Pemkot Madiun Bangun Kawasan Pertanian Terpadu, Usung Tema Korea

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rencana desain pembangunan kawasan pertanian terpadu yang akan dibangun Pemkot Madiun, di Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Karroharjo, Kota Madun. SP/ MDN
Rencana desain pembangunan kawasan pertanian terpadu yang akan dibangun Pemkot Madiun, di Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Karroharjo, Kota Madun. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur, segera membangun kawasan pertanian terpadu di wilayah setempat untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan sektor pertanian, serta menciptakan nilai tambah ekonomi dan lingkungan.

"Saat ini tahapannya masih lelang. Rencananya lelang selesai pada Agustus, agar proyek bisa segera dikerjakan," ujar Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Hesti Setyorini, Selasa (22/07/2025).

Menurutnya, kawasan pertanian terpadu tersebut nantinya dibangun di wilayah Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo.

Adapun, proyek penataan kawasan pertanian terpadu untuk tahap pertama tersebut memanfaatkan lahan seluas 2.639 meter persegi di sekitar Lapangan Kanigoro. Pekerjaan meliputi penyiapan lahan, rintisan jalan akses dalam kawasan kampung tematik, serta pembangunan bangunan ikonik Korea.

"Lokasi ada di sekitar Lapak Kampir, Kelurahan Kanigoro. Konsep bangunan di kawasan pertanian mengusung tema Korea. Semacam integrated farming atau pertanian terpadu," katanya.

Dia menambahkan, tujuan utama penataan kawasan pertanian terpadu tersebut adalah sebagai upaya Pemkot Madiun mendukung pemenuhan kebutuhan bahan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Madiun. Sekaligus sebagai tempat wisata edukasi baru.

"Nanti sebagian besar merupakan kawasan pertanian. Lalu, ada kolam dan kandang hewan ternak," kata Hesti.

Dengan pertanian terpadu tersebut, katanya lagi, diharapkan dapat mengembangkan sektor pertanian di Kota Madiun yang dihadapkan pada keterbatasan lahan serta mendongkrak sektor terkait lainnya, seperti ekonomi dalam satu kesatuan ekosistem. md-01/dsy

Berita Terbaru

Lewat Penguasaan Bahasa Asing, Pemkab Lumajang Dorong SDM Mampu Hadapi Persaingan Global

Lewat Penguasaan Bahasa Asing, Pemkab Lumajang Dorong SDM Mampu Hadapi Persaingan Global

Senin, 27 Apr 2026 12:52 WIB

Senin, 27 Apr 2026 12:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melihat fenomena dimana penguasaan bahasa asing kian menjanjikan dalam berbagai aspek, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang…

Diduga Pelaku Curi Banner Spanduk Berhasil Dibekuk Satreskrim Polres Blitar Kota

Diduga Pelaku Curi Banner Spanduk Berhasil Dibekuk Satreskrim Polres Blitar Kota

Senin, 27 Apr 2026 12:49 WIB

Senin, 27 Apr 2026 12:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - 4 pelaku di duga melakukan pencurian Bener (Spanduk ) di amankan Sat.Reskrim Polres Blitar Kota, setelah menerima laporan Haryono 56…

Ratusan Siswa Ikuti Giat PT KAI Daop 7 Madiun, Tanamkan Budaya Transportasi Aman dan Nyaman

Ratusan Siswa Ikuti Giat PT KAI Daop 7 Madiun, Tanamkan Budaya Transportasi Aman dan Nyaman

Senin, 27 Apr 2026 12:46 WIB

Senin, 27 Apr 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Stasiun Madiun dan beberapa stasiun di wilayah kerja Daop 7 Madiun, mendadak riuh dengan keceriaan ratusan siswa yang antusias…

Dukung Target LTT Jatim, Pemkab Banyuwangi Gelar Percepat Tanam Padi 672 Hektare

Dukung Target LTT Jatim, Pemkab Banyuwangi Gelar Percepat Tanam Padi 672 Hektare

Senin, 27 Apr 2026 12:36 WIB

Senin, 27 Apr 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai upaya mendukung target Luas Tambah Tanam (LTT) Jawa Timur (Jatim) sekaligus antisipasi potensi musim kemarau berdasarkan…

Pemkab Ngawi Kirim RDF ke Pabrik, Targetkan Pangkas 75 Persen Volume Limbah Sampah

Pemkab Ngawi Kirim RDF ke Pabrik, Targetkan Pangkas 75 Persen Volume Limbah Sampah

Senin, 27 Apr 2026 12:28 WIB

Senin, 27 Apr 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Sebagai upaya mengurangi volume sampah dan limbah, Pemerintah Kabupaten Ngawi melakukan pengiriman RDF (Refuse Derived Fuel) untuk…

Berdaya Tampung 1.877 Jemaah, Masjid An Nahdla Jadi Ikon ‘Religious Tourism’ di Bojonegoro

Berdaya Tampung 1.877 Jemaah, Masjid An Nahdla Jadi Ikon ‘Religious Tourism’ di Bojonegoro

Senin, 27 Apr 2026 11:58 WIB

Senin, 27 Apr 2026 11:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Keberadaan Masjid An Nahdla kini menjadi ‘Religious Tourism’ atau wisata religi yang menarik banyak kunjungan wisatawan lantaran …