Cuaca Buruk Picu Pasokan Ikan Langka hingga Harga Cumi Meroket di Trenggalek

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Penjual ikan dan cumi asap di Trenggalek mulai alami kenaikan. SP/ TRG
Ilustrasi. Penjual ikan dan cumi asap di Trenggalek mulai alami kenaikan. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Para pedagang ikan asap di Sentra Ikan Asap Bengkorok mengeluhkan minimnya hasil tangkapan membuat pasokan ikan segar yang menipis hingga memicu lonjakan harga tajam selama hampir 3 bulan terakhir ini.

Hal itu diketahui, sebagian besar nelayan di Pantai Prigi memilih tidak melaut akibat cuaca buruk yakni gelombang tinggi. Akibatnya, harga beli ikan dari nelayan naik hampir dua kali lipat dibandingkan sebelumnya.

“Harga ikan mahal sekarang, naik hampir dua kali lipat, sudah 3 bulan yang lalu,” ujar Soimah, pedagang ikan asap di Sentra Ikan Asap Bengkorok, Rabu (09/07/2025).

Diketahui, saat ini untuk harga ikan cakalang yang biasanya berkisar Rp 13 ribu per kilogram, kini tembus Rp 22 ribu. Dalam sehari, ia bisa menghabiskan sekitar 40 kilogram ikan untuk diasap. Karena stok dari nelayan terbatas, ia terpaksa mengambil suplai dari cold storage.

“Stok ikan sampai telat-telat. Kalau kekurangan kita ngambil di cold storage, mahal di sana, selisih Rp 5 ribu biasanya,” jelasnya.

Kondisi serupa dirasakan pedagang lain, Sri Mutifah. Ia mengatakan bahwa dalam tiga bulan terakhir, harga ikan cakalang melonjak hingga 50 persen akibat minimnya nelayan yang melaut.

“Sulit sekarang ikan sejak gelombang tinggi ini sekitar 3 bulanan. Harga sekarang naik hampir 50%. Cakalang saat ini Rp 23-25 ribu, dulu Rp 13-15 ribu,” ujar Sri.

Meski demikian, adanya kenaikan harga ini membuat para pedagang tidak bisa mengambil untung besar. Biaya operasional yang ikut naik turut mempengaruhi daya jual mereka.

Selain ikan cakalang, harga cumi-cumi juga mengalami lonjakan signifikan. Jika sebelumnya cumi bisa didapatkan seharga Rp 18 ribu per kilogram, kini harganya melonjak hingga Rp 40 ribu per kilogram. “Cumi sekarang dari nelayan Rp 40 ribu, dulu Rp 18 ribu,” tandas Soimah. tr-01/dsy

Berita Terbaru

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…