SurabayaPagi, Pasuruan – Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Surabaya, Bambang Haryo Soekartono (BHS), resmi melepas 30 atlet pencak silat yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025. Acara pelepasan digelar di salah satu hotel kawasan Tretes, Pasuruan, Sabtu (21/6/2025).
Dalam sambutannya, BHS menyampaikan optimisme tinggi terhadap peluang Surabaya meraih prestasi lebih baik dibandingkan edisi sebelumnya.
"Kita masuk di 22 nomor, semuanya lengkap. Target utama kita adalah menjadi juara umum," ujar BHS.
Ia menambahkan, para atlet telah mendapat pelatihan khusus dan ditargetkan membawa pulang setidaknya tujuh medali emas, bahkan lebih.
"Saya yakin bisa lebih dari itu. Kita punya atlet luar biasa, ada yang sudah langganan juara di Porprov, juga atlet-atlet junior yang tidak kalah hebatnya," katanya.
BHS juga mengakui bahwa persaingan di Porprov tidak mudah. Kontingen dari Sidoarjo, Malang, dan Kediri disebutnya sebagai lawan berat. Namun ia percaya dengan persiapan matang, tim Surabaya akan tampil maksimal.
"Dengan delapan pelatih yang mendampingi, saya harap waktu yang ada bisa dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan jasmani, rohani, dan mental atlet. Kalau tiga hal itu seimbang, hasilnya akan optimal," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Pelatih IPSI Surabaya, Nur Asmi Rifai, mengungkapkan bahwa persiapan kontingen sudah berlangsung selama 1,5 tahun. Bahkan tiga minggu terakhir difokuskan pada pelatihan intensif di asrama khusus.
"Pelatihan intensif ini untuk memaksimalkan performa atlet saat bertanding," jelasnya.
Menurut Nur Asmi, beberapa nomor yang sebelumnya hanya meraih medali perak diyakini bisa ditingkatkan menjadi emas, di antaranya kelas D putra, E putra, dan D putri.
Setelah memberi pesan dan semangat kepada para atlet, BHS menutup acara dengan mengajak seluruh kontingen bernyanyi dan berjoget bersama sebagai bentuk pelepasan yang hangat dan penuh motivasi. Byb
Editor : Redaksi