Sedekah Bumi di Desa Kedungwonokerto Dimeriahkan Kesenian Wayang Kulit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tradisi ruwat desa dilestarikan dengan menggelar kesenian wayang kulit, syukuran dan doa bersama di Desa Kedungwonokerto, Sidoarjo. SP/ HIKMAH
Tradisi ruwat desa dilestarikan dengan menggelar kesenian wayang kulit, syukuran dan doa bersama di Desa Kedungwonokerto, Sidoarjo. SP/ HIKMAH

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sedekah Bumi adalah salah satu upacara tradisional untuk mengungkapkan rasa syukur kepada sang pencipta. Upacara ini masih banyak kita jumpai pada masyarakat di daerah pedesaan, yang kehidupannya ditopang dari sektor pertanian.

Seperti di Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungwonokerto, Kecamatan Prambon, Sidoarjo. Tradisi ruwat desa dilestarikan dengan menggelar kesenian wayang kulit, syukuran dan doa bersama.

Kepala Desa Kedungwonokerto, Karmidi mengatakan, sedekah bumi atau disebut dengan ruwat desa ini, merupakan salah satu tradisi desa yang terus dilestarikan. 

Menurutnya, tradisi ini sudah berlangsung sejak turun temurun. Selain sebagai bentuk rasa syukur, dalam tradisi ruwat desa juga diyakini untuk mendapatkan berkah bagi masyarakat desa.

"Sebagai bentuk rasa syukur dan mendapatkan keberkahan di masyarakat," ujarnya, Jumat (14/02/2025).

Tidak hanya itu, menurut dia, dalam tradisi ruwat desa ini, identik dengan pagelaran wayang kulit. Sebab, wayang kulit juga diyakini sebagai sarana untuk melakonkan cerita sejarah dan mengumpulkan warga untuk mempererat tali persaudaraan dan kekompakan warga untuk guyub rukun.

"Ruwat desa ini juga dilakukan untuk mempererat tali persaudaraan antar warga," ungkapnya

Ia berharap, dalam tradisi sedekah bumi atau ruwat desa ini bisa menjadi makna yang mendalam. Selain mengajarkan rasa syukur, tradisi sedekah bumi juga mengajarkan, bahwa manusia harus hidup guyub rukun antar sesama dan terus melestarikan tradisi yang menjadi kebudayaan nusantara. Man/Hik

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…