Pemkab Magetan Luncurkan MBG bagi Ibu Hamil - Balita non-PAUD

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro dalam kegiatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyuapi balita. SP/ MDN
Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro dalam kegiatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyuapi balita. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai salah satu bagian dari program MBG Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD di wilayah setempat.

Program tersebut juga sebagai upaya percepatan penurunan angka stunting sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang dan juga terdapat tiga kelompok penting yang dinilai sebagai kelompok prioritas dalam pembangunan kualitas generasi penerus, utamanya terkait dengan 1.000 hari pertama kehidupan (HPK).

"Ini adalah program khusus bagian dari program MBG Pemerintah Pusat, dengan sasaran ibu hamil, menyusui, dan balita non PAUD (B3). Karena tiga kelompok tersebut dipandang penting untuk mendapatkan perhatian pemerintah," ujarnya Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro, Rabu (09/07/2025).

Ia menjelaskan, untuk tahap awal program ini menyasar dua kecamatan, yakni Kecamatan Sukomoro dan Kecamatan Magetan, dengan total 764 penerima manfaat. 

"Jumlah penerima mengacu pada ketentuan yang ada, yaitu 10 persen dari total penerima MBG di sekolah. Sedangkan untuk kecamatan lain akan menyusul, seiring dengan kesiapan pendirian dapur sehat Satuan Pemenuhan Gizi (SPPG) di masing-masing wilayah," katanya.

Salah satu penerima manfaat, Rindang Rohsari mengaku bersyukur dengan adanya program tersebut. Sebagai ibu hamil, ia merasa terbantu sehingga mencukupi kebutuhan gizi hariannya

"Alhamdulillah, kami merasa senang dengan program ini. Dengan program MBG kali ini, kami bisa mencukupi gizi bagi ibu hamil, menyusui, juga balita. Menunya juga cukup lengkap dan enak," katanya.

Ia berharap program ini dapat terus berjalan secara konsisten dan diperluas ke seluruh kecamatan di Kabupaten Magetan. Peluncuran ini menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Magetan dalam mendukung target nasional Indonesia Emas 2045 dengan membangun generasi sehat dan unggul sejak dini. md-01/dsy

Berita Terbaru

Transisi ke Era Digitalisasi, Pemkot Surabaya Berlakukan Voucher Parkir di Tepi Jalan Umum

Transisi ke Era Digitalisasi, Pemkot Surabaya Berlakukan Voucher Parkir di Tepi Jalan Umum

Rabu, 06 Mei 2026 10:04 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 10:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Memasuki era digitalisasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai memberlakukan…

Jusuf Kalla, Bareskrimkan Grace, Ade dan Abu

Jusuf Kalla, Bareskrimkan Grace, Ade dan Abu

Rabu, 06 Mei 2026 05:50 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla , tak terima pemotongan ceramahnya di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) dilakukan…

Bupati Bersama Ayahnya Disidang Bareng Korupsi Rp 12,4 miliar

Bupati Bersama Ayahnya Disidang Bareng Korupsi Rp 12,4 miliar

Rabu, 06 Mei 2026 05:45 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Terdakwa bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, bersama ayahnya, HM Kunang, resmi bergulir di meja hijau, kemarin.Pasangan bapak dan…

Sempat Jadi Perdebatan Hakim, Jaksa dan Advokat, Ternyata Nadiem Sakit Sangat Subyektif

Sempat Jadi Perdebatan Hakim, Jaksa dan Advokat, Ternyata Nadiem Sakit Sangat Subyektif

Rabu, 06 Mei 2026 05:43 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, Selasa (5/5) memancing perdebatan keluhan sakit, sehingga gak bisa hadiri sidang. Usut punya…

Ade Armando, Merasa Diserang

Ade Armando, Merasa Diserang

Rabu, 06 Mei 2026 05:41 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:41 WIB

SURABAYAPAGI : Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando mengundurkan diri dari PSI. Ade menyebut pengunduran dirinya demi kebaikan bersama."Melalui…

Profesor Unair Sedih, Kampus Kini Jadi "Pabrik" Tenaga Kerja

Profesor Unair Sedih, Kampus Kini Jadi "Pabrik" Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 05:40 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pakar Sosiologi Pendidikan Universitas Airlangga (Unair), Prof Dr Tuti Budirahayu Dra MSi, menilai orientasi yang hanya berfokus pada…