari kecelakaan di laut. Tentu fenomena tersebut membuat nelayan lesu, lantaran cuaca buruk telah berlangsung sejak lima hari terakhir.

"Itu kapal-kapal besar dari (nelayan) Lamongan juga turun jangkar di sini karena kondisi alam kurang bersahabat. Nekat (melaut) nyawa taruhannya ini," ujar Rahmad, salah satu awak kapal di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Popoh, Tulungagung, Jumat (07/02/2025).

Saat ini, angin laut berhembus kencang dan di beberapa titik perairan sempat menyebabkan badai yang diikuti gelombang tinggi. "Ombak tinggi mencapai 2-3 meter pada jarak 10 sampai 15 mil dari pantai. Sudah lima hari seperti ini," ujarnya.

Berdasarkan data dari BMKG Perak Surabaya, gelombang tinggi terjadi di perairan selatan Jawa Timur yang mencakup wilayah Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, hingga Banyuwangi. Fenomena ini dipicu siklon tropis Taliah sehingga memicu gelombang tinggi dengan ketinggian ombak dilaporkan mencapai 2,5 hingga 4 meter.

Sementara itu, angin di wilayah Jawa Timur bergerak dari barat ke barat laut dengan kecepatan 7 hingga 25 knot. Kondisi ini disebabkan oleh peningkatan kecepatan angin dan pertumbuhan awan konvektif yang cukup signifikan di perairan.

Sedangkan sebagian nelayan yang nekat memancing terlihat kembali ke TPI Popoh dengan membawa ikan segar, sementara lainnya hanya duduk bersantai di area bongkar muat ikan. tl-01/dsy

Berita Terbaru

Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

Minggu, 01 Feb 2026 20:52 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:52 WIB

Sejak Tahun 2022, Puan Maharani Umumkan Ketum DPP PDIP Megawati Baru akan Hadir jika PDIP Gelar Acara-acara Besar dan Penting. Puan Akui Megawati Tugaskannya…

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak akan 'kebakaran' saat pembukaan perdagangan pekan depan pada Senin esok (2/2). Menurut…

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menurut saya, ada dua keyakinan soal Jokowi, sekarang ini.  Jokowi masih sakti untuk meloloskan PSI ke parlemen. Dan yang kedua, …

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saya menilai pernyataan Jokowi di Rakernas PSI seperti orang yang khawatir. Justru saya melihat teriakan Jokowi dalam pidatonya,…

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Aktivitas mantan Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 Ridwan Kamil di luar negeri, mulai diusut. Komisi Pemberantasan Korupsi…

Orang-orang Curang

Orang-orang Curang

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menurut Alkitab, orang-orang yang curang adalah mereka yang melakukan ketidakjujuran dalam berdagang (menggunakan timbangan…