Cacat Produksi Pada Poros Motor, Kia Recall 342 Unit EV9 Rakitan Georgia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SUV listrik Kia EV9. SP/ JKT
SUV listrik Kia EV9. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kabar kurang menyenangkan datang dari Kia Motors yang baru saja mengumumkan penarikan kembali (recall) terhadap 342 unit SUV listrik EV9 karena adanya kemungkinan cacat produksi pada poros motor di unit penggerak belakang (GDU) model AWD yang berujung pada penurunan akselerasi dan tenaga penggerak.

Sehingga dugaan awal menyebutkan bahwa kesalahan pengelasan mungkin menjadi penyebab utama masalah ini. Sedangkan untuk unit produksi yang di recall tersebut diketahui yang diproduksi di pabrik Georgia, Amerika Serikat, antara 11 Oktober hingga 19 Desember 2024.

“Poros motor di dalam GDU belakang dapat mengalami kegagalan, yang dapat menyebabkan berkurangnya akselerasi serta kehilangan tenaga penggerak,” demikian laporan tersebut, Kamis (06/03/2025).

Pasalnya, jika poros motor mengalami kegagalan, pemilik kendaraan bisa mendengar suara bising yang tidak wajar, disertai dengan lampu peringatan yang menyala dan menginstruksikan perbaikan sistem AWD.

Lebih lanjut, investigasi lebih lanjut menemukan bahwa poros motor memiliki struktur yang lebih rapuh dari spesifikasi yang ditetapkan. Pemasok komponen pun mengonfirmasi bahwa unit penggerak roda gigi belakang tertentu tidak diproduksi sesuai standar.

Namun sejauh ini, Kia telah menerima sepuluh laporan terkait berkurangnya tenaga penggerak, namun belum ada kecelakaan atau cedera yang dilaporkan akibat masalah ini.

Menindaklanjuti permasalahan tersebut, Kia akan mulai mengirimkan pemberitahuan resmi kepada pemilik kendaraan yang terdampak pada akhir minggu ini. Sementara itu, dealer Kia akan mengganti unit penggerak yang bermasalah secara gratis. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Tahun 2026, Pemkot Malang Upayakan 109 PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Tahun 2026, Pemkot Malang Upayakan 109 PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Kamis, 16 Jul 2026 11:06 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 11:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti masih banyak pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu di lingkup Kota Malang, Jawa Timur, saat…

Kualitas Demokrasi Jawa Timur 4 Besar Nasional, Komisi A Dorong Penegakan dan Sosialisasi Perda ke Masyarakat

Kualitas Demokrasi Jawa Timur 4 Besar Nasional, Komisi A Dorong Penegakan dan Sosialisasi Perda ke Masyarakat

Kamis, 16 Jul 2026 11:03 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 11:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) untuk Provinsi Jawa Timur menunjukkan capaian yang sangat positif. Berdasarkan rilis terbaru dari …

5 Tahun Pendapatan Perumdam Kota Madiun Tak Sesuai Target, Pengamat: Jangan Sampai Salah Pilih Direksi  ‎

5 Tahun Pendapatan Perumdam Kota Madiun Tak Sesuai Target, Pengamat: Jangan Sampai Salah Pilih Direksi ‎

Kamis, 16 Jul 2026 08:43 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 08:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengamat kebijakan publik sekaligus Direktur Statistika Indonesia, Nu'man Iskandar, menyoroti kinerja Perusahaan Umum Daerah Air Min…

Bandar di Buenos Aires, Prediksi Inggris 1-2 Argentina

Bandar di Buenos Aires, Prediksi Inggris 1-2 Argentina

Kamis, 16 Jul 2026 01:25 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 01:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Laga di Atlanta, menghadirkan rivalitas panjang yang telah menghasilkan banyak momen bersejarah di panggung Piala Dunia. Tiket menuju partai…

Para Bookmaker Global Condong ke Argentina

Para Bookmaker Global Condong ke Argentina

Kamis, 16 Jul 2026 01:22 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 01:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Meskipun Inggris sedikit diunggulkan untuk menang dalam waktu normal, peta kekuatan berbalik saat bicara opsi To Advance / To Qualify (tim…

FINAL PALING MENARIK, Skenario Final Spanyol Versus Argentina

FINAL PALING MENARIK, Skenario Final Spanyol Versus Argentina

Kamis, 16 Jul 2026 01:20 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 01:20 WIB

SURABAYAPAGI.com - Salah satu skenario final impian Piala Dunia 2026 adalah Spanyol versus Argentina. Pertemuan kedua tim jika mampu melewati cadangan lawan…