Cegah Pelanggaran Oknum Jukir, Dishub Tulungagung Pasang CCTV di Area Dalam Kota

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas memasang perangkat kamera pengawas (CCTV) di salah satu sudut simpang empat Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG
Petugas memasang perangkat kamera pengawas (CCTV) di salah satu sudut simpang empat Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dalam rangka memperkuat pengawasan dan mencegah pelanggaran oleh oknum juru parkir (jukir), Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung, mulai memasang kamera pengawas (CCTV) pada sejumlah titik kantong parkir.

Pasalnya, adanya kamera CCTV itu akan membantu memantau langsung aktivitas perparkiran, termasuk potensi pelanggaran, seperti tarif yang tidak sesuai atau parkir sembarangan yang berpotensi menimbulkan kemacetan.

"Kalau kami lihat ada penataan yang berantakan, bisa langsung kami ingatkan juru parkir yang bertugas," ujar Kepala Bidang Prasarana dan Perparkiran Dishub Tulungagung Ronald Soesatyo, Selasa (06/05/2025).

Diketahui, sebelumnya pada 2024 Dishub hanya memiliki dua unit CCTV yang terpasang di kawasan Jalan Pangeran Diponegoro. Namun kini, pihaknya telah menambah 10 unit CCTV yang dipasang pada enam lokasi berbeda.

"Penambahan ini kami lakukan untuk mempermudah pengawasan parkir, terutama di titik-titik yang sering terjadi pelanggaran atau penataan parkir yang tidak tertib," ujarnya.

Sebagai informasi, pengadaan perangkat dilakukan melalui koordinasi bersama DPRD Tulungagung dan direalisasikan pada awal 2025 dengan total anggaran Rp 179 juta. Anggaran tersebut mencakup pembelian perangkat, pemasangan, serta sistem pendukung.

Sedangkan untuk lokasi pemasangan dilakukan pada beberapa titik strategis, antara lain di Jalan Pangeran Diponegoro (3 unit), Simpang Empat TT (2 unit), Jalan Ahmad Yani Timur depan Dekranasda (1 unit), Simpang Empat Jaksa Agung Suprapto atau Timur Kodim (2 unit), depan Pendopo (1 unit), dan Jalan M. Husni Thamrin (1 unit).

Lebih lanjut, Dishub Tulungagung juga berencana menambah perangkat pengeras suara untuk mendukung fungsi CCTV tersebut. Sehingga, jika terjadi pelanggaran, pihaknya dapat langsung memberikan peringatan melalui pengeras suara tersebut. Saat ini baru satu titik di depan Toko Waringin yang telah dilengkapi dengan fitur suara tersebut. tl-01/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…