SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Dalam rangka memastikan kestabilan harga kebutuhan bahan pokok (bapok) menjelang bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggencarkan operasi pasar sesuai arahan instruksi Presiden RI Prabowo Subianto.
Operasi pasar ini akan berlangsung di bulan Ramadhan, yang dilakukan oleh tim khusus, gabungan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bangkalan, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bangkalan.
"Operasi pasar dalam bentuk monitoring harga di Bangkalan ini telah dimulai pada 21 Februari 2025 dan akan berlangsung hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri," jelas Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah serta Perdagangan (Diskopumdag) Pemkab Bangkalan Ach Sidiq, Rabu (26/02/2025).
Menurutnya, operasi pasar ini tidak hanya bertujuan untuk mengontrol harga, tetapi juga sebagai bentuk intervensi pemerintah dalam memastikan ketersediaan stok bahan pokok dan menekan kemungkinan spekulasi harga yang dilakukan oleh oknum tertentu.
"Langkah ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menstabilkan harga di pasaran, sehingga masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan stabil," kata Sidiq.
Dalam operasi pasar ini, tim melakukan pengecekan harga sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan daging. Dan jika ditemukan lonjakan harga yang signifikan, pemerintah akan segera mengambil langkah-langkah strategis, termasuk melakukan intervensi dengan menyalurkan pasokan tambahan agar harga tetap terkendali.
Sehingga, Pemkab Bangkalan berharap upaya ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri, dimana permintaan terhadap kebutuhan pokok biasanya meningkat tajam. bg-01/dsy
Editor : Desy Ayu