Hujan Deras, 13 Desa di Jombang Dilanda Banjir Luapan Sungai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi banjir di Desa Kademangan Jombang, banyak warga yang mengungsi. SP/ JBG
Kondisi banjir di Desa Kademangan Jombang, banyak warga yang mengungsi. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sebanyak 13 desa di wilayah Jombang, Jawa Timur dilanda banjir, yang dipicu hujan deras mulai malam sampai dini hari. Sejumlah sungai di Jombang pun tak mampu menampung debit air, sehingga meluap ke permukiman penduduk.

Belasan desa yang dilanda banjir tersebar di lima kecamatan. Di Kecamatan Sumobito, banjir melanda permukiman warga Desa Jogoloyo 20-30 cm, Desa Palrejo 30-50 cm, Dusun Talunkidul, Desa Balongsono 5-15 cm. Di Kecamatan Kesamben, banjir terjadi di Dusun Sambigelar, Desa Pojok Kulon 30-50 cm.

Di Kecamatan Mojowarno, banjir merendam jalan Dusun Mojodadi, Desa Selorejo setinggi 20 cm, dan jalan Desa Catakgayam 10 cm. Di Kecamatan Kudu, banjir merendam jalan Dusun Tapen Lor, Desa Tapen 5-10 cm, serta permukiman penduduk Desa Bakalanrayung 30-50 cm.

Banjir paling luas di Kecamatan Mojoagung, melanda lima desa. Banjir merendam jalan Dusun Sanan, Desa Mojotrisno 10 cm, jalan Dusun Kagulan, Desa Janti 10 cm, jalan Dusun Badaran, Desa Mancilan 5-15 cm, permukiman penduduk Desa Tejo 50-60 cm. Paling parah di Desa Kademangan tinggi banjir mencapai 100-150 cm.

"Di Desa Kademangan, ketinggian (banjir) bervariasi 100-150 cm, yang menggenangi area jalan desa dan pemukiman," terang Plt Kepala BPBD Jombang Wiku Birawa Felipe, Senin (09/06/2025).

Menurut Wiku, banjir di Kecamatan Kudu akibat meluapnya Sungai Marmoyo, di Kecamatan Kesamben akibat luapan Avur Mekikis, di Kecamatan Mojowarno akibat luapas Sungai Catakbanteng, sedangkan di Kecamatan Mojoagung dan Sumobito akibat luapan Sungai Gunting.

"Curah hujan dengan intensitas sangat tinggi membuat debit sungai mengalami kenaikan yang signifikan sehingga air meluap. Air sungai meluap menggenangi jalan desa dan pemukiman warga," tandasnya. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…