Ternak Mati Gegara PMK, Pemkab Pacitan Beri Kompensasi Rp 2,5 Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga sekitar saat menguburkan hewan ternak sapi yang mati karena terjangkit wabah PMK di Pacitan, Jawa Timur. SP/ PCT
Warga sekitar saat menguburkan hewan ternak sapi yang mati karena terjangkit wabah PMK di Pacitan, Jawa Timur. SP/ PCT

i

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Menyikapi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak warga, Pemerintah Kabupaten Pacitan, bakal memberikan kompensasi untuk hewan ternak yang mati akibat wabah tersebut sebesar Rp 2,5 juta per ekor sapi.

Diketahui, Pemkab telah menggelontorkan total kuota bantuan sebanyak 170 ekor sapi. Dan  saat ini sedang dalam proses verifikasi di lapangan untuk memastikan bahwa ternak yang diajukan benar-benar mati karena PMK.

"Kita verifikasi satu per satu. Insya Allah dalam satu sampai dua hari kedepan selesai. Saat ini sudah ada 156 ekor sapi yang terverifikasi dari kuota 170 ekor," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pacitan Sugeng Santoso, Jumat (23/05/2025).

Sementara itu, peternak juga diwajibkan memenuhi sejumlah kriteria, seperti bukti dokumentasi pemakaman hewan atau surat pernyataan yang diketahui kepala desa dan saksi lingkungan sekitar.

Lebih lanjut, satu peternak hanya bisa menerima kompensasi maksimal untuk dua ekor sapi. Dan jika nantinya jumlah ternak yang memenuhi syarat melebihi kuota, Pemkab Pacitan akan mengupayakan dukungan tambahan melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK).

"Kalau nanti hasil verifikasi melebihi kuota, akan kami back up lewat PAK," ujarnya.

Lalu, untuk proses pencairan dana akan dilakukan setelah seluruh tahapan verifikasi rampung dan diterbitkan Surat Keputusan (SK) Bupati yang memuat daftar nama penerima kompensasi.

Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan Pemkab Pacitan untuk membantu meringankan beban para peternak yang terdampak PMK, sekaligus sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit hewan yang sempat merebak di beberapa wilayah.

Sementara itu, diketahui untuk total sapi mati akibat PMK yang paling banyak terverifikasi berada di wilayah Kecamatan Pacitan Kota. “Kami berharap peternak semakin sadar akan pentingnya pelaporan penyakit ternak dan pencegahan dini. Ini demi keberlangsungan sektor peternakan di Pacitan,” pungkasnya. pc-01/dsy

Berita Terbaru

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

SurabayaPagi, Situbondo — Komitmen PLN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang aman dan andal, tetapi j…

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — BPJS Kesehatan memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Pemkab Jember yang memadukan program jaminan kesehatan nasional dengan …

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, meluncurkan Mobil Cinta untuk mengantar pasien kurang mampu pulang secara gratis setelah…

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya- Pasar elektronik rumah tangga di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran penguatan bisnis Haier dan AQUA. Untuk mendekatkan diri dengan…

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Kamis (8/10/2026). Kali i…

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka perbaikan ruas jalan Rowokangkung-Kalipepe sepanjang kurang lebih 6 kilometer, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang…