BEM SI Tuntut Jokowi Jangan Cawe-cawe Pemerintahan Prabowo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Massa mahasiswa menggelar aksi 'Indonesia Gelap' di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Kamis (20/2). Mereka membawa beragam spanduk berisi kritik untuk pemerintah.
Massa mahasiswa menggelar aksi 'Indonesia Gelap' di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Kamis (20/2). Mereka membawa beragam spanduk berisi kritik untuk pemerintah.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar demo Indonesia Gelap Kamis (19/2/2025) di Jakarta. Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan gandeng koalisi sipil untuk menggelar puncak aksi 'Indonesia Gelap' di Jakarta pada Jumat (21/2) hari ini.

Koordinator BEM SI Anas Rabbani mengatakan pada Kamis (20/2) koalisi sipil bersama mahasiswa akan menyepakati teknis puncak aksi Jumat hari ini.

Mahasiswa, Kamis sore menjelang magrib tampak membawa sejumlah spanduk dan poster berisi tuntutan kepada pemerintah.

Saat ini dilaporkan gelombang aksi "Indonesia Gelap" terjadi di berbagai daerah di Indonesia, YLBHI membuka kanal untuk mengadukan tindakan kekerasan aparat.

Massa aksi dapat mengakses kanal tersebut melalui sejumlah nomor telepon yang telah dilampirkan melalui unggahan dalam akun @yayasanlbhindonesia.

"Saat ini LBH-YLBHI membuka posko pengaduan berupa pusat bantuan hukum dan anti kriminalisasi di 18 wilayah," tulis unggahan tersebut.

 

Sembilan Poin Tuntutan

Ada sembilan poin tuntutan yang akan dibacakan massa aksi.

Berdasarkan poin tuntutan BEM SI terbaru yang diterima Kamis (20/2/2025), aksi rencananya digelar di Patung Kuda, Jakarta Pusat. Massa aksi pun dijadwalkan akan bertemu dengan pihak istana.

"Poin tuntutan BEM SI terbaru Kamis, 20 Februari 2025. Aksi Di Patung Kuda Istana. Jam 14:00 ditemui pihak Istana," kata Koordinator Pusat BEM SI, Herianto, saat dihubungi, Kamis (20/2/2025).

Dalam demonstrasi Kamis, terdapat sembilan poin tuntutan yang di bawa BEM SI. Rinciannya sebagai 1. Kaji ulang Inpres Nomor 1 Tahun 2025, 2. Tranparansi status pembangunan dan pajak rakyat, 3. Evaluasi besar-Besaran Makan Bergizi Gratis, 4. Tolak Revisi UU Minerba yang bermasalah, 5. Tolak Dwifungsi TNI, 6. Sahkan RUU Perampasan Aset, 7. Tingkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan secara nasional, 8. Tolak impunitas dan tuntaskan HAM berat. 9. Tolak cawe-cawe Jokowi dalam pemerintahan Prabowo.

 

Klaim Situasi Semakin Memburuk

BEM SI, mengklaim demo ini merupakan respons atas situasi negara yang diklaim semakin memburuk. Adapun puncak demonstrasi tersebut untuk menuntut poin-poin tuntutan yang tidak mendapat respon dari pemerintah.

BEM SI sesuai surat instruksi yang telah kami keluarkan akan ada aksi terpusat di Jakarta di hari Kamis untuk menanggapi aksi-aksi sebelumnya, poin-poin tuntutan kita yang tidak direspon sama pihak pemerintah," kata Koordinator Pusat BEM SI, Herianto.

Herianto mengatakan peserta aksi dari luar Jakarta juga akan hadir dalam puncak demo ini.

"Itu akan menjadi puncak kemarahan mahasiswa Ketika belum ada tanggapan terkait poin-poin tuntutan kita kemarin," tutur Herianto.

 

Emak Dukung Aksi Mahasiswa

Seorang emak-emak ikut demonstrasi bertemakan 'Indonesia Gelap' di kawasan Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta, sore kemarin.  

Perempuan bernama Raden Roro Neno itu ikut menyampaikan orasinya dari atas mobil komando.

Dari atas mobil komando, dia berteriak kepada mahasiswa supaya jangan mau diinjak-injak oleh oligarki.

"Wahai rakyat Indonesia dengarkanlah dari Sabang sampai Merauke, dari Papua sampai Pulau Rote, kalian adalah rakyat Indonesia asli. Jangan mau kalian diinjak-injak oleh oligarki. Mereka itu numpang di sini, sementara para pejabat menjadi keset mereka," kata Roro di lokasi, Kamis sore (20/2/2025).

Roro mendukung aksi mahasiswa untuk terus mengemukakan pendapatnya. Terlebih aspirasi yang dibawa punya tujuan terwujudnya bangsa Indonesia yang adil dan makmur.

"Wahai mahasiswa, aku ini ibu kandung mu, emak ini adalah selalu mendoakan kalian agar selalu diridai oleh Allah, selalu sukses dan selalu sehat karena kalian adalah tulang punggung bangsa ini, tanggung jawab ada di pundak kalian semuanya," ucapnya.

"Jangan kalian gentar dan takut. Maju tak gentar pantang mundur hadapi itu para pejabat yang tidak tahu malu, tidak punya otak," tutur Roro.

Roro mencari keberadaan Presiden RI, Prabowo Subianto. Dia berharap Prabowo menemui massa yang demo.

Dia juga menyinggung program makan bergizi gratis yang terus digencarkan pemerintah. Roro menilai dibanding makan gratis, masyarakat lebih memerlukan pendidikan gratis.

"Kita butuh pendidkan gratis, bukan makan gratis. Makan gratis akan menjadi apa? Kotoran, menjadi tai. Sementara pendidikan gratis, mendidik anak bangsa menjadi bermartabat," ucapnya lantang. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Gencar Tangani TBC, Pemkab Madiun Libatkan OPD Lintas Sektor hingga Tingkat Desa

Gencar Tangani TBC, Pemkab Madiun Libatkan OPD Lintas Sektor hingga Tingkat Desa

Selasa, 03 Nov 2026 14:14 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penanganan kasus Tuberkulosis (TBC), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tengah gencar-gencarnya melakukan kolaborasi…

Bangun Ekosistem Transportasi Modern, Grab Siap Perkuat Koordinasi dengan Pemprov Jatim

Bangun Ekosistem Transportasi Modern, Grab Siap Perkuat Koordinasi dengan Pemprov Jatim

Selasa, 03 Nov 2026 13:58 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 13:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Grab Indonesia menerima piagam apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas kontribusi aktifnya mendukung pengembangan…

Pemkot Batu Bangun Sistem Terintegrasi Berkapasitas 100 Ton Tekan Sampah Wisata

Pemkot Batu Bangun Sistem Terintegrasi Berkapasitas 100 Ton Tekan Sampah Wisata

Selasa, 03 Nov 2026 13:04 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna menekan beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Pemerintah Kota (Pemkot) Batu membangun sistem pengolahan sampah terintegrasi…

Ditarget Rampung Akhir November, Pemkot Surabaya Kebut Pembongkaran Bangunan Sungai Kalianak Tahap IV

Ditarget Rampung Akhir November, Pemkot Surabaya Kebut Pembongkaran Bangunan Sungai Kalianak Tahap IV

Selasa, 03 Nov 2026 13:01 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam mengatasi potensi banjir, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mempercepat normalisasi ruang Sungai…

Dituding Terlibat Kasus Mutilasi Madiun, Istri Sah Bagus Bantah dan Ungkap Aktivitasnya‎

Dituding Terlibat Kasus Mutilasi Madiun, Istri Sah Bagus Bantah dan Ungkap Aktivitasnya‎

Selasa, 03 Nov 2026 12:43 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 12:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Martha, istri sah Dwi Bagus Martono, membantah mengetahui maupun terlibat dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Dini Har…

Perkuat Pencegahan Perundungan di Sekolah, Pemkot Surabaya Libatkan 3.856 Guru Kelas

Perkuat Pencegahan Perundungan di Sekolah, Pemkot Surabaya Libatkan 3.856 Guru Kelas

Selasa, 03 Nov 2026 12:34 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya pencegahan perundungan di lingkungan sekolah, mulai dari jenjang SD hingga SMP, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…