SURABAYAPAGI.com, Tuban - Destinasi wisata alam, Air Terjun Nglirip yang terletak di Desa Mulyoagung, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur memang menyimpan pesona keindahan hutan lebat dengan pengalaman unik bagi para pecinta alam dan wisatawan, Rabu (30/04/2025).
Tempatnya yang asri dengan ketinggian sekitar 50 meter dan suara gemuruh air, pengunjung dapat merasakan kedamaian yang dikelilingi pepohonan hijau, flora, dan fauna harmonis. Ditambah udara sejuk di sekitar lokasi juga semakin menambah rasa nyaman dan menyegarkan.
Namun, dibalik keindahan panorama dan asrinya pemandangan di dalamnya, Air Terjun Nglirip menyimpan cerita mitos dan legenda yang hingga kini masih dipercaya oleh masyarakat setempat.
Konon, lokasi ini dianggap sebagai tempat keramat yang dijaga oleh makhluk halus, dipercaya menjaga keindahannya. Salah satu cerita yang terkenal adalah tentang seorang gadis desa yang jatuh cinta pada Joko Lelono, seorang pemuda bangsawan. Hubungan mereka tidak direstui, dan sang raja mengutus pengawal untuk menghabisi Joko Lelono demi menjaga kehormatan keluarga.
Mendengar kabar kematian kekasihnya, gadis tersebut dilanda kesedihan mendalam. Ia kemudian bersemedi di sebuah gua dekat air terjun hingga akhirnya moksa, atau hilang tanpa jejak. Dari legenda inilah, air terjun ini juga dikenal dengan nama Putri Nglirip.
Masyarakat setempat percaya bahwa pasangan muda yang mengunjungi tempat ini akan mengalami putus hubungan dalam waktu 40 hari, konon karena kecemburuan sang putri terhadap pasangan yang bermesraan di wilayahnya.
Kisah-kisah mistis lainnya juga menambah keunikan tempat ini. Beberapa orang mengaku mendengar suara lembut yang menyerupai nyanyian di malam tertentu, konon dianggap sebagai lantunan Dewi Rara Kuning. Ada juga laporan tentang cahaya aneh atau penampakan makhluk gaib di sekitar lokasi, terutama saat malam hari.
Sebagai salah satu destinasi unggulan di Tuban, Air Terjun Nglirip menawarkan pengalaman wisata yang memikat. Keindahan alam yang terjaga dan suasana khas yang dihadirkannya menjadi daya tarik tersendiri, membuat banyak pengunjung merasa ingin kembali untuk menikmati pesonanya. tb-01/dsy
Editor : Desy Ayu