Megawati Minta Kadernya Jangan Abaikan Arahan Presiden

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno melepas mantan Pj Gubernur Jakarta, Teguh Setyabudi di Balai Kota Jakarta, Kamis (20/2/2025).
Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno melepas mantan Pj Gubernur Jakarta, Teguh Setyabudi di Balai Kota Jakarta, Kamis (20/2/2025).

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pramono Anung dan Rano Karno sebelum dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta periode 2025-2029, menghadap Ketua Umum PDIP Megawati.

Rano mengungkap ada pesan khusus yang diberikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri kepada dirinya dan Pramono jelang pelantikan. "Kemarin ibu Megawati menyampaikan, gubernur yang juga representatif dari pemerintah pusat, jadi jangan mengabaikan arahan Presiden. Itu tugas utama," kata Rano Karno kepada wartawan di kediaman Pramono Anung di Jakarta Selatan, dilansir Antara, Kamis (20/2/2025).

Rano mengatakan seluruh kader PDIP yang terpilih sebagai kepala daerah juga telah mendapatkan pembekalan dari Megawati.

 Mega, kata Rano, berpesan agar pemerintah daerah turut berkontribusi mengawal program pemerintah pusat.

"Walaupun Jakarta punya program, tapi program pemerintah pusat harus dikawal sehingga tuntas," ujarnya.

 

Jangan Terstigma Keluarga Koruptor

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengingatkan para kadernya yang terpilih menjadi kepala daerah di Pilkada 2024 untuk menggunakan anggaran secara jujur. Megawati menekankan para kadernya untuk menjalankan tugas sebagai kepala daerah dengan penuh tanggung jawab.

"Ingat anak istrimu, suamimu, dan keluargamu. Kalau nanti kalian kena pasal korupsi, kasihan anak keluargamu karena bisa mendapat stigma keluarga koruptor. Jadi jangan mainkan anggaran. Jangan hanya memikirkan mencari uang untuk diri sendiri," kata Megawati di hadapan para kader dalam keterangan tertulis, Rabu (19/2/2025).

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri memberi pembekalan kepada 177 Kepala Daerah terpilih yang telah diusung PDIP, Rabu (19/2). Pengarahan itu digelar secara tertutup di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan.

Megawati juga meminta para kader yang terpilih sebagai kepala daerah tidak berpaling dari ideologi. Dia pun menekankan para kadernya itu tetap mematuhi aturan partai.

"Kita harus memastikan diri kita berdisiplin. Bagaimana mungkin kita bisa melaksanakan tujuan bernegara dengan baik jika aturan partai saja kita tidak bisa berdisiplin," ungkapnya.

Selain itu, Megawati mengingatkan bahwa pendidikan yang baik bagi rakyat akan membuat peradaban dunia lebih baik. Daripada memainkan anggaran, Megawati meminta agar kadernya benar memberi perhatian pada program kesejahteraan anak-anak Indonesia di wilayahnya masing-masing, terutama mengatasi stunting.

"Seluruh kepala daerah agar memberi perhatian untuk mengatasi kemiskinan ekstrem, penciptaan lapangan kerja dan juga stunting serta menyediakan makanan bergizi bagi rakyat, terlebih bagi kepala daerah perempuan," kata Megawati.

Sejak pagi,karangan bunga mulai tampak berdiri di depan pintu masuk Balai Kota Jakarta. Berbagai pihak mulai dari tokoh politik, jajaran menteri, dinas-dinas, BUMD, mal, hingga pegiat UMKM Jakarta, mengirimkan karangan bunga ke Balai Kota.

Karangan bunga bertuliskan "Selamat dan sukses Pramono Anung dan Rano Karno Sebagai Gubenrur DKI Jakarta" mendominasi sudut-sudut Balai Kota hari ini.

Sementara itu, di area Balai Kota juga tampak persiapan menjelang pesta rakyat. Acara itu rencananya akan digelar usai pelantikan di Istana.

Tampak panggung besar sudah berdiri di depan pekarangan Balai Kota. Selain itu, tampak ornamen-ornamen khas Betawi seperti kembang kelapa, ondel-ondel, hingga gapura besar bertuliskan Selamat datang Gubernur dan Wakil Gubernur. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Disdikbud Kota Malang Komitmen Gagas Percepat Pemutusan Soal Angka ATS Tiap Wilayah

Disdikbud Kota Malang Komitmen Gagas Percepat Pemutusan Soal Angka ATS Tiap Wilayah

Senin, 02 Feb 2026 11:07 WIB

Senin, 02 Feb 2026 11:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka membuka ruang penerimaan informasi perihal adanya Anak Tidak Sekolah (ATS) dari masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Pascabanjir, Akses Jalan dan Layanan Publik di Tulungagung Mulai Pulih Perlahan

Pascabanjir, Akses Jalan dan Layanan Publik di Tulungagung Mulai Pulih Perlahan

Senin, 02 Feb 2026 10:51 WIB

Senin, 02 Feb 2026 10:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pasca diterjang banjir, kini sarana pelayanan publik dan akses jalan raya Popoh, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mulai…

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak akan 'kebakaran' saat pembukaan perdagangan pekan depan pada Senin esok (2/2). Menurut…

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menurut saya, ada dua keyakinan soal Jokowi, sekarang ini.  Jokowi masih sakti untuk meloloskan PSI ke parlemen. Dan yang kedua, …

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saya menilai pernyataan Jokowi di Rakernas PSI seperti orang yang khawatir. Justru saya melihat teriakan Jokowi dalam pidatonya,…

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Aktivitas mantan Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 Ridwan Kamil di luar negeri, mulai diusut. Komisi Pemberantasan Korupsi…