Khofifah Tingkatkan Kuota Beasiswa Jatim Demi Putus Mata Rantai Kemiskinan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, terus menggencarkan program beasiswa sebagai upaya strategis memutus mata rantai kemiskinan. Program ini menyasar pelajar dari keluarga kurang mampu agar mendapatkan akses pendidikan lebih baik.

“Pendidikan adalah salah satu cara untuk memutus mata rantai kemiskinan,” ujar Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Prof. Bambang Pramujati.

Prof. Bambang menyebut program beasiswa yang digagas Khofifah sangat relevan dan menyentuh kebutuhan masyarakat bawah. Dia meyakini pendidikan merupakan jalan utama dalam memutus kemiskinan antargenerasi.

Menurutnya, dampak dari pendidikan bersifat jangka panjang dan mampu membuka peluang kehidupan yang lebih layak. Berkat akses pendidikan berkualitas merata, generasi muda berpeluang membangun masa depan yang lebih cerah.

“Program beasiswa ini menjadi salah satu kunci untuk memperbaiki kehidupan masyarakat yang kurang beruntung,” ucapnya.

Dia juga mengapresiasi langkah Khofifah yang tak hanya fokus di kota besar, melainkan menyasar hingga pelosok daerah. Kebijakan ini menjadi bukti konkret bahwa negara hadir untuk rakyatnya yang paling membutuhkan.

Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi sangat penting untuk mempercepat capaian pembangunan pendidikan di daerah. Ia menilai program ini tidak sekadar bantuan finansial, tetapi juga simbol harapan masa depan.

“Luar biasa bagaimana konsen Ibu Khofifah terhadap pendidikan di Jawa Timur. Tadi Ibu juga menyampaikan banyak beasiswa telah disalurkan kepada insan muda.” tuturnya.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan dampak positif program tersebut terhadap penurunan angka kemiskinan. Persentase penduduk miskin di Jawa Timur menurun 0,23 persen pada September 2024 menjadi 9,56 persen dari sebelumnya 9,79 persen pada Maret 2024. hk

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…