Ekstra Hati-hati, Penting Membedakan Oli Asli dan Palsu untuk Kendaraan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pemberian oli pada mesin kendaraan. SP/ JKT
Ilustrasi. Pemberian oli pada mesin kendaraan. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Dalam pemilihan perawatan kendaraan memang perlu diperhatikan dengan ekstra agar performanya selalu prima. Salah satunya adalah dengan pemilihan oli yang optimal.

Namun, menurut Direktur Utama Pertamina Lubricants, Werry Prayogi, di tengah maraknya oli palsu yang beredar di pasaran, pemilik kendaraan harus ekstra hati-hati. Pasalnya, oli palsu tidak hanya merugikan secara finansial tetapi juga dapat merusak performa mesin kendaraan. Oli palsu bisa berdampak signifikan pada performa mesin karena proses pelumasan mesin tidak berjalan optimal.

Lebih lanjut, masih kata Werry, untuk pemilihan produk oli asli ditandai telah mengantongi sertifikasi SNI baik untuk segmen otomotif maupun industri. Dengan demikian, kualitas dari mesin kendaraan tetap terjaga.

“Kami memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan konsumen mendapatkan produk oli yang terjaga keaslian dan kualitasnya. Maraknya kasus pemalsuan oli tidak hanya merugikan konsumen, tetapi juga merugikan negara dan industri,” kata Werry, Minggu (23/02/2025).

Selain performa kendaraan yang menurun, oli palsu juga mengakibatkan meningkatnya gesekan antar komponen dan mempercepat keausan mesin. Bila digunakan dalam jangka panjang, performa mesin akan menurun dan berujung alami kerusakan mesin lebih fatal.

Contohnya seperti penggunaan oli diesel tanpa additive detergent atau dispersant, akan mempercepat kerusakan pada mesin secara langsung. Pada kasus tertentu, seperti oli diesel tanpa additive detergent atau dispersant, kerusakan mesin bisa terjadi secara langsung. Begitu pula dengan pelumas industri yang membutuhkan spesifikasi khusus, seperti pelumas kompresor, penggunaan pelumas palsu dapat merusak sistem pelumasan secara instan.

Selain itu, terdapat banyak cara untuk mengetahui perbedaan oli asli dan palsu, diantaranya, melihat QR Code di Stiker Label Anti-Counterfeiting Physical & Digital: QR Code pada stiker botol mengandung kode unik 9-10 karakter (angka & huruf acak). Setiap botol memiliki QR Code berbeda—jika ada yang sama, produk tersebut palsu. 

Lalu, pada tutup Botol dengan Hologram – Terdapat hologram original halus dengan karakter titik (dot) yang terlihat saat kemiringan 45 derajat. Nomor Batch di Tutup dan Leher Botol – Terdapat 8 digit nomor batch dengan posisi lurus, tegak, dan sejajar. ⁠Dan terakhir, dengan teknologi Triple Layer Botol – Saat tutup dibuka, warna bagian dalam botol berbeda dengan bagian luar. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…

Kapal Induk AS Bertenaga Nuklir, Intip Iran

Kapal Induk AS Bertenaga Nuklir, Intip Iran

Selasa, 24 Feb 2026 19:30 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tehren - Kapal induk Amerika Serikat (AS), USS Gerald R Ford, yang bertenaga nuklir dilaporkan telah tiba di area Teluk Souda, yang berada di…