Miris, Siswi SMA Diperkosa Bergilir Kemudian Dibunuh dan Dibuang di Sungai Jombang

author Syaiful Arif Koresponden Jombang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tiga pelaku pemerkosaan dan pembunuhan siswi SMA di Sumobito Jombang diamankan polisi. SP/ SAREP
Tiga pelaku pemerkosaan dan pembunuhan siswi SMA di Sumobito Jombang diamankan polisi. SP/ SAREP

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Tiga pelaku pembunuhan siswi SMA asal Sumobito, yang ditemukan mengapung di aliran sungai kanal Turi Tunggorono Dusun Peluk, Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh berhasil ditangkap Satreskrim Polres Jombang.

Dalam pemeriksaan terungkap, ketiga pelaku AP (19) warga Desa Sembung, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, AT (18) dan LI (32) warga Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, melakukan pemerkosaan secara bergilir terhadap korban siswi SMA asal Sumobito, Jombang.

"Jadi benar bahwa Satreskrim polres Jombang berhasil ungkap kasus pembunuhan mayat yang ditemukan dua hari lalu di saluran sungai pacarpeluk, korban perempuan atas nama Putri Regita Amanda 19 tahun salah satu siswi pelajar di Sumobito," ujar Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, Kamis (13/2/2025). 

"Hasil pengembangan 3 orang tersangka ini melakukan penganiayaan dan pemerkosaan terhadap korban," kata dia. 

Terpisah, Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Margono Suhendra mengatakan terduga pelaku berinisial AD merupakan pacar dari korban yang belum lama kenal dari Media Sosial (medsos). 

"Pada hari Senin, pelaku mengajak bertemu ke rumah salah satu terduga pelaku di Kunjang Kediri kemudian di tinggal untuk membeli minuman beralkohol," jelasnya. 

Setelah membeli minuman beralkohol (minol) korban bersama 3 pelaku pergi ke areal sawah di Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, disana korban dianiaya dan diperkosa secara bergilir. 

"Sebelum melakukan pemerkosaan itu pelaku melakukan penganiayaan terlebih dahulu yaitu pemukulan perut sehingga korban tidak berdaya, sesuai hasil outopsi dengan adanya pendarahan di dalam perut," kata dia. 

Persetubuhan itu di lakukan dengan cara bergantian, dua pelaku memegang tangan korban, satu pelaku melakukan persetubuhan,  hal ini dilakukan secara bergantian. 

"Sempat ada perlawanan dari korban karena tidak mau dilakukan persetubuhan, tetapi tiga pelaku ini melakukan secara bersama-sama ada yang memegang tangan, memegang kaki dan ada yang melakukan persetubuhan," jelasnya. 

Usai melakukan persetubuhan, korban yang sudah mengalami pendarahan dibagian berut itu dibonceng, mereka pergi ke sungai berniat menenggelamkan korban. 

"Setelah dilakukan pemerkosaan secara bergilir, pacarnya dan temannya yang berusia 32 tahun ini membawa membonceng korban ke sungai dan dibuang dengan harapan menghilangkan jejak," jelasnya. 

Handphone milik korban dikuasai oleh 3 pelaku, sementara motor Honda Vario milik korban di jual oleh 3 pelaku dengan harga Rp 2,8 juta. 

"Barang yang dirampas yaitu motor dan handphone milik korban. Motor di jual dengan harga 2,8 juta dan Rp 800 sudah digunakan untuk keperluan bertiga," kata dia. 

Sebagai ganjaran atas kejahatan 3 pelaku itu, dijerat pasal Pasal 340 KUHP atau pasal 339 dan 338 KUHP dapat dipenjara seumur hidup atau 20 tahun. sar

Berita Terbaru

Masuki Masa Tanam Ketiga, Ngawi Dapat Tambahan Alokasi Pupuk Bersubsidi

Masuki Masa Tanam Ketiga, Ngawi Dapat Tambahan Alokasi Pupuk Bersubsidi

Minggu, 27 Sep 2026 14:14 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Guna memenuhi kebutuhan petani, terutama menjelang masa tanam ketiga tahun ini, Kabupaten Ngawi mendapat tambahan alokasi pupuk…

Revitalisasi Kebun Satwa Mini, Pemkab Tulungagung Alokasikan Rp350 Juta

Revitalisasi Kebun Satwa Mini, Pemkab Tulungagung Alokasikan Rp350 Juta

Minggu, 27 Sep 2026 13:40 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 13:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebelum akhir tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung bakal segara merevitalisasi kebun satwa mini yang ada di…

Percepat Pembangunan Flyover Gedangan, Pemkab Sidoarjo Pilih Skema Penlok Bertahap

Percepat Pembangunan Flyover Gedangan, Pemkab Sidoarjo Pilih Skema Penlok Bertahap

Minggu, 27 Sep 2026 13:39 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 13:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai langkah strategis dalam mempercepat pembebasan lahan pembangunan Flyover Gedangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo…

Krisis Kekeringan, Ponorogo Tambah Pasokan Air Bersih ke Daerah Terdampak

Krisis Kekeringan, Ponorogo Tambah Pasokan Air Bersih ke Daerah Terdampak

Minggu, 27 Sep 2026 12:46 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Musim kemarau panjang yang menyebabkan krisis kekeringan yang kian meluas membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)…

Dukung Pertumbuhan Ekonomi, Pemkot Surabaya Wajibkan UKM Ikut Serta ‘Sport Tourism’

Dukung Pertumbuhan Ekonomi, Pemkot Surabaya Wajibkan UKM Ikut Serta ‘Sport Tourism’

Minggu, 27 Sep 2026 12:37 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam kegiatan sport tourism seperti kegiatan lari yang sering dilaksanakan di kota setempat, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…

Diimbau Tak Panik, Pemkot Madiun Pastikan Stok dan Distribusi LPG 3 Kg Aman

Diimbau Tak Panik, Pemkot Madiun Pastikan Stok dan Distribusi LPG 3 Kg Aman

Minggu, 27 Sep 2026 12:28 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, terus menjaga kelancaran pasokan dan distribusi LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram tetap aman dan…