SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dalam acara Ruwat desa Balongdowo dihadiri Camat Candi, Forkopimcam Candi, Kapolsek Candi, Danramil Candi, Kepala Desa se kecamatan Candi, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, BPD, LPMD, RT, RW, Tim penggerak PKK, Karang Taruna dan Masyarakat desa Balongdowo.
Moch Yatim Sekdes Balongdowo selaku ketua panitia pelaksana kegiatan dalam sambutannya tak lupa mengucapkan terimakasih kepada semua warga desa balongdowo yang mendukung dan mensupport di dalam mengawali kegiatan hari dengan pagelaran wayang kulit, Jumat (14/02/2025).
Arak - Arakan Nyadran ke Makam Dewi Sekardadu Kepetingan, hari Senin pada 17 Februaru 2025 Ludruk Karya Baru dari Mojokerto dan terakhir hari Rabu 19 Februari ada Pengajian Umum Ruwat desa di jalan Maritim depan Balai Desa Balongdowo
Mendukung Uri-uri budaya, dalam melestarikan adat budaya ruwat desa seperti ini, Kegiatan acara ruwat desa merupakan salah satu kegiatan adat yang mencerminkan kebersamaan dan syukur atas Rahmat yang telah diberikan Allah SWT.
Pelestarian adat budaya ruwat desa yang sudah berjalan turun temurun sebagai bentuk pelaksanaan kegiatan yang bisa dimaknai selamatan desa atau sedekah menolak bala, menjauhkan dari musibah, dan bersilaturahmi antar warga, menciptakan kerukunan di masyarakat.
“Pemuda desa juga anak-anak perlu diajak untuk ikut serta dalam tradisi Ruwatan Desa supaya generasi muda mengenal tradisi, untuk itu nilai-nilai kebudayaan yang saat ini masih kental juga harus tetap dijaga dan dilestarikan,” pungkasnya, Minggu (16/02/2025).
Pj Kepala desa Balongdowo Arief Dwi Winarko dalam sambutannya tak lupa Mengucap terima kasih bpk Camat Candi, Kapolsek Candi, Danramil Candi, Tokoh masyarakat Balongdowo, RT, RW, Tim penggerak PKK, Karang Taruna dan mantan kepala desa Balongdowo bpk Suparlan, bpk Sholiek juga Seluruh masyarakat desa Balongdowo yang hadir.
“Puji syukur sebanyak-banyaknya kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada semua warga yang support dan mengajak kepada seluruh warganya untuk selalu menjaga paguyuban dan kerukunan salah satunya melalui kegiatan Ruwat Desa yang digelar setiap tahun sekali ini,” ucapnya.
"Pj kades Arief Dwi Winarko, berharap dengan Ruwah Desa ini mampu menjadikan warga desa guyub, rukun, dan sejahtera. Untuk itu, nilai-nilai kebudayaan yang saat ini masih kental juga harus tetap dijaga dan rutin dilaksanakan, Pemuda desa dan anak-anak perlu diajak untuk ikut serta dalam tradisi Ruwah Desa supaya generasi muda mengenal tradisi desanya," tuturnya. Man/Hik
Editor : Desy Ayu