Perajin Layang-layang di Sidoarjo Banjir Orderan di Momen Libur Sekolah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu pembeli saat memilih layang-layang. SP/ SDA
Salah satu pembeli saat memilih layang-layang. SP/ SDA

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Memasuki musim kemarau menjadi berkah tersendiri bagi perajin layang-layang di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Pasalnya, di musim tersebut bersamaan dengan libur sekolah, sehingga pesanan layang-layang ikut melonjak.

Permintaan yang meningkat tajam membuat para perajin kebanjiran pesanan hingga menambah jumlah pekerja untuk memenuhi kebutuhan pasar. Salah satunya, yang dirasakan Achmad Rifai (27), seorang perajin layang-layang asal Desa Simo Anginangin, Kecamatan Wonoayu Sidoarjo 

Rifai mengatakan, jika sejak awal libur sekolah, permintaan terhadap layang-layang melonjak drastis. Setiap hari, ia bersama 10 pekerjanya mampu memproduksi puluhan layang-layang berbagai jenis.

"Musim kemarau saya membuat layangan untuk dijual ke para penggemar layang-layang. Jenis layangan yang dibuat yaitu aduan, sawangan. Tahun ini yang paling banyak dicari jenis paviran, bawangan, dan layangan aduan," ujar Rifai, Rabu (02/07/2025).

Meskipun pembuatan layang-layang terbilang mudah, prosesnya tetap membutuhkan ketelatenan. Mulai dari pengerutan bambu, pembuatan kerangka hingga pelapisan plastik berwarna-warni dilakukan secara manual oleh timnya.

"Kalau untuk layangan aduan, tahun ini kenaikannya bisa hampir 100 persen. Biasanya saya jual ecer 50 buah, sekarang bisa sampai 100. Bahkan grosir sering harus menunggu karena kami belum bisa memproduksi dalam jumlah lebih banyak," jelasnya

Diketahui, untuk harga, Rifai memasarkan layang-layangnya ke berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Surabaya, Probolinggo, dan Gresik. Harga layang-layang aduan dijual mulai dari Rp 1.000 hingga Rp 10.000 per buah, sedangkan layangan hias bisa mencapai Rp 500.000 tergantung pada motif dan kerumitan desain.

"Saya pasarkan melalui offline, kalau online biasanya yang memesan dari luar pulau seperti Kalimantan, jumlahnya cukup banyak, jadi saya tidak mampu memenuhi pesanan itu, makanya cukup saya pasarkan melalui offline," imbuh Rifai.

Sementara itu, tingginya minat masyarakat terhadap permainan tradisional ini menjadi angin segar bagi para perajin lokal, sekaligus menunjukkan bahwa di tengah gempuran permainan digital, layang-layang masih memiliki tempat di hati masyarakat, terutama saat musim liburan tiba. sd-01/dsy

Berita Terbaru

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengacak-acak Kota Madiun, Rabu (7/10/2026). Kali ini, tim antirasuah mend…

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tak main-main terhadap pelaku usaha yang merusak lingkungan. Usaha kuliner di kawasan Kejuron…

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Semangat Hari Kesaktian Pancasila diwujudkan PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui aksi nyata menjaga k…

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pawon Jenggolo kembali mencuri perhatian para pencinta kuliner lewat penawaran menu andalan di Lime Restaurant Favehotel Sidoarjo m…

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - AK 69 penjual Sate di warungnya, berteriak kesakitan karena terkena tusukan Sajam pada leher kiri dan kepalanya, teriak an Kakek di…

Dewi Pertiwi Jatim Bergerak Lawan Stunting, Bantu Balita di Lakarsantri

Dewi Pertiwi Jatim Bergerak Lawan Stunting, Bantu Balita di Lakarsantri

Rabu, 07 Okt 2026 17:29 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kepedulian terhadap tumbuh kembang anak terus didorong oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Dewi Pertiwi Jawa Timur. Organisasi t…