Puluhan Lansia di Kota Blitar Keracunan Massal, 22 Orang Dirawat

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas mengamankan sampel makanan diduga penyebab keracunan puluhan Lansia di Blitar. SP/Lestariono
Petugas mengamankan sampel makanan diduga penyebab keracunan puluhan Lansia di Blitar. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Lagi, keracunan massal terjadi di wilayah Kab Blitar, kali ini terjadi pada Minggu (11/5) sekira pukul 10.00, sedang puluhan korbanya adalah para Lansia, baik Kakek maupun Nenek, setelah menikmati makanan kecil usainya ikuti ILP ( Ingrasi Layanan Primer) atau Posyandu Lansia, di balai Dukuh Sidorejo Desa Sidomulyo Kec Selorejo Kabupaten Blitar, untuk senam pagi serta pemeriksaan kesehatan para lansia tersebut, yang diikuti sekitar 57 peserta Lansia.

Kegiatan senam dan pemeriksaan kesehatan termasuk Tensi darah, para lansia di beri satu bungkus kolak kacang hijau yang dikemas dalam kantong plastik dua biji pisang Ambon yang disediakan oleh para kader Posyandu lansia.

Selama kegiatan dan dapat bagian makanan kecil, para kakek nenek itu ada yang langsung disantap di tempat ada pula yang dibawa pulang. 

Rupanya usai ikuti giat IPL, para lansia pada Senin (11/5) alami lemas, diare serta mencret dan muntah,kejadian tersebut di terima oleh bidan desa, guna cegah hal hal yang tidak diinginkan Bidan desa langsung hubungi Kades Sidomulyo dan langsung di bawa ke Puskesmas Boro untuk antisipasi situasi kesehatan para Lansia tersebut untuk perawatan awal.

Kejadian itu langsung di laporkan ke Polsek Selorejo, selanjutnya koordinasi Dinkes Kab Blitar langsung mendatangi Puskesmas bersama Unit Inafis Res.Krim Polres Blitar guna pendataan dan pengecekan terhadap korban, seiring kondisi para Lansia akhirnya dirujuk ke Rumah sakit guna observasi dan perawatan dari pihak Dinkes.

Menurut Kasi Humas Polres Blitar Ipda Putut Siswahyudi, kejadian itu sudah di tangani pihak Dinkes dan beberapa Bidan dan team kesehatan dari beberapa Puskesmas, dan guna memantau perkembangan kesehatan para korban di lakukan Observasi dan perawatan dari pihak team medis, sedang untuk rawat inap sebanyak 22 lansia, baik di RS maupun Klinik klinik sisanya rawat jalan sebanyak 52 orang.

"Setelah di lakukan pemeriksaan oleh para team medis dari Dinkes Kab Blitar ada 22 korban jalani rawat inap, dan rawat jalan 42 orang, memang untuk jumlah korban sekitar 64 orang yang semula di laporkan oleh pihak bidan desa sebanyak 57, setelah dilakukan pengecekan oleh pihak Dinkes dan pihak Desa Sidomulyo ada 64 lansia yang alami keracunan, menurut Team medis Dinkes.rata rata korban alami sakit perut, mual muntah akibat dugaan keracunan makanan yang terkontaminasi oleh bakteri, guna penyelidikan lebih lanjut, kita sudah mengirim sample makanan ke Laboratorium Polda Jatim." Kata Ipda Putut pasa wartawan sore ini. Les

Berita Terbaru

AMDAL dan SKKL Dipersoalkan Warga, DPRD Panggil OPD untuk Klarifikasi 

AMDAL dan SKKL Dipersoalkan Warga, DPRD Panggil OPD untuk Klarifikasi 

Jumat, 27 Feb 2026 16:13 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 16:13 WIB

‎SURABAYA PAGI, Kota Madiun – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun memanggil sejumlah OPD setelah warga RT 59 kelurahan Nambangan Lor, K…

Modifikasi Yamaha Grand Filano Hybrid Tampil dengan Tema Urban Rally Cocok di Perkotaan

Modifikasi Yamaha Grand Filano Hybrid Tampil dengan Tema Urban Rally Cocok di Perkotaan

Jumat, 27 Feb 2026 15:31 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Dunia modifikasi otomotif memang salah satu hobi yang banyak diincar kolektor untuk mengekspresikan selera, gaya hidup, dan…

MPV Premium Xpeng X9 Versi Terbaru Usung Teknologi 800V hingga AI Canggih

MPV Premium Xpeng X9 Versi Terbaru Usung Teknologi 800V hingga AI Canggih

Jumat, 27 Feb 2026 15:25 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, Xpeng dipastikan akan meluncurkan MPV premiumnya yaitu X9 untuk versi kendaraan listrik baterai atau BEV pada 2…

Tanah Retak dan Longsor Terjang Dua Rumah di Saradan, BPBD Lakukan Assessment Cepat ‎

Tanah Retak dan Longsor Terjang Dua Rumah di Saradan, BPBD Lakukan Assessment Cepat ‎

Jumat, 27 Feb 2026 14:27 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 14:27 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun – Peristiwa tanah retak disertai longsor terjadi di wilayah Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jumat (27/2/2026) dini …

BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 510 Atlet Pencak Silat Turnamen Bupati Mojokerto Cup 2026

BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 510 Atlet Pencak Silat Turnamen Bupati Mojokerto Cup 2026

Jumat, 27 Feb 2026 13:47 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 13:47 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sebanyak 510 orang atlet pencak silat yang akan bertanding pada Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup V Kabupaten Mojokerto tahun …

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza Resmi Dibuka

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza Resmi Dibuka

Jumat, 27 Feb 2026 13:06 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 13:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - JConnect Ramadan Vaganza 2026 resmi dibuka oleh Direktur Utama Suara Surabaya Verry Firmansyah, Syamsul Hariadi Asisten II Bidang…