Peternak di Tulungagung Meringis, Harga Telur Ayam Arab Terjun Bebas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Peternak di Tulungagung menunjukkan telur ayam arab. SP/ TLG
Ilustrasi. Peternak di Tulungagung menunjukkan telur ayam arab. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Para peternak di Tulungagung, Jawa Timur sedang lesu dan meringis melihat harga telur ayam arab di pasaran semakin anjlok. Padahal, telur ayam arab merupakan salah satu jenis telur yang cukup penting bagi masyarakat, untuk membuat roti dan kue.

Kondisi tersebut tentu kebanyakan peternak pusing tak dapat untung. Hal ini seperti yang dirasakan Hasan, salah satu peternak ayam arab asal Desa/ Kecamatan Kalidawir.

"Kalau harga telur ayam arab terus-terusan turun begini, bagaimana nasib kami para peternak," tutur Hasan, Senin (10/02/2025).

Kecamatan Kalidawir sendiri terkenal sebagai kawasan sentra peternak ayam arab. Hampir di setiap desa, mayoritas masyarakat menggeluti bisnis tersebut. Namun, kini para peternak sedang mengalami masa sulit.

“Harga telur ayam arab turun cukup jauh dari biasanya. Biasanya harga dari kami (peternak, Red) minimal berkisar Rp 2 ribu per butir, tapi kini harganya anjlok hingga Rp 1.550 per butir,” katanya.

Hal yang tidak jauh berbeda ditambahkan salah satu peternak lainnya, Marjito. Turunnya harga telur ayam arab diperkirakan karena permintaan pasar yang sedang lesu. Padahal, kebutuhan untuk komoditas tersebut cukup banyak.

Saat ini, dia memiliki sekitar 6 ribu ekor ayam arab. Produktivitas harian telurnya mencapai 60 persen. Biasanya, sebagian telur tersebut diambil oleh pabrik roti. Sebagian lagi dijual seperti biasa.

"Dalam sehari, ayam-ayam saya ini makan tiga kali. Dan jumlah pakan yang dikeluarkan dalam sehari bisa mencapai 4 kuintal," imbuhnya.

Namun, para peternak hanya bisa sabar dan berharap harga telur ayam arab bisa kembali normal dan stabil. Mereka berharap telur ayam arab bisa dilibatkan dalam bahan makanan pokok seperti halnya telur pada umumnya.

"Seharusnya pemerintah juga memperhatikan kami sebagai peternak ayam arab, sebab selama ini belum pernah tersentuh. Tidak seperti peternak ayam biasanya, kami merasa dianaktirikan," tambahnya. tl-01/dsy

Berita Terbaru

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

SurabayaPagi, Sukoharjo - PT PLN (Persero) mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kemitraan layanan pembayaran tagihan dan…

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sebagai salah satu wilayah lumbung pangan di wilayah Jawa Timur, Bupati Madiun Hari Wuryanto menargetkan produktivitas padi men…

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep  – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan pentingnya kepastian hukum dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk m…

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo menyoroti sejumlah persoalan pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setelah melakukan…

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Blitar, kali ini sebuah Toko bangunan 999 milik LS.49  warga Desa Sukosewu Kec.Gandusari …

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tidak biasanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel 2026 yang digelar di Lamongan, diikuti ratusan peserta dari Jawa dan Bali, …