Fokus Revitalisasi Kawedanan Besuki, Pemkab Situbondo Anggarkan Rp6,4 Miliar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo saat meninjau revitalisasi Pendopo dan Kawedanan Besuki di Kecamatan Besuki, Situbondo, Jawa Timur. SP/ STB
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo saat meninjau revitalisasi Pendopo dan Kawedanan Besuki di Kecamatan Besuki, Situbondo, Jawa Timur. SP/ STB

i

SURABYAPAGI.com, Situbondo - Menindaklanjuti Pendopo dan Kawedanan Besuki yang telah lama tidak difungsikan, kini akan kembali digunakan sebagaimana peruntukannya. Sehingga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo bakal fokus merevitalisasi bangunan tersebut dengan anggaran sebesar Rp6,4 miliar, meliputi perbaikan gapura, pemulihan bangunan pendopo, serta pembangunan kolam air mancur dan lainnya.

Pasalnya, selain sebagai pelestarian sejarah panjang yang telah ada sejak masa Hindia Belanda. Pendopo dan Kawedanan Besuki yang terletak di wilayah barat Situbondo, tepatnya di Kecamatan Besuki, dan pada masa itu menjadi pusat administrasi dan sekaligus pemerintahan di wilayah Karesidenan Besuki (Situbondo, Jember, Bondowoso, Banyuwangi).

"Pada 1 Januari 2026, saya mulai 'ngantor' melayani masyarakat. Jadi, tiga hari di Pendopo Rakyat Situbondo, tiga hari di Besuki," kata Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Kamis (04/12/2025).

Diketahui, untuk seluruh proses restorasi atau pemulihan Pendopo dan Gedung Kawedanan Besuki itu dilakukan dengan memperhatikan karakter asli bangunan karena kawasan itu merupakan bagian dari aset sejarah yang memiliki nilai arsitektural. Dan ke depan, Pendopo dan Kawedanan Besuki itu direncanakan menjadi salah satu pusat aktivitas pemerintahan di wilayah Besuki.

"Saya akan memanfaatkan gedung tersebut sebagai lokasi kegiatan kedinasan sebagai bentuk dukungan terhadap pemerataan pembangunan di wilayah barat Situbondo," kata Bupati. st-01/dsy

Berita Terbaru

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mulai menggencarkan pemeriksaan kesehatan hingga disuntik vitamin secara…

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tidak banyak negara yang memiliki kemewahan seperti Indonesia. Kita berada di kawasan tropis dengan penyinaran matahari yang relatif…

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan melalui program Rintisan Desa Tuntas Wajib Belajar 12 Tahun (Rindu Bulan),…

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seiring berkurangnya sumber pakan alami di kawasan hutan Pegunungan Wilis, sebanyak ratusan kera ekor panjang (maccaa…