Terendam Banjir, Hektaran Lahan Padi di Lamongan Terancam Gagal Panen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Banjir luapan Sungai Bengawan Solo rendam hektaran lahan sawah padi di Lamongan, Jawa Timur. SP/ LMG
Banjir luapan Sungai Bengawan Solo rendam hektaran lahan sawah padi di Lamongan, Jawa Timur. SP/ LMG

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Diterjang hujan deras memicu meluapnya Sungai Bengawan Solo hingga merendam hektaran lahan padi di wilayah Lamongan, Jawa Timur hingga banyak yang rusak. Akibatnya para petani padi harus meringis terancam gagal panen.

Menurut Marsoan, salah satu petani yang ikut terdampak di Desa Karangwungu Lor, Kecamatan Laren mengungkap, padahal padi miliknya di desa tersebut rata-rata sudah berusia sekitar dua bulan, namun terendam air bercampur lumpur.

"Sawah saya sudah terendam selama kurang lebih sepekan. Meskipun saat ini air sudah surut, tapi kondisi tanaman padi sudah terlanjur rusak. Padahal padi saya ini kan sudah sekitar 2 bulanan dan sudah mau berbuah," ujarnya, Kamis (06/02/2025).

Meski banjir telah surut, Marsoan dan petani lainnya mengeluhkan tanaman padi mereka yang sudah sepekan terendam luapan Bengawan Solo hingga rusak. Bahkan, seluruh batang padinya memutih dan banyak terdapat bekas lumpur.

Hal senada juga diutarakan Sumiyah. Wanita paruh baya itu mengatakan, tingkat kerusakan yang terbilang sudah cukup parah. Akibatnya, aku 

Sama halnya yang diungkapkan Sumiyah, salah satu petani setempat yang juga mengeluhkan kejadian tersebut. Menurutnya, kemungkinan besar para petani akan mengalami gagal panen yang mengaku hanya bisa pasrah melihat hasil jerih payah mereka rusak.

"Kalau begini ya tidak bisa panen, terancam gagal total," tuturnya.

Tentu saja, fenomena banjir luapan Bengawan Solo yang merendam sawah petani di Lamongan ini menjadi perhatian serius. Para petani setempat berharap adanya bantuan pemerintah untuk meringankan beban mereka, mengingat tanaman yang sudah rusak tidak bisa dipulihkan lagi. 

Selain itu, petani juga mengharapkan adanya solusi jangka panjang, agar kejadian serupa tidak kembali terulang. "Ya mau bagaimana lagi, sudah kadung tanam dengan biaya yang juga tidak sedikit," akunya. lm-01/dsy

Berita Terbaru

Lima Belas Ketua TP PKK Desa Dilantik, Ketua TP PKK Kecamatan Candi Memimpin Pelantikan

Lima Belas Ketua TP PKK Desa Dilantik, Ketua TP PKK Kecamatan Candi Memimpin Pelantikan

Selasa, 14 Jul 2026 17:09 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Candi resmi melantik lima belas Ketua Tim Penggerak PKK Desa masa bakti 2026–2034 di Pendopo Kec…

Dituntut 7 Tahun Penjara, Pengacara Sugiri Sebut Jaksa KPK Acuhkan Fakta Persidangan

Dituntut 7 Tahun Penjara, Pengacara Sugiri Sebut Jaksa KPK Acuhkan Fakta Persidangan

Selasa, 14 Jul 2026 17:04 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:04 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tim penasihat hukum Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko menilai Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak …

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Transformasi digital membuka peluang baru bagi pelestarian budaya Indonesia. Melalui MajaCraft.id, karya para pengrajin dan…

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Gombak atau Gunung Nglarangan di Dukuh Karanggayam, Desa Sukosari,…

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Babak baru penanganan perkara korupsi yang mengguncang Pemerintah Kabupaten Ponorogo memasuki tahap krusial. Jaksa Penuntut Umum (…

MPLS SMP Muhammdiyah 15 Surabaya Kenalkan Budaya Sekolah Islami dan Bertoleransi Antar Umat Beragama

MPLS SMP Muhammdiyah 15 Surabaya Kenalkan Budaya Sekolah Islami dan Bertoleransi Antar Umat Beragama

Selasa, 14 Jul 2026 14:31 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - MPLS yang di selenggarakan oleh SMP Muhammadiyah 15 surabaya tak kalah menarik untuk di jadikan contoh oleh sekolah lain. MPLS…