Diterjang Banjir, Petani Buah di Jombang Merugi dan Gagal Panen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petani buah di Dusun Borocilik, Desa Gedangan, Kecamatan Sumobito membabat tanaman melon. SP/ JBG
Petani buah di Dusun Borocilik, Desa Gedangan, Kecamatan Sumobito membabat tanaman melon. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Diterjang banjir lantaran musim penghujan yang masih mengguyur wilayah Kecamatan Sumobito, Jombang, Jawa Timur membuat sejumlah petani buah merugi lantaran banyak yang mengalami gagal panen.

Bagaimana tidak, sebanyak dua kali tanam, namun banyak tanaman buah milik petani yang mati akibat terendam banjir. Tak hanya petani buah saja, namun juga berdampak pada petani tembakau di utara Sungai Brantas.

”Dua kali tanam buah gagal total tahun ini. Belum sampai panen, tanamannya sudah mati,” ujar Agus Heriyanto, petani asal Dusun Borocilik, Desa Gedangan, Kecamatan Sumobito, Rabu (25/06/2025).

Menurutnya, pada musim tanam pertama ia menanam semangka. Namun, selama masa tanamnya, tanamannya rusak total lantaran terendam banjir. Hal itu karena curah hujan yang tinggi diikuti saluran irigasi yang tak maksimal membuat sawah yang sudah ditanami buah tak bisa diselamatkan lagi.

”Semangka sudah usia satu bulan kena banjir mati. Akhirnya menanam melon, kena banjir lagi. Entah karena irigasinya atau apa, surutnya di sini lama. Sampai heran, karena tahun lalu tidak sampai begini,” ujarnya lagi.

”Kisaran Rp 10 juta, itu sudah operasional untuk tanaman semangka dan melon serta sewa sawahnya Rp 2 juta untuk sekali tanam,” imbuh Agus sembari menyebut luas sawah 3.500 meter persegi.

Sementara itu, untuk saat ini seluruh tanam bakal dibabat habis. Meski masih bisa panen, namun hasil panen tahun ini dinilai merosot. ”Tinggal sisa-sisa yang masih hidup, biarpun ada buahnya tapi kecil-kecil,” kata Agus.

Sementara itu, Kades Watudakon Suharto mengakui, tahun ini panen semangka di wilayah setempat tak bisa maksimal. Meski masih ada yang panen, namun tak bisa maksimal. Luas tanam semangka di wilayah setempat 60 hektare. Ia pun berharap, pemerintah mencarikan solusi agar wilayahnya terbebas dari genangan banjir. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…