Diskop Umdag Bangkalan Temukan Minyak Goreng Tak Sesuai Takaran di Pasaran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim Pemkab Bangkalan melakukan sidak kemasan minyak goreng dan harga kebutuhan bahan pokok di salah satu pasar tradisional di Kabupaten Bangkalan. SP/ BGK
Tim Pemkab Bangkalan melakukan sidak kemasan minyak goreng dan harga kebutuhan bahan pokok di salah satu pasar tradisional di Kabupaten Bangkalan. SP/ BGK

i

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Baru-baru ini penemuan minyak goreng yang tidak sesuai takaran di sejumlah pedagang juga ditemukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan. Hal itu diketahui dari kegiatan inspeksi mendadak di sejumlah pasar tradisional dan toko kelontong wilayah Bangkalan.

Kepala Bidang (Kabid) Metrologi pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskop Umdag) Pemkab Bangkalan Delly Septiana mengatakan, temuan itu ditemukan tim gabungan dalam tiga hari terakhir ini melakukan inspeksi mendadak ke tiga pasar tradisional di Bangkalan, yakni Pasar Ki Lemah Duwur, Pasar Kamal, dan Pasar Bancaran.

"Temuan ini sesuai dengan hasil pemantauan dan inspeksi mendadak yang dilakukan oleh tim gabungan Pemkab Bangkalan dalam tiga hari terakhir ini," kata Kabid Diskop Umdag Bangkalan, Delly Septiana, Minggu (16/03/2025).

Saat itu, tim gabungan mengambil sampel minyak goreng yang  dikemas dalam 1 liter botol dan dijual di tiga pasar tradisional tersebut. Namun, setelah dilakukan pengecekan tidak sesuai dengan takaran.

"Jadi isi minyak goreng tersebut tidak sesuai dengan takaran yang tertulis di botol. Yang tertulis 1 liter, tapi isinya tidak sampai 1 liter," kata Delly.

Di Pasar Tradisional Ki Lemah Duwur, tim Pemkab Bangkalan menemukan volume minyak goreng yang diproduksi CV Karya Damai Sejahtera tidak sesuai dengan keterangan di label, yakni ada selisih 300 mililiter.

Demikian juga minyak goreng merk Minyakita kemasan refill produksi PT Wilmar Nabati Indonesia, juga tidak sesuai takaran. Selain itu, ada selisih 100 milimeter pada minyak goreng merk Minyakita yang diproduksi UD Jaya Abadi.

Lanjut, khusus MinyaKita yang diproduksi CV Aneka Sawit Sukses Sejahtera yang dijual para pedagang Pasar Bancaran, juga tidak sesuai takaran. "Temuan ini telah kami laporkan ke Pemprov Jatim agar segera ditindak lanjuti, karena yang jelas sangat merugikan masyarakat," katanya.

Delly Septiana mengingatkan seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam berbelanja migor kemasan botol. Sebab, kenyataannya volume migor tidak sesuai dengan keterangan di label. 

”Secara kasatmata bisa dilihat, volume migor yang tidak sesuai ketentuan isinya tidak sampai di leher botol,” pungkasnya. bg-01/dsy

Berita Terbaru

Disporapar Probolinggo Wajibkan Pembelian Tiket Daring Wisata Gunung Bromo

Disporapar Probolinggo Wajibkan Pembelian Tiket Daring Wisata Gunung Bromo

Minggu, 17 Mei 2026 12:07 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 12:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka evaluasi (monev) implementasi tiket daring di kawasan wisata Gunung Bromo, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Antisipasi Potensi Kemarau Panjang, Pemkab Madiun Siap Percepat Tanam Padi

Antisipasi Potensi Kemarau Panjang, Pemkab Madiun Siap Percepat Tanam Padi

Minggu, 17 Mei 2026 11:45 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai salah satu upaya mengantisipasi potensi kemarau panjang atau El Nino pada 2026, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Hingga Akhir 2026, Pemkab Madiun Targetkan Penemuan 1.892 Kasus Baru TBC

Hingga Akhir 2026, Pemkab Madiun Targetkan Penemuan 1.892 Kasus Baru TBC

Minggu, 17 Mei 2026 11:21 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI,com, Madiun - Menindaklanjuti kasus lonjakan Tuberkulosis (TBC), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, Jawa Timur menargetkan penemuan kasus…

Pesta Babi dan Kritik Pembangunan, Akademisi: Jangan Hanya Eksekusi Tanpa Dialog

Pesta Babi dan Kritik Pembangunan, Akademisi: Jangan Hanya Eksekusi Tanpa Dialog

Minggu, 17 Mei 2026 10:33 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Nobar film dokumenter Pesta Babi di Kota Madiun memunculkan diskusi kritis soal dampak pembangunan dan Proyek Strategis Nasional…

Ponorogo Geger!  Jasad Bayi Hugel Dibuang di Selokan 

Ponorogo Geger!  Jasad Bayi Hugel Dibuang di Selokan 

Sabtu, 16 Mei 2026 21:28 WIB

Sabtu, 16 Mei 2026 21:28 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Warga Desa Trisono, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, digemparkan oleh penemuan jasad bayi yang sudah membusuk di …

Dari Lapangan ke Pariwisata, MLSC Surabaya Serap Ribuan Peserta dan Penonton

Dari Lapangan ke Pariwisata, MLSC Surabaya Serap Ribuan Peserta dan Penonton

Sabtu, 16 Mei 2026 19:43 WIB

Sabtu, 16 Mei 2026 19:43 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Turnamen sepak bola putri usia dini MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 2 2025–2026 tidak hanya menjadi ajang pembinaan atlet, tet…