SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Lagi, keracunan massal terjadi di wilayah Kab Blitar, kali ini terjadi pada Minggu (11/5) sekira pukul 10.00, sedang puluhan korbanya adalah para Lansia, baik Kakek maupun Nenek, setelah menikmati makanan kecil usainya ikuti ILP ( Ingrasi Layanan Primer) atau Posyandu Lansia, di balai Dukuh Sidorejo Desa Sidomulyo Kec Selorejo Kabupaten Blitar, untuk senam pagi serta pemeriksaan kesehatan para lansia tersebut, yang diikuti sekitar 57 peserta Lansia.
Kegiatan senam dan pemeriksaan kesehatan termasuk Tensi darah, para lansia di beri satu bungkus kolak kacang hijau yang dikemas dalam kantong plastik dua biji pisang Ambon yang disediakan oleh para kader Posyandu lansia.
Selama kegiatan dan dapat bagian makanan kecil, para kakek nenek itu ada yang langsung disantap di tempat ada pula yang dibawa pulang.
Rupanya usai ikuti giat IPL, para lansia pada Senin (11/5) alami lemas, diare serta mencret dan muntah,kejadian tersebut di terima oleh bidan desa, guna cegah hal hal yang tidak diinginkan Bidan desa langsung hubungi Kades Sidomulyo dan langsung di bawa ke Puskesmas Boro untuk antisipasi situasi kesehatan para Lansia tersebut untuk perawatan awal.
Kejadian itu langsung di laporkan ke Polsek Selorejo, selanjutnya koordinasi Dinkes Kab Blitar langsung mendatangi Puskesmas bersama Unit Inafis Res.Krim Polres Blitar guna pendataan dan pengecekan terhadap korban, seiring kondisi para Lansia akhirnya dirujuk ke Rumah sakit guna observasi dan perawatan dari pihak Dinkes.
Menurut Kasi Humas Polres Blitar Ipda Putut Siswahyudi, kejadian itu sudah di tangani pihak Dinkes dan beberapa Bidan dan team kesehatan dari beberapa Puskesmas, dan guna memantau perkembangan kesehatan para korban di lakukan Observasi dan perawatan dari pihak team medis, sedang untuk rawat inap sebanyak 22 lansia, baik di RS maupun Klinik klinik sisanya rawat jalan sebanyak 52 orang.
"Setelah di lakukan pemeriksaan oleh para team medis dari Dinkes Kab Blitar ada 22 korban jalani rawat inap, dan rawat jalan 42 orang, memang untuk jumlah korban sekitar 64 orang yang semula di laporkan oleh pihak bidan desa sebanyak 57, setelah dilakukan pengecekan oleh pihak Dinkes dan pihak Desa Sidomulyo ada 64 lansia yang alami keracunan, menurut Team medis Dinkes.rata rata korban alami sakit perut, mual muntah akibat dugaan keracunan makanan yang terkontaminasi oleh bakteri, guna penyelidikan lebih lanjut, kita sudah mengirim sample makanan ke Laboratorium Polda Jatim." Kata Ipda Putut pasa wartawan sore ini. Les
Editor : Moch Ilham