Melenggang di Red Carpet Cannes 2025

Syahrini Ngaku Dapat Penghargaan, UNESCO Bantah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Syahrini saat melenggang di red carpet Festival Film Cannes 2025, 15-16 Mei 2025 lalu.
Syahrini saat melenggang di red carpet Festival Film Cannes 2025, 15-16 Mei 2025 lalu.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Syahrini, ramai menjadi perbincangan setelah melenggang dua kali di red carpet Festival Film Cannes 2025 pada 15 dan 16 Mei 2025.

Ia mengklaim datang ke ajang itu untuk menerima penghargaan Outstanding Achievement in Entertainment, Influence, & Global Cultural Impact.

Syahrini juga mengungkapkan penghargaan itu diberikan UNESCO melalui Listen to her Parole. Namun, tidak ada detail lebih lanjut dari penghargaan yang diterima istri Reino Barack tersebut.

"Saya datang ke Cannes untuk menerima penghargaan bergengsi & luar biasa dari UNESCO melalui platform Listen To her Parole," tulis Syahrini dalam unggahannya di Instagram pada Sabtu (17/5).

 Syahrini mengunggah cuplikan video di akun Instagramnya soal penghargaan internasional yang ia dapatkan. Dalam unggahan tersebut, ia mengklaim mendapat penghargaan dari UNESCO melalui Princess Charleen Fondation dan Listen To Her Parole. UNESCO, kepanjangan dari United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization merupakan lembaga PBB yang menangani masalah pendidikan, kebudayaan, dan komunikasi.

Dalam poster yang ia bagikan, tertulis Cannes Award is Presented to Mrs Syahrini for Outstanding Achievement in Entertainment, Influence, & Global Cultural Impact. Penghargaan ini diterima pada 14 Mei 2025 di Carlton Hotel Cannes.

 Di bawah poster penghargaan itu terdapat logo United Society Council .

Sementara pada piala yang diperolehnya, terdapat logo UNESCO di bagian bawah dengan nama Guila Clara Kessous Artist for Peace dan Fondation Princess Charlene de Monaco.

 

Penghargaan Syahrini Bukan dari UNESCO

Setelah dilakukan konfirmasi ulang melalui PBB kantor Indonesia, penghargaan untuk Syahrini bukan dari UNESCO seperti yang dia klaim, melainkan dari United Society Council (USC), sebuah organisasi independen yang bermarkas di Dublin Irlandia.

Dalam keterangannya, ia menyebut bahwa penghargaan tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan UNESCO

United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) menanggapi pernyataan Syahrini yang menyebut badan PBB tersebut dalam kunjungannya ke Festival Film Cannes 2025.

Dalam salah satu unggahan di media sosial, Syahrini berterima kasih kepada UNESCO atas penghargaan yang diberikan melalui program Listen to her Parole.

Namun, UNESCO menegaskan tidak terlibat dalam pemberian penghargaan tersebut.

"UNESCO tidak terlibat dalam pemberian penghargaan pada acara di Cannes yang dimaksud," tulis keterangan UNESCO Regional Office di Jakarta kepada CNNIndonesia.com, Kamis (21/5).

"Meskipun acara tersebut mungkin melibatkan UNESCO Artist for Peace dalam kapasitas pribadi atau simbolis, acara tersebut bukan merupakan upacara atau bentuk pengakuan resmi dari UNESCO," lanjutnya.

 

Penghargaan dari Jessica Chaijaya

UNESCO kemudian menjelaskan Listen to her Parole bukan penghargaan dari badan khusus PBB itu, melainkan dari United Society Council (USC).

Ajang penghargaan itu didukung Guila Clara Kessous, seniman Prancis yang juga merupakan penerima UNESCO Artist for Peace. Kessous menerima tugas advokasi itu pada 2012.

Berdasarkan penjelasan itu, UNESCO menilai penghargaan Syahrini itu lebih tepat jika disebut berasal dari USC lewat Listen to her Parole, alih-alih dari UNESCO seperti yang tertulis di media sosial pribadinya.

Berdasarkan laman resmi USC pada Rabu (21/5), penghargaan tersebut diberikan Jessica Chaijaya, Ketua United Society Council, dalam gala dinner yang dihadiri pejabat tinggi internasional, pembuat film, dan filantropis di Grand Salon Ballroom, Carlton Hotel pada 14 Mei 2025.

"Syahrini mewakili apa yang dapat dicapai oleh selebritas global, menggunakan ketenaran bukan hanya untuk kesuksesan pribadi, tetapi juga platform untuk perubahan," kata Jessica.

"Dari mendukung anak-anak yatim piatu hingga upaya bantuan bencana, ia telah menunjukkan bagaimana ketenaran dan tanggung jawab sosial dapat berjalan beriringan."

Keputusan United Society Council memberikan penghargaan kepada Syahrini di Cannes disebut sebagai pesan  tentang meluasnya peran filantropi dan pengaruh budaya di dunia saat ini. n afp/int/ec/rmc

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…