Alice in Wonderland Karya TWOI Sukses Tembus Panggung Internasional

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - TWOI (The Wonder of Indonesia) kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional melalui penampilan spektakulernya dalam ajang ASEAN Fashion Festival.

Acara bergengsi yang mempertemukan seniman dan pelaku fashion se-Asia Tenggara ini menjadi panggung ke-5 TWOI, dan untuk pertama kalinya tampil dengan skala internasional lewat produksi drama musikal 'Alice in Wonderland'.

Pertunjukan yang disutradarai langsung oleh dua sosok pendiri TWOI, Angeline Virginia Wong dan Michaelachel, ini bukan sekadar hiburan, melainkan karya seni yang penuh makna dan nilai edukatif.

Semua lagu yang dibawakan dalam pertunjukan merupakan ciptaan orisinil mereka sendiri, menandakan komitmen TWOI untuk terus menyajikan karya-karya autentik.

"Kami ingin menciptakan ekosistem seni pertunjukan yang benar-benar Indonesia, tapi punya standar internasional. Anak-anak muda kita punya potensi besar, dan tugas kami adalah membuka jalannya," kata Angeline Virginia Wong saat dikonfirmasi, Senin (21/7/2025).

Angeline mengataka, 'Alice in Wonderland' tampil dengan kemasan visual yang mengesankan. Kolaborasi dengan lebih dari 60 desainer dari berbagai negara ASEAN memperkuat estetika pertunjukan, mulai dari kostum yang memukau hingga tata panggung penuh imajinasi.

Kehadiran para murid TWOI yang tampil penuh percaya diri dan profesionalisme juga mendapat apresiasi tinggi dari para penonton mancanegara.

Pertunjukan ini pun semakin mempertegas reputasi TWOI sebagai pelopor pendidikan seni pertunjukan di Indonesia yang tak hanya fokus pada kreativitas, tetapi juga disiplin dan kolaborasi lintas budaya.

Banyak pihak menilai, TWOI berhasil menjembatani antara dunia pendidikan dan industri seni secara nyata. Menurut Angeline, pencapaian ini hanyalah awal dari perjalanan panjang TWOI.

"Kami ingin menjadikan TWOI sebagai rumah bagi talenta-talenta muda Indonesia yang punya impian besar di dunia seni. Karena itu, pencapaian ini bukan akhir, ini adalah titik awal untuk bergerak lebih jauh," tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, TWOI akan menggelar Camp Akhir Tahun pada liburan Desember 2025 mendatang. Camp intensif selama lima hari ini akan menjadi ajang eksplorasi seni bagi anak-anak dan remaja yang tertarik di bidang musik, tari, akting, penulisan lagu, hingga produksi musikal.

"Camp rencananya nanti akan dilaksanakan di Tretes dan Surabaya," terang Angeline.

Program ini dirancang dengan pendekatan Broadway namun tetap menyenangkan dan penuh semangat kolaboratif.

Setiap peserta camp juga akan mendapat kesempatan tampil dalam pertunjukan musikal live sebagai penutup, memberikan pengalaman panggung nyata yang mampu meningkatkan kepercayaan diri sekaligus keterampilan profesional.

"Kami ingin anak-anak pulang dari camp ini bukan hanya dengan skill baru, tapi juga keyakinan bahwa mereka layak bermimpi besar," ujar Angeline.

Dengan visi besar dan eksekusi yang konsisten, TWOI terus membuktikan bahwa Indonesia tidak kekurangan talenta dan mimpi besar di bidang seni pertunjukan. ASEAN Fashion Festival menjadi salah satu panggung pembuktian, dan dunia patut menanti langkah mereka berikutnya.

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - TWOI (The Wonder of Indonesia) kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional melalui penampilan spektakulernya dalam ajang ASEAN Fashion Festival.

Acara bergengsi yang mempertemukan seniman dan pelaku fashion se-Asia Tenggara ini menjadi panggung ke-5 TWOI, dan untuk pertama kalinya tampil dengan skala internasional lewat produksi drama musikal 'Alice in Wonderland'.

Pertunjukan yang disutradarai langsung oleh dua sosok pendiri TWOI, Angeline Virginia Wong dan Michaelachel, ini bukan sekadar hiburan, melainkan karya seni yang penuh makna dan nilai edukatif.

Semua lagu yang dibawakan dalam pertunjukan merupakan ciptaan orisinil mereka sendiri, menandakan komitmen TWOI untuk terus menyajikan karya-karya autentik.

"Kami ingin menciptakan ekosistem seni pertunjukan yang benar-benar Indonesia, tapi punya standar internasional. Anak-anak muda kita punya potensi besar, dan tugas kami adalah membuka jalannya," kata Angeline Virginia Wong saat dikonfirmasi, Senin (21/7/2025).

Angeline mengataka, 'Alice in Wonderland' tampil dengan kemasan visual yang mengesankan. Kolaborasi dengan lebih dari 60 desainer dari berbagai negara ASEAN memperkuat estetika pertunjukan, mulai dari kostum yang memukau hingga tata panggung penuh imajinasi.

Kehadiran para murid TWOI yang tampil penuh percaya diri dan profesionalisme juga mendapat apresiasi tinggi dari para penonton mancanegara.

Pertunjukan ini pun semakin mempertegas reputasi TWOI sebagai pelopor pendidikan seni pertunjukan di Indonesia yang tak hanya fokus pada kreativitas, tetapi juga disiplin dan kolaborasi lintas budaya.

Banyak pihak menilai, TWOI berhasil menjembatani antara dunia pendidikan dan industri seni secara nyata. Menurut Angeline, pencapaian ini hanyalah awal dari perjalanan panjang TWOI.

"Kami ingin menjadikan TWOI sebagai rumah bagi talenta-talenta muda Indonesia yang punya impian besar di dunia seni. Karena itu, pencapaian ini bukan akhir, ini adalah titik awal untuk bergerak lebih jauh," tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, TWOI akan menggelar Camp Akhir Tahun pada liburan Desember 2025 mendatang. Camp intensif selama lima hari ini akan menjadi ajang eksplorasi seni bagi anak-anak dan remaja yang tertarik di bidang musik, tari, akting, penulisan lagu, hingga produksi musikal.

"Camp rencananya nanti akan dilaksanakan di Tretes dan Surabaya," terang Angeline.

Program ini dirancang dengan pendekatan Broadway namun tetap menyenangkan dan penuh semangat kolaboratif.

Setiap peserta camp juga akan mendapat kesempatan tampil dalam pertunjukan musikal live sebagai penutup, memberikan pengalaman panggung nyata yang mampu meningkatkan kepercayaan diri sekaligus keterampilan profesional.

"Kami ingin anak-anak pulang dari camp ini bukan hanya dengan skill baru, tapi juga keyakinan bahwa mereka layak bermimpi besar," ujar Angeline.

Dengan visi besar dan eksekusi yang konsisten, TWOI terus membuktikan bahwa Indonesia tidak kekurangan talenta dan mimpi besar di bidang seni pertunjukan. ASEAN Fashion Festival menjadi salah satu panggung pembuktian, dan dunia patut menanti langkah mereka berikutnya. Can

Tag :

Berita Terbaru

Diikuti Ratusan Regu, Gerak Jalan Kota Mojokerto Meriah Bertabur Kostum Menarik

Diikuti Ratusan Regu, Gerak Jalan Kota Mojokerto Meriah Bertabur Kostum Menarik

Sabtu, 22 Agu 2026 15:07 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 15:07 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Sebanyak 120 regu pelajar dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti Lomba Gerak Jalan Merah Putih Kota Mojokerto, Sabtu (2…

Setelah APJ, Pemkab Madiun Siapkan Skema KPBU untuk Pembangunan Jalan

Setelah APJ, Pemkab Madiun Siapkan Skema KPBU untuk Pembangunan Jalan

Sabtu, 22 Agu 2026 14:59 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 14:59 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun –Pemerintah Kabupaten Madiun siapkan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk pembangunan infrastruktur jembatan dan…

SIMGROUP Perkuat Transformasi dan Budaya Inovasi Hadapi Perubahan Dunia Kerja

SIMGROUP Perkuat Transformasi dan Budaya Inovasi Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Sabtu, 22 Agu 2026 14:21 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 14:21 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Swakarya Insan Mandiri atau SIMGROUP memasuki usia ke-19 dengan membawa semangat transformasi dan inovasi. Mengusung tema Leading t…

ORADO Jatim Bidik Lahirnya Atlet Domino Baru Lewat Turnamen Jurnalis Kemerdekaan 2026

ORADO Jatim Bidik Lahirnya Atlet Domino Baru Lewat Turnamen Jurnalis Kemerdekaan 2026

Sabtu, 22 Agu 2026 13:30 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 13:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan domino sebagai cabang olahraga yang mengedepankan s…

KPU Kota Blitar Gelar Bedah Buku Catatan Teknis Pilkada 2024

KPU Kota Blitar Gelar Bedah Buku Catatan Teknis Pilkada 2024

Sabtu, 22 Agu 2026 12:15 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar — Kantor KPU Kota Blitar gelar bedah buku tentang catatan teknis penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2024 silam, pada Jumat, (…

4 Dekade Berpisah, Alumni SDN 1 Sampung Angkatan 1980 Kembali Berkumpul di Goa Lowo Ponorogo 

4 Dekade Berpisah, Alumni SDN 1 Sampung Angkatan 1980 Kembali Berkumpul di Goa Lowo Ponorogo 

Sabtu, 22 Agu 2026 11:50 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 11:50 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo -Setelah lebih dari empat dekade berpisah, para alumni SDN 1 Sampung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, kembali dipertemukan dalam…