PT KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Masyarakat untuk Waspada dan Patuhi Rambu Lalu Lintas

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PT KAI Daop 7 Madiun memberikan himbauan kepada pengguna jalan untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas. SP/Lestariono
PT KAI Daop 7 Madiun memberikan himbauan kepada pengguna jalan untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kurangnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas ketika di perlintasan sebidang menjadi salah satu pemicu terjadinya kecelakaan. Untuk itu  PT KAI khususnya Daop 7 Madiun selalu mengingatkan dan menghimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati saat melewati perlintasan sebidang.

Peringatan itu disampaikan oleh Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Rakhmad Makin Zaenal melalui release tertulisnya pada wartawan, untuk masyarakat yang menyebabkan masih terjadi temperan (Laka) di perlintasan sebidang.

"Kami tidak bosan-bosannya mengingatkan warga masyarakat untuk waspada dan disiplin utamanya mematuhi rambu-rambu lalu lintas ketika lewati perlintasan sebidang," kata Rakhmad.

Perlu diketahui Insiden yang terjadi di JPL 215 KM 209+7 pada petak jalan antara Stasiun Ngunut-Rejotangan Beberapa waktu lalu yang menemper KA  Commuter Line (CL) Dhoho (KA 406) dari arah Ngunut ke Rejotangan.

Rakhmad Zaenul menambahkan bahwa PT KAI Daop 7 Madiun telah menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak baik Pemerintah Kabupaten/Kota yang memiliki perlintasan KA ataupun kewilayahan juga menggandeng Komunitas Pecinta Kereta (Raigonds) melakukan sosialisasi keselamatan di perlintasan di seluruh perlintasan sebidang KA wilayah Daop 7 Madiun. 

Juga pihaknya proaktif lakukan sosialisasi keselamatan langsung pada warga masyarakat yang berada sekitar perlintasan atau jalur rel KA untuk berpartisipasi guna mewujudkan keselamatan perjalanan KA, seperti beraktifitas di sekitar jalan KA.

"Ingat keselamatan berlalu lintas di perlintasan sebidang adalah tanggung jawab kita bersama, bukan semata hanya tanggung jawab KAI, dan pemerintah daerah setempat," pungkas Rakhmad Makin Zaenul. Les

Berita Terbaru

Hakim Jakarta Tolak Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok

Hakim Jakarta Tolak Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok

Selasa, 21 Apr 2026 23:48 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak praperadilan yang diajukan mantan Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka …

Kasus Video Porno Lisa Mariana dan mantan Manajernya Terus Diusut

Kasus Video Porno Lisa Mariana dan mantan Manajernya Terus Diusut

Selasa, 21 Apr 2026 23:36 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bandung – Polda Jawa Barat mengungkap fakta baru kasus video porno yang menjerat Lisa Mariana dan mantan manajernya sebagai tersangka. Kabid P…

PDIP tak Terusik Klaim JK, yang Jadikan Jokowi

PDIP tak Terusik Klaim JK, yang Jadikan Jokowi

Selasa, 21 Apr 2026 23:22 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira memastikan PDIP tidak terusik dengan pernyataan JK. Andreas awalnya menyampaikan bahwa p…

Anak-anak dan perempuan seringkali jadi korban radikalisme

Anak-anak dan perempuan seringkali jadi korban radikalisme

Selasa, 21 Apr 2026 23:13 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan anak-anak dan perempuan seringkali menjadi korban radikalisme pemahaman k…

Hercules, "tarik" Menteri hingga Satgas Anti-Mafia Tanah

Hercules, "tarik" Menteri hingga Satgas Anti-Mafia Tanah

Selasa, 21 Apr 2026 23:01 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Hercules, Hercules Rosario Marcal, Ketua Umum GRIB Jaya, "tarik" beberapa pejabat, Ketua Satgas Anti-Mafia, tangani lahan yang ia k…

Ustaz Solmed, Klaim tak Terlibat Pelecehan Seksual

Ustaz Solmed, Klaim tak Terlibat Pelecehan Seksual

Selasa, 21 Apr 2026 22:21 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 22:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Belakang ini Ustaz Solmed digunjingkan terlibat kasus pelecehan seksual. Ia tak terima. Ada dampak serius akibat fitnah yang b…