Kejari Gresik Segera Periksa Bangunan Asrama Santri "Fiktif" di Ponpes Al Ibrohimi Manyar

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bangunan bekas gudang yang konon akan "disulap" menjadi bangunan asrama santri yang dibiayai dana hibah Pemprov Jatim. SP/M Aidid
Bangunan bekas gudang yang konon akan "disulap" menjadi bangunan asrama santri yang dibiayai dana hibah Pemprov Jatim. SP/M Aidid

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana memastikan bahwa tim penyelidik kejari akan melakukan pemeriksaan lapangan terhadap obyek bangunan Asrama Santri Yayasan Ushulul Hikmah Al Ibrohimi, Desa Manyarrejo, Kecamatan Manyar, Gresik.

Asrama santri akan ditinjau menyusul adanya laporan ke Kejari Gresik bahwa bangunan yang dibiayai dari dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada 2019, itu sejatinya adalah fiktif, tidak pernah ada wujudnya.

"Insya Allah akan dilakukan peninjauan ke lokasi," kata Nana Riana saat dikonfirmasi mengenai perkembangan kasus yang kini sedang ditangani Seksi Pidana Khusus Kejari Gresik, Senin (14/4)

Sebagaimana sudah diberitakan, kini sebuah tim penyelidik Kejari Gresik sedang mengusut kasus dugaan tindak pidana korupsi dana hibah dari Pemprov Jatim sebesar Rp400 juta.

Bantuan dana hibah tersebut dikucurkan pada 2019 kepada Yayasan Ushulul Hikmah Al Ibrohimi, beralamat di Desa Manyarrejo, Kecamatan Manyar, Gresik. Dalam pengajuannya, dana hibah tersebut akan dibuat untuk membiayai pembangunan asrama santri yang terdiri dari dua blok

Namun faktanya, sesuai laporan pelapor ke kejaksaan, rencana untuk memiliki asrama santri tidak pernah terwujud hingga sekarang. Dana hibah senilai Rp400 juta dari Pemprov Jatim yang sedianya untuk membiayai pembangunan asrama justru diselewengkan oleh dua pengasuh Ponpes Al Ibrohimi.

Kedua orang terlapor adalah Moh Zainur Rosyid (56) alias Gus Rosyid, dan RM Khoirul Atho' Shah (53) alias Gus Atho'. Mereka adalah kakak beradik dan dikenal sebagai tokoh masyarakat di Kecamatan Manyar, Gresik.

Menyikapi laporan tersebut pihak Kejari Gresik melalui Seksi Tindak Pidana Khusus telah melakukan serangkaian pengumpulan bukti dan pemanggilan beberapa orang untuk dimintai keterangan.

Baik pelapor maupun dua terduga terlapor, Gus Rosyid dan Gus Atho' juga telah dipanggil untuk diperiksa oleh tim penyelidik di kantor Kejari Gresik Jl Raya Permata Bunder Asri. 

Selain itu, ada beberapa orang yang juga telah dipanggil dan diperiksa untuk didengar kesaksiannya atas kasus dugaan korupsi dana hibah Pemprov Jatim 2019 ini. Mereka yang diperiksa pada tahap awal ini rata-rata berasal dari pengurus dan tenaga administrasi yayasan yang diduga mengetahui aliran dana hibah.

Sementara pejabat pemprov yang terkait dengan pemberian dana hibah pada 2019 ini belum seorang pun dipanggil untuk dimintai keterangan. 

Ketua Yayasan Ushulul Hikmah Al Ibrohimi (nonaktif) H Abdul Muafak membenarkan bila ada laporan resmi ke Kejari Gresik terkait dugaan penyimpangan atas penggunaan dana hibah dari Pemprov Jatim pada 2019. 

Muafak sendiri juga telah dimintai keterangannya oleh tim penyelidik Kejari Gresik. Sebagai orang dalam, Muafak tentu mengetahui seluk beluk mengenai kondisi yayasan yang pernah dipimpinnya. 

Muafak mengaku jika Ponpes Al Ibrohimi yang berada di bawah naungan Yayasan Ushulul Hikmah Al Ibrohimi pernah menerima kucuran dana hibah dari Pemprov Jatim pada 2019 sebesar Rp400 juta.

"Bantuan dana hibah dari Pemprov Jawa Timur itu rencananya untuk membangun dua blok asrama bagi santri. Tapi sayangnya bangunan asrama itu sampai sekarang tidak pernah dibangun, tidak pernah ada wujudnya," ungkap Muafak saat ditemui di kediamannya, Sabtu (12/2025).

Muafak tidak membantah jika dana hibah yang bersumber dari APBD Provinsi Jatim tahun anggaran 2019 itu telah diselewengkan oleh oknum pengasuh ponpes yang kini dilaporkan ke pihak aparat penegak hukum untuk diusut tuntas.

"Dana hibahnya sudah diterima pada 2019 lalu, bahkan lucunya pengerjaan proyek bangunan asramanya dianggap sudah rampung dan sudah dilaporkan ke pemberi dana hibah. Tapi proyek sesungguhnya gak ada wujudnya alias fiktif," tutup Muafak yang kini menggeluti dunia usaha. grs

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…