Reni Astuti Dorong Penguatan Nilai-Nilai Empat Pilar Kebangsaan

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dapil Jawa Timur 1 (Surabaya–Sidoarjo), Reni Astuti, S.Si., M.PSDM., mendorong penguatan pemahaman dan pengamalan Nilai - Nilai Empat Pilar Kebangsaan sebagai fondasi menuju visi besar Indonesia Emas 2045.

Dalam kesempatan sosialisasi yang terencana dilaksanakan di Kab Sidoarjo, pada hari Selasa (22/4), Reni Astuti menegaskan pentingnya seluruh elemen masyarakat untuk mengenal dan mengimplementasikan nilai-nilai dalam Empat Pilar MPR RI, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, pemahaman yang kuat terhadap keempat pilar tersebut akan menumbuhkan rasa bangga, cinta tanah air, dan kesadaran kolektif dalam menjaga persatuan bangsa.

“Empat pilar ini bukan sekadar simbol, tetapi harus menjadi nilai yang hidup dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jika generasi muda memahami ini dengan baik, maka Indonesia memiliki pondasi yang kokoh untuk mencapai cita-cita besar pada 2045 nanti,” tegas Reni.

Dalam paparannya, Reni menjelaskan bahwa perjalanan panjang bangsa Indonesia, mulai dari era pra-kemerdekaan hingga hari ini, menunjukkan bahwa jati diri bangsa adalah kekuatan utama untuk menghadapi berbagai tantangan. Ia menekankan pentingnya kebersamaan dan semangat kolektif seluruh rakyat Indonesia dalam mewujudkan amanat konstitusi sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945.

Lebih lanjut, Reni menyoroti peran sentral Pancasila sebagai falsafah negara yang menjadi dasar dan panduan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

“Pancasila merupakan konsensus kita dalam berbangsa dan bernegara. Nilai dasar didalamnya merupakan pedoman kita dalam berbangsa dan bernegara, mulai dari nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Musyawarah, hingga Keadilan. Ini harus menjadi pegangan seluruh warga negara,” ujarnya.

Sementara itu, UUD 1945, lanjut Reni, harus terus ditegakkan dengan semangat progresif dan perbaikan berkelanjutan agar tata kelola kehidupan berbangsa tetap dalam rel konstitusional yang adil dan demokratis.

"Undang-undang Dasar kita telah mengatur bagaimana hak-hak dasar dari seluruh warga negara dapat terpenuhi. Begitupula kewajiban yang melekat untuk dilaksanakan oleh setiap warga negara. Namun kita pahami bersama, bahwa pelaksanaan hak dan kewajiban tersebut harus terus kita evaluasi bersama.", tegas Reni.

Reni juga menekankan pentingnya implementasi Bhinneka Tunggal Ika, semboyan yang mengikat keberagaman bangsa Indonesia dalam satu kesatuan yang harmonis.
“Indonesia adalah Negara yang penuh dengan kekayaan yang Allah berikan. Keragaman suku, budaya, dan bahasa harus menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan. Kita akan semakin kuat ketika kita bersatu, dan kita akan lemah ketika berpecah satu sama lain.” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Reni juga menyoroti pentingnya sejarah konsep NKRI, yang digagas oleh tokoh bangsa seperti Mohammad Natsir, agar dipahami generasi muda sebagai pelajaran penting mengenai arti dan perjuangan menjaga keutuhan bangsa sejak awal kemerdekaan.

"Sejarah dari NKRI harus bisa diketahui dan dipahami oleh kita semua, khususnya generasi muda. Supaya kita paham bagaimana luar biasanya perjuangan para pendahulu dalam menjaga Kedaulatan Negara di Indonesia di masa awal-awal kemerdekaan.", ujar Reni

Menutup pernyataannya, Reni mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda, untuk proaktif menyebarkan dan mengampanyekan nilai-nilai empat pilar kebangsaan, demi menjaga arah dan jati diri bangsa menuju masa depan yang gemilang.

"Mari kita jaga Indonesia bersama, agar 2045 bukan sekadar angka, tapi betul-betul menjadi tonggak kejayaan bangsa," pungkasnya. Alq

Berita Terbaru

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pasar kendaraan listrik di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran ekspansi produsen motor listrik, seiring meningkatnya pemanfaatan k…

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo– Seorang bocah berusia lima tahun, Muhammad Tohip Sabilulhaq, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Desa N…

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Orang Tua Grub (OT Group) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dengan berpartisipasi pada ajang P…

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polsek Panggungrejo, Polres Blitar, terus meningkatkan kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan Suling Kamtibmas "Subuh…

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kota Mojokerto meraih dua penghargaan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia atas upaya pengembangan sektor t…

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui program Teman Lansia yang merupakan gerakan memberikan pendampingan kepada mereka, sehingga Pemerintah Kabupaten…