SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang Hari Raya Idul Adha menjadi berkah tersendiri bagi para peternak khususnya sapi di Lamongan, Jawa Timur. Pasalnya, seorang peternak sapi bernama Suwignyo di Lamongan ini tidak pernah menyangka jika salah satu sapi ternaknya akan menjadi salah satu sapi pilihan Presiden Prabowo Subianto.
Sapi jenis Belgian Blue dengan bobot 1,2 ton tersebut dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai hewan kurban. Pembelian sapi oleh Presiden ini tentu saja menjadi kebanggaan tersendiri dan apresiasi yang luar biasa bagi seorang peternak.
"Ini memang di luar bayangan saya. Tidak ada pikiran sebelumnya bahwa sapi saya yang jenis Belgian Blue ini akan dibeli oleh Pak Presiden. Ini adalah apresiasi luar biasa bagi kami sebagai peternak, karena kami bisa menyuguhkan sapi terbaik untuk Pak Presiden tahun ini," kata Suwignyo, Selasa (27/05/2025).
Lebih lanjut, Suwignyo mengatakan jika sapi jenis Belgian Blue itu dibeli dengan harga kontrak Rp 100 juta oleh Presiden Prabowo Subianto. Kebetulan, menurutnya di Lamongan didominasi oleh sapi jenis Peranakan Ongole dan ditemukan satu-satunya sapi jenis Belgian Blue yang memenuhi kriteria tersebut.
"Satu bulan yang lalu, ada semacam verifikasi dari provinsi yang dipercaya oleh kepresidenan untuk mengevaluasi beberapa sapi dari 28 provinsi. Alhamdulillah, sapi saya tersebut dinyatakan layak untuk masuk kriteria," ujar Suwignyo.
Suwignyo menjelaskan, sapi berjenis Belgian Blue miliknya itu ia beri nama Oreo dengan usia sekitar 3,5 tahun. Nama ini, aku Suwignyo, terinspirasi dari anaknya yang menamainya sejak kecil dan kini sudah menuntaskan studinya di Kedokteran Hewan. "Kenapa dinamai Oreo? Karena mungkin identik dengan warnanya, seperti susu yang dipadukan," jelasnya.
Lanjutnya, Suwignyo menambahkan jika sapi miliknya yang dibeli oleh Presiden itu rencananya akan dipersembahkan untuk Lamongan sendiri. Sesuai hasil rapat di Surabaya di mana ia juga diundang, Suwignyo menyebut sapi ini akan disembelih di Masjid Al-Mutakin, Kecamatan Karanggeneng. lm-01/dsy
Editor : Desy Ayu