Jelang Idul Adha, DPKH Tulungagung Pastikan Capaian Vaksin PMK Tembus 80 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas menyuntikkan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) ke seekor sapi di salah satu peternakan di Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG
Petugas menyuntikkan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) ke seekor sapi di salah satu peternakan di Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur memastikan 80 persen hewan ternak sudah divaksin penyakit mulut dan kuku (PMK).

Pasalnya, menurut Kepala Bidang Kesehatan Hewan DPKH Tulungagung, drh. Tutus Sumaryani, vaksinasi PMK menjadi syarat utama dalam penjualan dan penyembelihan hewan kurban tahun ini.

"Capaian vaksinasi sejak Januari hingga pertengahan Mei 2025 cukup tinggi, sekitar 80 persen dari total populasi ternak yang ada," ujarnya, Jumat (16/05/2025).

Ditambah jumlah populasi ternak kambing di Kabupaten Tulungagung saat ini mencapai 173 ribuan ekor. Sedangkan populasi sapi sebanyak 126 ribu ekor. Sehingga, vaksinasi masih akan terus dilakukan meskipun kasus PMK sudah tidak ditemukan.

Diketahui, saat ini, di Tulungagung memiliki stok sekitar 60 ribu dosis, dimana 50 ribu di antaranya sudah didistribusikan secara bertahap ke peternak. Lalu, untuk dropping vaksin berikutnya diperkirakan datang pada Juni mendatang. sehingga, proses vaksinasi bisa terus berjalan, termasuk untuk dosis booster.

Diketahui, selain menjadi syarat kurban, vaksinasi PMK juga menjadi ketentuan wajib untuk penerbitan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), terutama bagi peternak yang hendak mengirimkan hewan ke luar daerah.

"Tanpa vaksin PMK, SKKH tidak akan diterbitkan. Jadi kalau mau dikirim keluar daerah, harus divaksin dulu. Kami perkirakan capaian vaksinasi akan terus naik hingga akhir bulan ini," pungkasnya. tl-01/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…