Prabowo Minta Orang Kaya Jangan Ngenyek Efisiensi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat terutama orang kaya tak ngenyek atau meledek kebijakan efisiensi APBN dan APBD. Efisiensi rencananya dilakukan dalam tiga gelombang.

Total efisiensi anggaran yang ditarget Prabowo US$44 miliar atau Rp750 triliun.

Dalam catatan Litbang Surabaya Pagi, hingga Senin (17/2) tidak menemukan pengusaha Indonesia yang ngenyek efisiensi Presiden Prabowo. Kebanyakan kritik dari Ekonom dan pakar kebijakan publik. Kecuali Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja. Ia menilai efisiensi anggaran tidak secara langsung berdampak pada bisnis mal seperti halnya bisnis hotel. Namun, jika hal ini terus berlangsung bukan tidak mungkin membuat daya beli masyarakat menjadi turun.

 

Penghematan APBN Modal Kerja

Presiden ke-8 ini mengatakan hasil efisiensi anggaran itu akan ia gunakan untuk beberapa keperluan. Salah satunya, investasi.

Dana investasi itu akan diserahkan kepada Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

"Sisanya, berarti kita akan punya US$20 miliar (Rp325 triliun kurs Rp16.260 per dolar AS). Sisa. Dan ini tidak akan kita pakai. Ini akan kita serahkan ke Danantara untuk diinvestasikan," kata Prabowo dalam Pidato Puncak HUT ke-17 Partai Gerindra di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/2).

Selain untuk Danantara, dana hasil pemangkasan belanja kementerian dan lembaga juga akan ia gunakan untuk membiayai Program Makan Bergizi Gratis.

"US$24 miliar terpaksa saya pakai. Untuk apa? Untuk makan bergizi. Rakyat kita, anak-anak kita, tidak boleh kelaparan!" tegasnya.

Bagian dari penghematan APBN akan ia jadikan modal kerja BUMN.

Penghematan ini akan diambilkan dari setoran seluruh perusahaan pelat merah. Ia mengatakan setoran BUMN bisa mencapai Rp300 triliun pada tahun ini.

Dari jumlah itu, Rp100 triliun akan dikembalikan ke BUMN sebagai modal kerja.

 

Pertimbangkan Kemampuan Setiap Daerah

Dikutip dari Antara, Senin (17/2) pakar kebijakan publik dari Universitas Andalas Aidinil Zetra mengatakan efisiensi anggaran harus mempertimbangkan kemampuan setiap daerah agar tidak terjadi ketimpangan pembangunan. "Pemerintah pusat maupun provinsi harus melihat daerah dengan otonomi asimetris dalam arti setiap daerah memiliki kemampuan yang berbeda-beda," kata Aidinil.

Menurut dia, 38 provinsi serta 514 kabupaten dan kota di Indonesia memiliki kemampuan yang berlainan dalam melakukan pembangunan. Ia mencontohkan kemampuan Kabupaten Kepulauan Mentawai tidak bisa disamakan dengan Kota Padang atau daerah lainnya. n pd/erc/rmc

Berita Terbaru

Empat Truk Pengangkut Pasir Terjebak Arus Deras di Sungai Besuk Koboan Lumajang, Polisi Lakukan Evakuasi

Empat Truk Pengangkut Pasir Terjebak Arus Deras di Sungai Besuk Koboan Lumajang, Polisi Lakukan Evakuasi

Minggu, 01 Nov 2026 21:26 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 21:26 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang– Sebanyak Empat truk pengangkut pasir terjebak derasnya arus air di kawasan pertambangan pasir CV Manfaat Manunggal Nusantara, Sungai B…

Bantai Wakil Singapura 6-1, MilkLife Strikers Buka Singa Cup dengan Hattrick Ika Wonda

Bantai Wakil Singapura 6-1, MilkLife Strikers Buka Singa Cup dengan Hattrick Ika Wonda

Minggu, 01 Nov 2026 20:21 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 20:21 WIB

SurabayaPagi, Singapura – Tim MilkLife Strikers mengawali kiprahnya di turnamen internasional Singa Cup 2026 dengan hasil gemilang. Menghadapi wakil tuan rumah …

Sekolah Surabaya Pertahankan Dominasi, Bandung Lahirkan Dua Juara Baru di MilkLife Soccer Challenge

Sekolah Surabaya Pertahankan Dominasi, Bandung Lahirkan Dua Juara Baru di MilkLife Soccer Challenge

Minggu, 01 Nov 2026 20:06 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 20:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Persaingan sepak bola putri usia dini di Surabaya dan Bandung semakin kompetitif. MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 1 2026–2027 men…

Gudang di Ponorogo Terbakar Hebat, Api Disebut Berasal dari Pembakaran Sisa Tanaman Jagung

Gudang di Ponorogo Terbakar Hebat, Api Disebut Berasal dari Pembakaran Sisa Tanaman Jagung

Minggu, 01 Nov 2026 18:31 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo – Gudang barang bekas (rosok) milik Tugiantoro, warga Desa Turi, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terbakar pada M…

BeautyFest Asia by Popbela.com Hadir di Surabaya, Bagikan Promo Produk Kosmetik yang Sangat Menarik

BeautyFest Asia by Popbela.com Hadir di Surabaya, Bagikan Promo Produk Kosmetik yang Sangat Menarik

Minggu, 01 Nov 2026 18:01 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 18:01 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia by Popbela.com hadir melalui penyelenggaraan di Surabaya pada 30 Oktober–1 November 2026 di Convention Hall, Tunjungan …

Ratusan Botol Miras Disita Polisi dari Kafe di Ujungpangkah Gresik

Ratusan Botol Miras Disita Polisi dari Kafe di Ujungpangkah Gresik

Minggu, 01 Nov 2026 17:36 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 17:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Peredaran minuman beralkohol (miras) tanpa izin kembali ditertibkan aparat kepolisian. Kali ini, jajaran Polres Gresik menyasar s…