Bupati: Kabupaten Pasuruan Panen Padi Sehat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Pasuruan Mas Rusdi saat panen padi sehat di desa seketi kecamatan kejayan kabupaten Pasuruan.
Bupati Pasuruan Mas Rusdi saat panen padi sehat di desa seketi kecamatan kejayan kabupaten Pasuruan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Mas Rusdi, demikian biasanya Bupati Pasuruan mengacungi jempol produktivitas Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Pasuruan yang intens mengembangkan produk inovasi pertanian. Hal itu disampaikannya pada saat menghadiri Panen Padi Sehat di persawahan Dusun Seketi, Kecamatan Kejayan pada awal Juli.

Hadir bersama Wakil Bupati Shobih Asrori, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lilik Widji Asri dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait, Kepala Daerah menyatakan rasa optimisnya terhadap prospek produk Padi Sehat kedepannya. Terlebih dengan keunggulan diferensiasi produk yang tidak dimiliki produk pertanian lainnya.

“Saya ingin produk Beras Sehat ini diurus HAKI-nya, jangan sampai produk inovasi pertanian ini dicuri orang. Jadi harus diurus legalitas dan ijin edarnya yang menerangkan Beras Sehat bebas atau minim pestisida dan bahan kimia lainnya. Setelah itu kita patenkan namanya di Kemenkumham,” pintanya.

Mas Rusdi berharap, GP Ansor Kabupaten Pasuruan istiqomah dan persisten dengan komitmennya untuk terus mengembangkan inovasi di bidang pertaniannya. Sehingga hasil panen produk Padi Sehat kedepannya akan lebih berkualitas maksimal.       

“Teman-teman Ansor harus membesarkan organisasinya dengan hasil inovasinya. Makanya harus dioptimalkan betul pengelolaan dan pengembangan Beras Sehat-nya. Kemudian yang perlu diperhatikan, petani yang bekerjasama diharapkan tidak boleh menjual gabahnya keluar dari LPPNU atau Ansor. Supaya harganya bisa terproteksi dan eksklusif,” ujarnya. 

Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian akan memfasilitasi sekaligus memberikan pendampingan bagi para petani. Berikut, memberikan bantuan yang dibutuhkannya. Seperti peralatan pertanian modern, pemberian bibit Padi hingga pupuk.   

“Jadi ketahanan nasional yang dicanangkan Pemerintah Pusat ini luar biasa dan menjadi prioritas. Ini juga yang menjadi fokus Pemkab Pasuruan untuk memajukan sektor pertanian. Jika ada petani mengalami kesulitan untuk mendapatkan pupuk misalnya, bisa menyampaikan ke kami. Mari bersama-sama kita ciptakan, bertani itu menarik dan menghasilkan bagi petani. Tingkatkan kualitas hasil panen agar harga gabah tinggi. Lahirkan inovasi dan diversifikasi pertanian. Perluas jaringan kerjasama dengan stakeholders untuk membantu jejaring pemasarannya,” pintanya. 

"Kami siap melaksanakan petunjuk Bapak Bupati dengan terus meningkatkan kualitas Padi Sehat kedepannya. Jenis Padi yang kemarin kita panen, Mentik Susu. Baunya wangi, rasa berasnya punel, rendah gula, bebas dari residu kimia dan pestisida. Itu hasil panen 3.500 Kg yang ditanam di atas lahan seluas 4.930 meter persegi," tuturnya bersemangat pada saat dikonfirmasi Tim Humas Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Kabupaten Pasur

Ditambahkannya, kelebihan lain dari jenis bibit Padi Sehat yang dikembangkan LPPNU Kabupaten Pasuruan tersebut, tanaman lebih tahan hama dengan batang kuat dan tidak mudah roboh. Lantas bagaimana dengan pemasarannya? Untuk sementara, hasil panen  masih diperjualbelikan di kalangan internal NU dan Koperasi Daulat Pangan Sejahtera. Ke depaannya akan terus ditingkatkan produktivitasnya agar dapat menjangkau pangsa pasar yang lebih luas. ps-01

Berita Terbaru

Harga Kedelai Impor Naik Imbas Konfilik Geopolitik, Perajin Tempe di Surabaya Pilih Perkecil Ukuran

Harga Kedelai Impor Naik Imbas Konfilik Geopolitik, Perajin Tempe di Surabaya Pilih Perkecil Ukuran

Selasa, 07 Apr 2026 12:42 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 12:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dampak konflik geopolitik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel mulai merembet ke sektor usaha kecil di Indonesia. Salah…

Jadi Sorotan! AMDAL Wisata Mikutopia Belum Tuntas, Wawali Kota Batu: Masih dalam Proses

Jadi Sorotan! AMDAL Wisata Mikutopia Belum Tuntas, Wawali Kota Batu: Masih dalam Proses

Selasa, 07 Apr 2026 12:32 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 12:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti obyek wisata Mikutopia di Kota Batu pada beberapa waktu terakhir menjadi sorotan lantaran polemik perizinan wisata…

Insiden Bensin Bocor, Warga di Tulungagung Alami Luka Bakar Serius di Kaki

Insiden Bensin Bocor, Warga di Tulungagung Alami Luka Bakar Serius di Kaki

Selasa, 07 Apr 2026 12:24 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Insiden kebakaran terjadi di rumah Sri Wulaningsih di Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman Tulungagung yang mengakibatkan sebuah…

Geram Tak Diperbaiki! Warga Nganjuk Gelar Aksi Protes ‘Tanam Pohon Pisang-Tebar Ikan’ di Jalan Rusak

Geram Tak Diperbaiki! Warga Nganjuk Gelar Aksi Protes ‘Tanam Pohon Pisang-Tebar Ikan’ di Jalan Rusak

Selasa, 07 Apr 2026 12:06 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 12:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Imbas jalan yang rusak dan tidak segera diperbaiki, warga di Dusun Tempel, Desa/Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk menggelar…

Agar Tetap Beroperasi, Pemkot Surabaya Bantu Fasilitasi Izin Trayek Pemilik Angkot

Agar Tetap Beroperasi, Pemkot Surabaya Bantu Fasilitasi Izin Trayek Pemilik Angkot

Selasa, 07 Apr 2026 11:56 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 11:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya saat ini tengah berupaya agar pemilik angkutan kota (angkot) yang ada di kota tetap terus…

Viral! Harga Plastik Melonjak hingga 60 Persen, Pemkot Surabaya Carikan Solusi Bagi Pelaku UMKM

Viral! Harga Plastik Melonjak hingga 60 Persen, Pemkot Surabaya Carikan Solusi Bagi Pelaku UMKM

Selasa, 07 Apr 2026 11:44 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral terkait harga plastik yang tiba-tiba melonjak signifikan hingga 60 persen sejak adanya konflik di Timur…