Semakin Tidak Berujung, KPK Masih Simpan Misteri Usai Tuntaskan Periksa 29 Saksi

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah jurnalis di Lamongan terus memantau perkembangan pemeriksaan sejumlah saksi di Pemkab Lamongan oleh tim penyidik KPK.  FOTO:SP/MUHAJIRIN
Sejumlah jurnalis di Lamongan terus memantau perkembangan pemeriksaan sejumlah saksi di Pemkab Lamongan oleh tim penyidik KPK. FOTO:SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pemeriksaan dugaan korupsi pada pembangunan gedung Pemkab Lamongan lantai 7 masih menyimpan misteri, bagaimana tidak, meski KPK telah menuntaskan pemeriksaan 29 saksi, namun tidak ada progres yang berarti, sehingga pemeriksaan ini semakin tidak berujung.

Pantauan di lapangan di hari ke 5 pada Jum'at (11/7/2025), lembaga rasuah ini memeriksa 3 saksi, dengan demikian sudah ada 29 saksi yang diperiksa, mulai dari ASN, pejabat, pensiunan aparatur sipil negara (ASN) hingga pihak swasta. Dalam perkara ini, KPK juga menetapkan empat orang tersangka.

Namun KPK belum menjelaskan secara detail nama dari empat pihak yang ditetapkan sebagai tersangka itu, ada penambahan baru atau masih tetap empat seperti yang disampaikan pada 2023 lalu. Sedangkan untuk saksinya, KPK membeberkan nama-mana orang yang diperiksa dan peran serta jabatannya.

Berikut ini ke 29 saksi yang diperiksa KPK:

1. SHM Kasubbag Pembinaan dan Advokasi Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Lamongan

2. F, Kepala Subbagian Administrasi Pengelolaan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Lamongan

3. JA, Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Glagah, Lamongan

4. ADL, Kepala Seksi Bina Konstruksi Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Lamongan

5. RY, Staf Sub Bagian Pembinaan Advokasi ULP Lamongan

6. MS, PPK/Kepala Seksi Penataan Bangunan dan Lingkungan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Lamongan

7. AA, Direktur PT Agung Pradana Putra

8. HDH, General Manager Divisi Regional III di PT Brantas Abipraya, 2015 sampai 2019

9. MYM, Komite Manajemen Proyek Pembangunan Gedung Kantor Pemkab Lamongan TA 2017 s.d. 2019/Direktur CV Absolute

10. NM, Kepala Subbagian Keuangan

11. HP, Kepala DPKAD Lamongan tahun 2017

12. LI, Kabag Perencanaan dan Keuangan Setda Lamongan

13. YSR, Kabid Cipta Karya Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Lamongan

14. AO, Staf Bagian Pengadaan Barang/Jasa Setda Lamongan

15. YK, Kepala Bidang Sarana Dinas Perhubungan Lamongan

16. TAS, Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Pemukiman Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya Lamongan

17. FS, Pegawai pada Inspektorat Lamongan

18. NP, Kabag Umum Setda Pemkab Lamongan

19. Kh, Mantan ajudan Bupati Lamongan

20. Ru, Direktur Utama PT Karya Bisa tahun 2014 sampai dengan sekarang

21. MW, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Lamongan 2016-2019

22. MRA, Team Leader/Konsultan pada PT DELTA BUANA tahun 2017 (pekerja lepas)

23. AM, Konsultan PT DELTA BUANA

24. DSP Site Engineer Manager ABIPRAYA - JAYA ABADI KSO

25. OWN Manajer Proyek ABIPRAYA - JAYA ABADI KSO

26. ZRI Site Operasional Manager ABIPRAYA - JAYA ABADI KSO

27. MUL Staf Pemasaran pada PT NINDYA KARYA Wilayah IV

28. EYA Kabag Administrasi Pembangunan Pemkab Lamongan

29. SUM Pensiunan ASN Pemkab Lamongan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Lamongan, Mohammad Nalikan mengatakan, kegiatan pemeriksaan yang dilakukan oleh tim penyidik KPK telah selesai dan Tim KPK juga sudah berpamitan untuk kembali ke Jakarta.

"Jadi memang benar tim dari KPK datang ke Lamongan mulai Senin (7/7/2025) sampai Jumat (11/7/2025) ini. Sesuai dengan surat dari KPK, permohonan untuk fasilitas ruangan untuk melakukan pemeriksaan saksi-saksi," kata Nalikan, Jumat (11/7/2025) kepada sejumlah jurnalis yang selama hari memantau pemeriksaan di Aula Gajah Mada lantai 7 Pemkab setempat.

Seperti diketahui, dalam perkara ini, KPK telah menetapkan empat orang tersangka. Namun KPK belum menjelaskan secara detail nama keempat pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

KPK juga menjelaskan saat ini tengah dalam tahap pengecekan untuk menghitung kerugian negara dalam kasus ini. "KPK memang tengah melakukan penyidikan terkait kasus korupsi proyek pembangunan di Pemkab Lamongan. KPK juga telah memeriksa Bupati Lamongan Yuhronur Effendi," terangnya.

Saat itu, Yuhronur diperiksa KPK sebanyak dua kali. Pemeriksaan pertama dilakukan pada 12 dan 19 Oktober 2023. Pemeriksaan dilakukan di gedung Merah Putih KPK.

Dalam pengusutan kasus ini, KPK juga telah menggeledah sejumlah kantor pemerintahan di Lamongan. Saat itu, Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan kasus yang tengah diusut terkait pembangunan gedung di Pemkab Lamongan.jir

Berita Terbaru

Yamaha Luncurkan Skuter Listrik ‘EC-06’ yang Mampu Tempuh 169 Km

Yamaha Luncurkan Skuter Listrik ‘EC-06’ yang Mampu Tempuh 169 Km

Jumat, 06 Feb 2026 15:20 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif terbesar asal Jepang, Yamaha Motor akhirnya resmi memperkenalkan skuter listrik perdananya, EC-06 di pasar India.…

Resmi Meluncur, Morbidelli T502X dan Benda LFC 700 Pro Umumkan Harga Spesial

Resmi Meluncur, Morbidelli T502X dan Benda LFC 700 Pro Umumkan Harga Spesial

Jumat, 06 Feb 2026 15:13 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Morbidelli Indonesia resmi memperkenalkan motor adventure terbarunya, T502X, yang hadir untuk melengkapi lini adventure Morbidelli…

Tembus Belasan Ribu SPK, Jaecoo Minta Maaf Imbas Inden Panjang J5 EV

Tembus Belasan Ribu SPK, Jaecoo Minta Maaf Imbas Inden Panjang J5 EV

Jumat, 06 Feb 2026 14:52 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sebelum memasuki awal 2026, total Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) Jaecoo J5 EV langsung mengguncang pasar kendaraan listrik dengan…

Rilis Perdana di Jepang, Kawasaki Ninja 500 Usung Filosofi ‘Light, Fun, Easy’

Rilis Perdana di Jepang, Kawasaki Ninja 500 Usung Filosofi ‘Light, Fun, Easy’

Jumat, 06 Feb 2026 14:26 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 14:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jepang, Kawasaki resmi memperkenalkan model terbarunya, ‘Ninja 500’, sebuah mahakarya terbaru yang siap men…

Cukup 12 Menit untuk Isi Penuh, CATL Klaim Baterai 5C Tahan 1,8 Juta Km

Cukup 12 Menit untuk Isi Penuh, CATL Klaim Baterai 5C Tahan 1,8 Juta Km

Jumat, 06 Feb 2026 14:10 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Raksasa baterai asal Tiongkok CATL mengklaim baterai 5C terbarunya mampu mempertahankan 80 persen kapasitas setelah 3.000 siklus…

Kolaborasi Industri dan Pendidikan, Pertamina Lubricants Hadirkan Bengkel Sampah di SMK Manbaul Ulum Kebomas

Kolaborasi Industri dan Pendidikan, Pertamina Lubricants Hadirkan Bengkel Sampah di SMK Manbaul Ulum Kebomas

Jumat, 06 Feb 2026 13:52 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 13:52 WIB

SurabayaPagi, Gresik — PT Pertamina Lubricants melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Production Unit Gresik meresmikan Program Bengkel Sampah d…