Kusnadi dan Khofifah, Diperiksa KPK di Jakarta dan Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jatim, memberikan keterangan dihadapan wartawan usai diperiksa dan dimintai keterangan oleh penyidik KPK terkait pemberian dana Hibah di Pemprov Jatim, Kamis (10/7/2025) malam.
Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jatim, memberikan keterangan dihadapan wartawan usai diperiksa dan dimintai keterangan oleh penyidik KPK terkait pemberian dana Hibah di Pemprov Jatim, Kamis (10/7/2025) malam.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - KPK memanggil eks Ketua DPRD Jatim Kusnadi (KUS) di Jakarta. Beda dengan pemanggilan terhadap Gubernur Jatim, Khofifah, yang diminta datang di Polda Jatim.

"Hari ini Kamis (10/7), KPK menjadwalkan pemeriksaan penyidikan terkait TPK Pengurusan Dana Hibah untuk Kelompok Masyarakat (Pokmas) dari APBD Prov Jatim tahun anggaran 2021 - 2022," kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Kamis (10/7/2025).

Pemanggilan untuk Kusnadi dilakukan di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Selain itu, KPK juga memeriksa Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (KIP) di Jawa Timur.

"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK atas nama KUS Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur periode Tahun 2019-2024. Pemeriksaan dilakukan di Polda Jawa Timur atas nama KIP Gubernur Jawa Timur," sebutnya.

Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan 21 tersangka pengurusan dana hibah untuk kelompok masyarakat APBD Provinsi Jatim tahun 2019-2022. Penetapan tersangka itu merupakan pengembangan dari perkara yang telah menjerat mantan Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak.

 

Tak Perlakukan Istimewa ke Khofifah

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengakui pemeriksaan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Polda Jatim. Meski demikian,

Setyo menegaskan KPK tidak memberikan perlakuan istimewa kepada Khofifah.

"Tak ada yang istimewa," kata Setyo, Kamis tadi (10/7/2025).

Setyo mengatakan status Khofifah saat ini masih sebagai saksi dalam perkara dana hibah. Penyidik akan mendalami pertanggungjawaban administrasi Khofifah.

Khofifah diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dana hibah untuk kelompok masyarakat (pokmas) dari APBD Jawa Timur 2019-2022. Pemeriksaan dilakukan di Polda Jatim pada Kamis (10/7).

Setyo mengatakan tidak ada hal istimewa dari pemeriksaan Khofifah di Jawa Timur. Dia menyebut pemeriksaan Khofifah di Polda Jatim dilakukan karena penyidik KPK juga secara bersamaan sedang melkukan penyidikan di wilayah tersebut.

 

Khofifah: Dana Hibah Sesuai Prosedur

Sedangkan, Khofifah Indar Parawansa, sekitar Kamis malam pukul 18:20 WIB, keluar dari ruang gedung Ditreskrimsus Polda Jatim, usai diperiksa selama delapan jam dari pukul 09:45 WIB pagi.

Dengan kemeja terusan berwarna dan hijab berwarna putih, Khofifah langsung menyampaikan keterangannya usai diperiksa penyidik KPK terkait penyaluran dana Hibah di lingkungan Pemprov Jatim.

“Saya dimintai keterangan sebagai saksi atas beberapa tersangka (kasus korupsi dana hibah). Insha Allah, saya telah memberikan penjelasan yang lengkap dan mudah-mudahan bisa menjadi tambahan informasi yang dibutuhkan oleh KPK,” ucap Khofifah, di hadapan puluhan wartawan termasuk wartawan Surabaya Pagi.

Gubernur Jatim ini menjelaskan, beberapa pertanyaan yang diberikan penyidik KPK kepadanya, cukup banyak dan detail, dan menyangkut struktur Organisasi Perangkat Daerah. “Pertanyaan dan jawabannya cukup banyak dan detail. Sehingga satu pertanyaan, perlu banyak jawaban. Karena menyangkut kepala Dinas, kepala Badan, kepala Biro mulai tahun 2021 hingga 2024. Khan banyak banget,” tambahnya.

Khofifah menambahkan, materi pertanyaan yang dia jawab adalah terkait proses penyaluran dana hibah. “Saya ingin menyampaikan bahwa semua proses penyaluran dana hibah oleh Pemprov sudah sesuai dengan prosedur,” tandasnya. n erc/ad/rmc

Berita Terbaru

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…

Nella Kharisma hingga Mollucan Soul Ramaikan Pembukaan HGI City Cup Surabaya

Nella Kharisma hingga Mollucan Soul Ramaikan Pembukaan HGI City Cup Surabaya

Jumat, 24 Apr 2026 20:42 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Event HGI City Cup 2026 Surabaya Fest dipastikan berlangsung meriah dengan menghadirkan hiburan musik dan rangkaian turnamen domino y…

Pelaku Pembacokan di Menganti Ditangkap di Malang, Polisi Ungkap Motif Sweeping

Pelaku Pembacokan di Menganti Ditangkap di Malang, Polisi Ungkap Motif Sweeping

Jumat, 24 Apr 2026 20:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Aparat Satreskrim Polres Gresik berhasil menangkap pelaku pembacokan yang terjadi di wilayah Menganti, Gresik. Setelah sempat m…

UNAIR dan Kemlu RI Dorong Kolaborasi Global Hadapi Krisis Iklim

UNAIR dan Kemlu RI Dorong Kolaborasi Global Hadapi Krisis Iklim

Jumat, 24 Apr 2026 17:45 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Airlangga (UNAIR) bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Asia-Europe Foundation menggelar peringatan ASEM D…

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Meski capaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan sepanjang tahun 2025 dalam LKPJ bupati cukup tinggi, namun itu tidak b…