Dipicu Cuaca Ekstrem, Harga Bapok di Jombang Naik Jelang Ramadhan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pedagang bahan pokok di salah satu Pasar Tradisional Jombang, Jawa Timur. SP/ JBG
Ilustrasi. Pedagang bahan pokok di salah satu Pasar Tradisional Jombang, Jawa Timur. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menjelang bulan suci Ramadhan 1446 H, sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Kabupaten Jombang mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Harga tersebut melonjak salah satunya dipicu adanya cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini.

Sedangkan beberapa komoditas yang mengalami lonjakan harga antara lain sayuran, kentang, tomat, cabai rawit, cabai merah, daging ayam, hingga telur, salah satunya yang berada di Pasar Tradisional Diwek.

Mustofa, salah satu pedagang di Pasar Tradisional Diwek, mengatakan selain faktor menjelang Ramadhan, kenaikan harga juga dipengaruhi oleh cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini. 

"Cuaca yang ekstrem dan tak menentu membuat hasil pertanian tidak stabil. Ini yang membuat harga bahan pokok terutama sayuran dan cabai naik," ujar Mustofa, salah satu pedagang setempat, Rabu (19/02/2025).

Diketahui, harga cabai rawit kini mencapai Rp 75.000 per kilogram, padahal sebelumnya hanya Rp 55.000. Begitu pula dengan harga cabai merah besar yang melonjak dari Rp 24.000 menjadi Rp 32.000 per kilogram. Harga tomat pun naik dua kali lipat, dari Rp 5.000 per kilogram menjadi Rp 10.000. 

Kentang yang sebelumnya dijual dengan harga Rp 12.000, kini naik menjadi Rp 17.000 per kilogram. Kenaikan harga bahan pokok ini juga menjadi keluhan bagi sejumlah pembeli. Winarko, salah satu konsumen di pasar, mengungkapkan rasa kecewanya. 

Menurutnya, harga bahan pokok yang terus meningkat sangat membebani para ibu rumah tangga yang tengah mempersiapkan kebutuhan untuk menyambut Ramadhan. Namun, diperkirakan lonjakan harga ini masih akan terjadi hingga berlangsungnya bulan suci Ramadhan 1446 H. jb-01/dsy

Berita Terbaru

30 Penyedia Mamin Melakukan Penandatangan Kontrak Payung Harga Konsolidasi

30 Penyedia Mamin Melakukan Penandatangan Kontrak Payung Harga Konsolidasi

Selasa, 30 Jun 2026 06:11 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 06:11 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sebanyak 30 penyedia makan minum melakukan penandatanganan kontrak payung harga konsolidasi bersama Pemerintah Kota …

Prabowo, Terbuka Masukan Lewat TikTok

Prabowo, Terbuka Masukan Lewat TikTok

Senin, 29 Jun 2026 20:38 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden Prabowo Subianto menegaskan terbuka dengan masukan apa pun, termasuk dari anak-anak di desa. Bahkan, yang disampaikan…

Jokowi Injak Kepala Kerbau, Tokoh PDIP Malah Remehkan

Jokowi Injak Kepala Kerbau, Tokoh PDIP Malah Remehkan

Senin, 29 Jun 2026 20:35 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:35 WIB

Jokowi, hanya tengah menunjukkan ambisi kekuasaan tanpa batas." Guntur RomliJuru Bicara PDIP SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejadian kepala kerbau diinjak…

Pendukung Eks Bupati Pati, Tarik Seragam Petugas KPK

Pendukung Eks Bupati Pati, Tarik Seragam Petugas KPK

Senin, 29 Jun 2026 20:31 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sidang dugaan korupsi yang menjerat eks Bupati Pati, Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang berakhir ricuh. Ini usai majelis hakim…

PB IDI "Kejar" Menkes yang Tebar Kesenjangan Gaji Dokter

PB IDI "Kejar" Menkes yang Tebar Kesenjangan Gaji Dokter

Senin, 29 Jun 2026 20:28 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:28 WIB

"Memang teman-teman variasi besaran penghasilan berbeda, dan jauh sekali. Saya nggak enak menyampaikan di Jakarta, ada yang dapatnya, orderan sebulan…

Pelaku Pelanggaran Privasi Grup K-Pop Dihukum Rp 350 Juta

Pelaku Pelanggaran Privasi Grup K-Pop Dihukum Rp 350 Juta

Senin, 29 Jun 2026 20:25 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku pelanggaran privasi terhadap grup K-Pop paling populer sedunia itu kini dihukum penjara. Pelaku pelanggaran privasi grup…