Penjualan Turun, Nissan Bakal PHK 10 Ribu Pekerja di Seluruh Dunia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pekerja di pabrik otomotif Nissan sedang merakit rangka mobil. SP/ JKT
Ilustrasi. Pekerja di pabrik otomotif Nissan sedang merakit rangka mobil. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Produsen otomotif asal Jepang, Nissan dikabarkan telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebanyak 10 ribu pekerja di seluruh dunia. Restrukturisasi besar-besaran perusahaan, menyusul penjualan Nissan turun di pasar utama seperti China dan Amerika Serikat (AS), Selasa (13/05/2025).

Pasalnya, sebanyak 10 ribu pekerja yang di PHK tersebut menambah jumlah daftar PHK pegawai Nissan menjadi 20 ribu orang atau 15 persen dari keseluruhan tenaga kerjanya. Meski begitu, hingga kini, Nissan belum memberikan pernyataan resmi.

Diketahui, kinerja Nissan terus melemah akibat kegagalan mengikuti tren peningkatan permintaan mobil hybrid di AS, serta tak mampu mempertahankan keunggulan awal dalam segmen kendaraan listrik. 

Sedangkan di China, pasar otomotif terbesar dunia, penjualan Nissan lesu dan kehilangan pangsa pasar. Selain itu, pabrikan yang bermarkas di Yokohama, Jepang ini kehilangan tajinya dalam segmen hybrid di AS, di mana pasar elektrifikasi sedang bertumbuh. 

Menindaklanjuti masalah tersebut, tak hanya di Negeri Paman Sam, Nissan juga sedang berjuang di China, di mana mereka ingin menghentikan penurunan penjualan dengan meluncurkan sekitar 10 kendaraan baru pada tahun-tahun mendatang. 

Sebagai informasi, langkah lainnya dilakukan oleh Nissan adalah menutup pabriknya di Thailand di bulan Juni mendatang bersamaan dengan dua fasilitas lainnya yang belum disebutkan lokasinya.

Belum lama ini, Nissan juga mengkonfirmasi membatalkan rencana pembangunan pabrik senilai 1,1 miliar dolar AS, yang akan menerima subsidi pemerintah, untuk baterai kendaraan listrik di pulau Kyushu, Jepang.

Oleh karenanya, kinerja yang lemah memaksanya untuk memangkas proyeksi laba sebanyak empat kali untuk tahun keuangan yang baru saja berakhir. Bahkan, sebelumnya Nissan dan Honda sempat menjajaki merger senilai Rp 981 triliun. Namun, kesepakatan itu gagal pada awal 2025 karena perbedaan visi bisnis dan ketidaksepakatan soal struktur kepemimpinan pascamerger. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Jumat Berkah: Maulud di Solo

Jumat Berkah: Maulud di Solo

Jumat, 28 Agu 2026 04:38 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:38 WIB

MAULID Nabi adalah hari untuk mengingat kelahiran dan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW. Di Indonesia, tradisi maulid sering diadakan pada bulan Rabiul Awal dalam…

Ngaku Uangnya Miliaran Digelapkan Pegawai

Ngaku Uangnya Miliaran Digelapkan Pegawai

Jumat, 28 Agu 2026 04:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Konten kreator Meicy Villia atau yang lebih dikenal dengan nama Vilmei, mendatangi Polres Metro Bekasi Kota bersama kuasa hukumnya, Koko…

BEM UI dan BEM-SI tak Mau Demo

BEM UI dan BEM-SI tak Mau Demo

Jumat, 28 Agu 2026 04:33 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:33 WIB

SURABAYAPAGI.com - BEM UI, dan BEM Seluruh Indonesia (BEM-SI) menyatakan masih pikir-pikir ikut serta dalam aksi ini, tanpa menentang rencana aksi 27…

HINGGA SEMALAM JAKARTA AMAN

HINGGA SEMALAM JAKARTA AMAN

Jumat, 28 Agu 2026 04:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Hingga pukul 21.00 wib semalam, kota Jakarta aman. Polda Metro Jaya mengungkap adanya sejumlah kelompok yang terafiliasi anarko yang diduga…

Anggota DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Warga Ajak Kepung

Anggota DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Warga Ajak Kepung

Jumat, 28 Agu 2026 04:27 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Rapat digelar ketika massa Demo 27 Agustus menyampaikan aspirasi di depan kompleks parlemen, Senayan, Jakarta. Namun, agenda tersebut masih…

BGN Terus Bersih-bersih Dapur

BGN Terus Bersih-bersih Dapur

Jumat, 28 Agu 2026 04:25 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:25 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan menghentikan sementara penambahan unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi G…