SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur kembali mencatatkan torehan positif terkait 2 event budayanya, yakni Gandrung Sewu dan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC), yang kini masuk kalender nasional Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025 versi Kementerian Pariwisata (Kemenpar).
Penetapan ini menjadikan Banyuwangi sebagai salah satu daerah dengan event terbanyak yang konsisten lolos kurasi KEN selama empat tahun berturut-turut. Dan tentu saja, masuknya dua agenda ini sebagai momentum memperkuat promosi pariwisata.
“Ini tantangan sekaligus peluang untuk meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Selasa (25/02/2025).
Lebih lanjut, Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Taufik Rohman, menjelaskan bahwa konsistensi Banyuwangi tidak lepas dari inovasi konten. “BEC dan Gandrung Sewu selalu menghadirkan konsep segar yang memadukan tradisi dengan teknologi,” katanya.
Tahun ini, Gandrung Sewu dijadwalkan digelar pada Juli 2025, sementara BEC akan berlangsung pada Oktober 2025. Keduanya diproyeksikan menyedot ribuan wisatawan dan mendongkrak perekonomian lokal melalui sektor UMKM dan akomodasi.
Ipuk menambahkan, sinergi dengan Kemenpar akan dimaksimalkan untuk publikasi event melalui platform digital dan kerja sama dengan biro perjalanan internasional. “Target kami, kunjungan wisatawan meningkat 20�ri tahun sebelumnya,” pungkasnya.
“Semoga ditetapkannya dua event Banyuwangi sebagai agenda pariwisata nasional mampu meningkatkan pergerakan wisatawan nusantara dan mancanegara ke Banyuwangi. Ujungnya berdampak pada peningkatan perekonomian daerah,” harap Bupati Ipuk. by-01/dsy
Editor : Desy Ayu