Belasan Jamaah Yasinan di Blitar Alami Keracunan Makanan

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat meminta keterangan kepada salah satu korban. SP/Lestariono
Petugas saat meminta keterangan kepada salah satu korban. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kejadian yang gegerkan warga Dusun Sembon, Desa/Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, karena jamaah yasinan diduga mengalami keracunan makanan, yang disuguhkan pemilik hajatan, mereka mengalami gejala yang sama berupa pusing, mual dan muntah serta lemas.

Sedang peristiwa tersebut baru di laporkan ke Polsek Wonotirto pada Minggu 11 Mei 2025.

Kejadian itu menurut Kasi Humas Polres Blitar Ipda Putut Siswahyudi pada wartawan membenarkan peristiwa itu,Ipda Putut, menjelaskan atas kejadian keracunan massal, kejadian itu berawal saat acara Yasinan di rumah SJ, yang diikuti belasan jamaah pada Kamis malam 8 Mei 2025.

Dan pada keesokan harinya (Jumat 9/5) salah satu peserta Jamaah yasinan yakni Ilham 12, sepulang dari sekolah, Ilham mengalami gejala mual, pusing dan muntah berulangkali. karena kondisinya semakin lemas, korban dibawa ke puskemas oleh keluarganya, rupanya yang di alami Ilham juga di alami para jamaah lainya, dengan gejala yang sama.

“Setelah saat di rawat di Puskesmas dan beberapa Rumah sakit ada 18 warga, dalam keterangan pihak yang selenggarakan Yasinan maupun keterangan korban, mereka mengonsumsi makanan dan minuman yang disuguhkan tuan rumah, berupa minuman teh, pisang goreng, roti dan terakhir makanan bakso milik pedagang keliling yang dipesan tuan rumah." Terang Putut kepada wartawan seijin Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman.

Ipda Putut menambahkan atas laporan kejadian dugaan keracunan ini, petugas langsung melakukan olah TKP dan memeriksa saksi saksi,sekaligus pengecekan di lokasi hajatan.

Dari kejadian itu petugas mengamankan sejumlah sisa makanan bakso, berupa mii, kecap, saus, sambal dan sisa muntahan korban sebagai barang bukti. Selanjutnya petugas langsung membawa ke laboratorium Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar untuk diteliti lebih lanjut.

“Jadi untuk barang bukti sisa muntahan telah dikirim ke laboratorium uji Dinkes Kabupaten Blitar."Ungkap Ipda Putut.

Sementara para korban dugaan keracunan, kini menjalani rawat jalan dan rawat inap di puskesmas, rumah sakit sejak Jumat siang kemarin.

Untuk di ketahui ke 18 orang korban, 13 menjalani rawat inap dan rawat jalan di Puskesmas Wonotirto, 2 di Klinik Tirta Husada Wonotirto, 2 di tenaga medis desa dan 1 di rumah sakit Aminah Kota Blitar. Kini kondisi para korban dugaan keracunan ini berangsur membaik dan kembali pulih.

“Kondisi korban berangsur membaik dan kasusnya telah ditangani oleh Polres Blitar,” pungkas mantan Kanit Turjawali Sat.Lantas Polres Blitar ini. Les

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…