Gubernur Jawa Timur Hadiri Tasyakuran dan Santuni Ratusan Anak Yatim Mojokerto

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Walikota Ning Ita
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Walikota Ning Ita

i

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menghadiri acara tasyakuran dan santunan anak yatim di Pendopo Graha Majatama, Kabupaten Mojokerto, pada Rabu (5/3/2025). 

Kegiatan yang juga dihadiri Wali Kota Mojokerto Ning Ita dan Bupati Mojokerto Gus Barra ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keharmonisan dan semangat gotong royong dalam membangun Jawa Timur yang lebih maju.

“Kebersamaan yang telah terbangun dengan baik di Mojokerto Raya, mudah-mudahan semua energi positif yang kita miliki bisa kita maksimalkan untuk mendedikasikan kinerja terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, sebanyak 200 anak yatim menerima santunan. Selain itu, sekitar 1.000 undangan turut hadir dalam tasyakuran dan doa bersama untuk memohon keberkahan bagi Jawa Timur.

Khofifah juga memberikan pesan inspiratif kepada anak-anak yatim yang hadir. “Mudah-mudahan anak-anakku bisa belajar dengan baik, menempuh pendidikan setinggi-tingginya, dan meraih semua cita-cita yang diimpikan,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita berterima kasih kepada Gubernur Jawa Timur atas kebersamaan yang terus terjalin.

“Momentum seperti ini sangat berarti, tidak hanya sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, tetapi juga sebagai pengingat bagi kita semua untuk terus berbagi dan bergotong royong dalam membangun masyarakat yang sejahtera,” ungkap Ning Ita.

Acara tasyakuran dan santunan ini ditutup dengan doa dan buka bersama, diharapkan membawa keberkahan dan kebaikan bagi seluruh masyarakat, khususnya di Mojokerto Raya dan Jawa Timur. Dwi

Berita Terbaru

Hakim Jakarta Tolak Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok

Hakim Jakarta Tolak Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok

Selasa, 21 Apr 2026 23:48 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak praperadilan yang diajukan mantan Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka …

Kasus Video Porno Lisa Mariana dan mantan Manajernya Terus Diusut

Kasus Video Porno Lisa Mariana dan mantan Manajernya Terus Diusut

Selasa, 21 Apr 2026 23:36 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bandung – Polda Jawa Barat mengungkap fakta baru kasus video porno yang menjerat Lisa Mariana dan mantan manajernya sebagai tersangka. Kabid P…

PDIP tak Terusik Klaim JK, yang Jadikan Jokowi

PDIP tak Terusik Klaim JK, yang Jadikan Jokowi

Selasa, 21 Apr 2026 23:22 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira memastikan PDIP tidak terusik dengan pernyataan JK. Andreas awalnya menyampaikan bahwa p…

Anak-anak dan perempuan seringkali jadi korban radikalisme

Anak-anak dan perempuan seringkali jadi korban radikalisme

Selasa, 21 Apr 2026 23:13 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan anak-anak dan perempuan seringkali menjadi korban radikalisme pemahaman k…

Hercules, "tarik" Menteri hingga Satgas Anti-Mafia Tanah

Hercules, "tarik" Menteri hingga Satgas Anti-Mafia Tanah

Selasa, 21 Apr 2026 23:01 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Hercules, Hercules Rosario Marcal, Ketua Umum GRIB Jaya, "tarik" beberapa pejabat, Ketua Satgas Anti-Mafia, tangani lahan yang ia k…

Ustaz Solmed, Klaim tak Terlibat Pelecehan Seksual

Ustaz Solmed, Klaim tak Terlibat Pelecehan Seksual

Selasa, 21 Apr 2026 22:21 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 22:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Belakang ini Ustaz Solmed digunjingkan terlibat kasus pelecehan seksual. Ia tak terima. Ada dampak serius akibat fitnah yang b…