Tiap Panen, Petani Pisang Cavendish di Lumajang Raup Cuan Rp60 Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Para penjual pisang cavendish di Lumajang, Jawa Timur. SP/ LMJ
Ilustrasi. Para penjual pisang cavendish di Lumajang, Jawa Timur. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Budidaya pisang cavendish banyak digemari karena selain perawatannya yang tidak sulit, harganya pun lebih bagus dibandingkan dengan jenis pisang lainnya. Salah satu pembudidaya pisang tersebut yakni Muhammad Jamaludin, petani pisang cavendish asal Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto, Lumajang, Jawa Timur.

"Untuk pisang cavendish ini kualitasnya bagus serta harganya lebih tinggi dibandingkan jenis lainnya," ujar Jamaludin, Minggu (20/04/2025).

Bahkan, menurut Jamaludin, setiap panen, dirinya dapat meraup cuan hingga puluhan juta tiap panen. Keberhasilan tersebut dipengaruhi, usai dirinya berhasil mengubah lahan gersang jadi lahan produktif, dengan luas lahan yang mencapai 4,5 hektare. 

"Ide awal menanam pisang cavendish ini berawal dari memanfaatkan lahan yang kurang produktif menjadi kebun pisang," lanjutnya.

Menurut pria 34 tahun itu, dirinya bisa memetik 1,5 ton pisang sekali panen, ketika usia buah pisang telah berusia 9 bulan dari awal tanam, dan panen berikutnya dapat dilakukan setiap 4 bulan sekali.

Menariknya, dari usaha budidaya pisang ini, Jamaludin dapat meraup cuan hingga Rp60 juta setiap kali panen. Pisang cavendish ini tidak hanya memenuhi kebutuhan di Lumajang, tetapi juga dikirim ke sejumlah kota di Jawa Timur, seperti Sidoarjo dan Surabaya. lj-01/dsy

Berita Terbaru

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…