Per Januari-April 2025, Tenaga Honorer di Situbondo Ngaku Belum Terima Honor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Misri, tenaga honorer Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, masih bekerja membersihkan sampah di sungai kawasan perkotaan. SP/ STB
Misri, tenaga honorer Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, masih bekerja membersihkan sampah di sungai kawasan perkotaan. SP/ STB

i

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Setelah pemerintah daerah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur mengumumkan pemberhentian sekitar 600 orang pegawai non-ASN, karena terbentur dengan peraturan pemerintah pusat. Kali ini, banyak tenaga honorer setempat yang mengaku belum menerima honor/gaji selama periode Januari-April 2025.

"Tanggal 25 Februari 2025, saya tanda tangan penerimaan honor, biasanya awal Maret saya terima honornya, namun sampai sekarang tidak ada," ujar Salah seorang tenaga honorer Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Situbondo, Misri, Rabu (30/04/2025).

Lebih lanjut, Misri menceritakan telah mengabdi sebagai tenaga kebersihan sekitar 15 tahun di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat, dengan jobdesk menyapu dan membersihkan taman kota dan membersihkan saluran air di sungai di kawasan perkotaan.

"Saya sudah 15 tahun kerja jadi tukang sapu, area yang saya sapu sejauh sekitar satu kilometer, mulai dari belakang toko roti sampai di Rumah Sakit Mitra Sehat," kata Misri.

Menurutnya, awal bekerja sebagai tenaga honorer di DLH, lanjutnya, mendapat honor Rp200.000 per bulan dan naik menjadi Rp 500.000 di era kepemimpinan Bupati Karna Suswandi, dan dinaikkan lagi menjadi Rp 1.250.000, karena Pemkab Situbondo dapat penghargaan Adipura.

Sedangkan terkait adanya pengumuman pemberhentian ratusan tenaga honorer, Misri mengaku terkejut apakah dirinya termasuk di dalamnya. "Mulai Februari, saya dan lima orang teman lainnya yang sama-sama bekerja sebagai tukang sapu, namanya sudah tidak tercantum lagi di DLH, tapi saya tetap disuruh kerja. Pagi absen dan sore baru pulang," ungkapnya. 

Misri berharap honornya yang tertunda mulai Januari hingga April 2025 segera dicairkan oleh Pemkab Situbondo, sehingga dia bisa membayar pinjamannya selama honornya tertunda.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Situbondo Ahmad Yulianto justru meminta untuk konfirmasi ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) terkait tenaga honorer yang gajinya masih belum dibayarkan. st-01/dsy

Berita Terbaru

Jasindo Beri Perlindungan 20.838 Objek Barang Milik Negara

Jasindo Beri Perlindungan 20.838 Objek Barang Milik Negara

Rabu, 14 Okt 2026 07:51 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 07:51 WIB

SURABAYAPAGI.com - Asuransi Jasindo pada tahun ini memberikan perlindungan terhadap 20.838 objek barang milik negara (BMN) dengan total nilai pertanggungan…

Ihsg Melemah Dipicu Eskalasi Tensi Geopolitik Dan Ekspektasi Inflasi

Ihsg Melemah Dipicu Eskalasi Tensi Geopolitik Dan Ekspektasi Inflasi

Rabu, 14 Okt 2026 07:49 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 07:49 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa bergerak melemah dipicu oleh meningkatnya eskalasi konflik…

Kredibilitas Fiskal Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Kredibilitas Fiskal Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 14 Okt 2026 07:47 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYAPAGI.com - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan bahwa kredibilitas fiskal menjadi fondasi penting untuk menjaga kepercayaan investor…

Burhanuddin Abdullah Soroti Pentingnya Kepastian Regulasi bagi Dunia Usaha

Burhanuddin Abdullah Soroti Pentingnya Kepastian Regulasi bagi Dunia Usaha

Rabu, 14 Okt 2026 07:45 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 07:45 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kepastian regulasi dan persaingan usaha yang adil dinilai menjadi faktor penting untuk mendorong pertumbuhan dunia usaha di Indonesia.…

Ekspor Garmen Indonesia Tembus US$7,27 Miliar

Ekspor Garmen Indonesia Tembus US$7,27 Miliar

Rabu, 14 Okt 2026 07:43 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 07:43 WIB

LSURABAYAPAGI.com - Indonesia memiliki peluang untuk menjadi salah satu pusat manufaktur garmen utama bagi pasar BRICS+ dan Asia. Potensi ini disampaikan oleh…

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

SurabayaPagi, Sukoharjo - PT PLN (Persero) mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kemitraan layanan pembayaran tagihan dan…