Berisiko Menelan Korban, Perhutani Tutup Pendakian 3 Gunung di Bondowoso

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Perhutani KPH Bondowoso resmi melarang pendakian di Gunung Saeng, Piramid, dan Gul-gulan. SP/ BDW
Ilustrasi. Perhutani KPH Bondowoso resmi melarang pendakian di Gunung Saeng, Piramid, dan Gul-gulan. SP/ BDW

i

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Mengingat jalur pendakian yang berisiko buntut tewasnya sejumlah pendaki selama ini, Perhutani KPH Bondowoso resmi melarang pendakian di Gunung Saeng, Piramid, dan Gul-gulan. Tentu saja, penutupan tersebut menuai beragam komplain dan komentar dari berbagai komunitas pendaki lain.

Padahal, ketiga gunung tersebut dinilai cukup eksotis. Meski demikian gunung yang terletak di Kecamatan Grujugan, Curahdami, dan Binakan tersebut sangat berisiko jika didaki.

"Sayang sih, kalau sampai dilarang. Karena ketiga gunung tersebut sangat menarik untuk didaki," kata Salah satu pendaki, Oky, seorang pelajar SMA di Bondowoso.

Sementara itu, menurut Fathurahman, penutupan tiga gunung yang memiliki ketinggian sekitar 1.500-an MDPL (meret dia atas permukaan laut) merupakan kepuasan sangat baik. Sebab, gunung tersebut memang sangat berisiko sekali jika dilakukan tidak profesional dan tanpa peralatan standar pendakian yang memadai.

"Kebetulan saya pernah mapping bersama tim dari Wanadri di gunung itu. Menganalisis faktor risiko dan lainnya," tegas Fathur, Jumat (09/05/2025).

Kesimpulan dari hasil mapping tersebut, ketiga gunung itu harus ditutup atau dikelola secara profesional. "Kata mereka, orang naik gunung tersebut tanpa peralatan pendakian standar, lalu turun dengan selamat merupakan mukjizat," pungkas Fathurrahman Hidayah.

Diketahui sebelumnya, Perhutani KPH Bondowoso akhirnya mengeluarkan larangan menutup pendakian 3 gunung yang terletak di wilayah pengelolaannya. Ketiganya yakni Gunung Saeng di Kecamatan Binakal, lalu Gunung Piramid di Kecamatan Curahdami, dan Gunung Gul-gulan di Kecamatan Grujugan. Dan larangan pendakian itu dikeluarkan karena dinilai sangat berisiko dan beberapa menelan korban jiwa karena terjatuh. bd-01/dsy

Berita Terbaru

Bupati Yani Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Tetap Prioritaskan Kebutuhan Dasar

Bupati Yani Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Tetap Prioritaskan Kebutuhan Dasar

Senin, 16 Mar 2026 20:12 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah …

Empat Parpol Setuju Gaji Menterinya Dipotong

Empat Parpol Setuju Gaji Menterinya Dipotong

Senin, 16 Mar 2026 20:09 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:09 WIB

Prabowo Nyatakan Penyesuaian Anggaran Digunakan untuk Bantu Masyarakat Lemah   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wacana potong gaji anggota kabinet dan anggota …

Polri Bentuk Tim Gabungan Kejar Penyerang Air Keras Aktivis KontraS

Polri Bentuk Tim Gabungan Kejar Penyerang Air Keras Aktivis KontraS

Senin, 16 Mar 2026 20:08 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:08 WIB

Polisi Sebut Pelaku Buntuti Korban dengan Tenang Bersepeda Motor   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Polri kini membentuk tim gabungan pengungkapan perkara terkait …

LBH Jakarta Duga ada Aktor Intelektualnya

LBH Jakarta Duga ada Aktor Intelektualnya

Senin, 16 Mar 2026 20:06 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta M. Fadhil Alfathan Nazwa menduga ada  aktor intelektual di balik penyiraman air keras …

Trump Ajak Sekutunya Amankan Selat Hormuz, Jepang dan Australia Tolak

Trump Ajak Sekutunya Amankan Selat Hormuz, Jepang dan Australia Tolak

Senin, 16 Mar 2026 20:02 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:02 WIB

Iran Tantang Trump Kirim Kapal-kapal perang AS ke Teluk Persia   SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden AS Donald Trump mendesak sekutu untuk mengerahkan …

Pendakwah SAM Dilaporkan Diduga Lecehkan Sesama Jenis

Pendakwah SAM Dilaporkan Diduga Lecehkan Sesama Jenis

Senin, 16 Mar 2026 19:59 WIB

Senin, 16 Mar 2026 19:59 WIB

Laporan ke Bareskrim Polri, Pria itu Pernah Isi Program "Damai Indonesiaku" di tvOne   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Seorang pendakwah berinisial SAM …