Anggota DPR RI Komisi VI Sadarestuwati Desak Usut Praktik Culas Pengurangan Takaran Minyakita

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota DPR RI Komisi VI Sadarestuwati. SP/ istimewa
Anggota DPR RI Komisi VI Sadarestuwati. SP/ istimewa

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Temuan takaran goreng Minyakita yang kurang dari 1 liter, menambah daftar praktik culas menyusul isu blending dan oplosan BBM Pertamina, Bulog yang lambat membeli gabah petani, dan lambatnya pemerintah menahan laju harga pangan.

Menyikapi hal tersebut, anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Sadarestuwati meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Polri, hingga Inspektorat Kementerian mengusut pengurangan takaran Minyakita dari 1 liter menjadi 750 mililter.

“Sungguh ironis negara kita ini, membuat kebijakan yang seolah-olah berpihak kepada rakyat, tapi ujungnya justru membuat rakyat semakin susah dan menderita. Maka kasus-kasus di atas harus segera ditangani dan dituntaskan secara serius tanpa pandang bulu," kata dia dalam keterangan resminya, Selasa (11/3/2025).

Perempuan yang akrab disapa Estu itu meminta agar permainan culas ini dihentikan. Karena, uang yang digunakan berasal dari subsidi dan berasal dari pajak rakyat.

"Sudah waktunya pemerintah kita bekerja dengan jujur dan benar, karena itu yang bisa menyelamatkan rakyat, bangsa, dan negara,” imbuhnya. 

Estu mendesak Pemerintah untuk menghitung kerugian negara dalam kasus pengurangan takaran Minyakita kemasan 1 liter tersebut. 

Penghitungan itu dianggap mendesak sebab berkaitan erat dengan proses hukum yang harus dijalani sejumlah produsen nakal yang mengurangi volume minyak goreng tersebut. 

Terlebih, seluruh proses perencanaan hingga distribusi Minyakita ke masyarakat menggunakan uang subsidi yang bersumber dari pajak rakyat.

“Mari kita awasi bersama dan isu ini tidak boleh gampang luntur karena menyangkut hak rakyat, hak konsumen atas pembelian produk. Kami bertanya kepada Kementan, Kemendag, dan Polri yang terlibat langsung dalam proses itu, ada berapa botol Minyakita yang dicurangi? Berapa jumlah literan yang membuat rakyat dibohongi lagi dan lagi? Jelaskan itu dulu. Ini seperti sunatan massal minyak goreng. Prihatin sekali rasanya,” pungkas Wasekjen DPP PDIP ini.sar

Berita Terbaru

Pengembangan Industri Tetap Utamakan Perlindungan Konsumen

Pengembangan Industri Tetap Utamakan Perlindungan Konsumen

Rabu, 26 Agu 2026 07:30 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.com – Perlindungan konsumen juga perlu diimbangi dengan kemampuan pelaku industri dalam menghadirkan produk da n layanan yang relevan lantaran m…

Pemerintah Klarifi kasi 1.800 Ton Emas Disimpan di Bawah Bantal

Pemerintah Klarifi kasi 1.800 Ton Emas Disimpan di Bawah Bantal

Rabu, 26 Agu 2026 07:28 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com – Pemerintah memberikan penjelasan terkait pernyataan 1.800 ton emas masyarakat disimpan di bawah bantal. Pemerintah menyatakan, istilah t…

DESENTRALISASI DAN OTONOMI DAERAH, MULAI DIEVALUASI MPR

DESENTRALISASI DAN OTONOMI DAERAH, MULAI DIEVALUASI MPR

Rabu, 26 Agu 2026 07:25 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Badan Pengkajian MPR RI mendalami berbagai persoalan penyelenggaraan desentralisasi, otonomi daerah, pemerintahan daerah, dan pemerintahan…

Satu Keluarga Kasus Narkoba Dibidik TPPU

Satu Keluarga Kasus Narkoba Dibidik TPPU

Rabu, 26 Agu 2026 07:23 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri melimpahkan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka…

Tegaskan UU Perampasan Aset Disahkan Akhir Tahun Ini

Tegaskan UU Perampasan Aset Disahkan Akhir Tahun Ini

Rabu, 26 Agu 2026 07:20 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyampaikan bahwa pihaknya sedang merampungkan penyusunan RUU Perampasan Aset. Ia memastikan…

Pemerintah Janji Ekosistem Kripto Diperkuat

Pemerintah Janji Ekosistem Kripto Diperkuat

Rabu, 26 Agu 2026 07:17 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 07:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indonesia tengah memperkuat ekosistem kripto melalui regulasi, pertumbuhan adopsi dan peningkatan keterlibatan institusi. Hal didorong oleh…