Plt Kepala Inspektorat Kab. Sumenep Bantah Kerja Lamban

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Plt.Kepala Badan Inspektorat Kab. Sumenep, Nurul Jamil saat diwawancarai awak media.
Plt.Kepala Badan Inspektorat Kab. Sumenep, Nurul Jamil saat diwawancarai awak media.

i

SURABAYA PAGI, Sumenep- Nurul Jamil mengaku fokus kepada pengawasan secara Internal selain itu kurangnya pegawai di kantor inspektorat Sumenep dan saya sudah bekerja maksimal sesuai dengan aturan yg ada.sehingga bilamana ada yg mengexpus inspektorat Sumenep kerja lamban ,baik dari media sosial maupun lembaga lain .tetap saya terima karena mereka kadang ketidak tahuan ,apa dan bagaimana tugas kepengawasan internal inspektorat .

Plt. Kepala Badan Inspektur Kab. Sumenep, Nurul Jamil, menilai pemberitaan di Media online itu terlalu mendiskriminalkan peran dan tugas pokok selaku Inspektur di Kab. Sumenep

Kepada media surabayapagii,Ia menegaskan : prihal Undang- Undang yang diatur.

Menurutnya, bahwa Inspektorat memiliki tugas pokok dan fungsi yang diatur oleh Inspektur untuk melakukan pengawasan dan pembinaan serta bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah. Ungkapnya

" Jadi Inspektorat itu berperan melakukan pengawasan secara internal dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (APIP) selain melaksanakan tugas dan memimpin, mengoordinasikan, melaporkan dan mempertanggungjawabkan"

Makanya, Kata dia, Inspektorat mempunyai tugas membantu Bupati Kab. Sumenep, dalam melakukan pembinaaan dan mengawasi penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah. Jelasnya

Oleh karenanya, sambung dia, di Kantor Inspektorat itu ada banyak tugas yang dikerjakan dalam melakukan pengawasan, dan tugas itu hasil dari pembantuan oleh Perangkat Daerah, seperti pengelolaan sumber daya daerah, pengelolaan BUMD, pencegahan dan investigasi. Tegasnya

Makanya, sambung Jamil, pihaknya selaku Plt. Inspektorat melakukan, penyusunan rencana strategis dan rencana kerja termasuk anggaran Inspektorat, selain, Pengawasan untuk tujuan tertentu atas penugasan dari Bapak Bupati Kab. Sumenep, DR. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH. MH

Hal lain, kata dia, berkaitan dengan evaluasi laporan kinerja dan akuntabilitas perangkat daerah serta pengawasan pengelolaan terkait penyertaan modal dan penugasan lainnya yang dilaksanakan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)

" Dalam melakukan Pengawasan dan pengelolaan keuangan, serta kepegawaian juga melakukan pemeriksaan dan pengusutan dugaan adanya penyimpangan atau penyalahgunaan wewenang oleh pegawai negeri sipil.

Jadi kata Jamil, pihaknya selaku Inspektur memiliki tugas dan fungsi pengawasan terhadap kegiatan yang mencakup 330 Desa, dan 27 Kecamatan, belum lagi OPD dilingkungan Pemerintahan Kab. Sumenep.

" Kita sudah bekerja semaksimal mungkin, dari Irban I sampai IV masing-masing menangani tujuh Kecamatan dari 27 kecamatan yang tersebar di Kab. Sumenep, baik daratan dan kepulauan"

Dituding kerja Inspektorat lamban, Jamil mengakui karena adanya keterbatasan minimnya pegawai di kantor Inspektorat yang bekerja dalam melakukan pengawasan serta pembinaan, auditorial dan investigasi.

" Makanya setiap ada aduan masyarakat (Dumas) baik pelimpahan dari Kejaksaan atau Polres kita masih melakukan pengkajian terlebih dahulu melalui Tim Investigasi dan melakukan pengawasan untuk memastikan sesuai dengan pelaporan"

Artinya kita bertindak tidak serta merta berdasarkan pelaporan, masih melakukan pengawasan terlebih dahulu. Pungkasnya.ar

Berita Terbaru

Thariq Ungkap Perintah Maidi Berikan Proyek PL kepada Rochim

Thariq Ungkap Perintah Maidi Berikan Proyek PL kepada Rochim

Sabtu, 05 Sep 2026 17:16 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kepala Dinas PUPR Kota Madiun, Thariq Megah, mengungkap adanya perintah dari Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, untuk memberikan p…

Komisi A DPRD Jatim Minta PMT Balita Rp4,5 Miliar Tak Sekadar Bagi-bagi Makanan

Komisi A DPRD Jatim Minta PMT Balita Rp4,5 Miliar Tak Sekadar Bagi-bagi Makanan

Sabtu, 05 Sep 2026 15:20 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Komisi A DPRD Jawa Timur meminta program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi bagi balita dengan anggaran Rp4,5 miliar tidak c…

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

Sabtu, 05 Sep 2026 11:52 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 11:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Surabaya diajak membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas bermain, bergerak, dan …

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) yang lebih fleksibel agar dapat…

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Madiun Kota mendatangi kantor PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun, Jumat (…

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Suasana berbeda terlihat di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ponorogo, Jumat (4/9/2026). Puluhan peserta yang datang untuk m…