120 Anak Binaan LPKA Blitar Terima Remisi, 7 Langsung Bebas

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Dalam rangka peringatan HAN (Hari Nak Nasional) 2025, anak anak Binaan LPKA Kelas I Blitar, sejumlah 120 anak menerima Pembagian Pengurangan Masa Pidana (PMP) diantaranya tujuh anak langsung mendapat kebebasan.

Pelaksanaan PMP dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Listiyanto Dardak, Kakanwil Ditjenpas Jatim Kadiyono, Bupati Blitar Riyanto, Wakil Wali kota Blitar, Kalapas Klas IIB Blitar Romi Novitrion, juga Forkopimda Kab./Kota Blitar tak ketinggalan struktural LPKA Blitar.

Dalam kesempatan itu Wagub Jawa Timur ini menyampaikan bahwa penyerahan Remisi merupakan hak mereka di mana penilaianya dalam pembinaan menunjukan sikap dan perilaku yang layak diberi remisi bahkan ada di antaranya bebas.

"Kami sampaikan apresiasi atas oerannaktif Ditjenpasvl dan LPKA Blitar dalam menghadirkan negara bagi anak anak, dalam pemberian remisi bukan semata atau sekedar  seremonial,ini merupakan bentuk  nyata kehadiran Negara dalam menjamin masa depan anak, dan mereka berhak atas pendidikan kedepannya, termasuk identitas dan pengakuan hukum,dan perlu diingat, bahwa anak anak ini tetap bagian dari Bangsa dan harus mendapatkan hak untuk melangkah maju. " Kata Emil Dardak.

Sedang Kadiyono dalam sambutanya menegaskan pentingnya pemenuhan hak anak binaan sebagai bagian tak terpisahkan dari tugas negara, mereka berhak mendapatkan pendidikan identitas dan pengakuan hukum yang sama. 

Tampak penyerahan surat Remisi tampak perwakilan anak  mengenakan seragam batik dan rapi, setelah menerima surat keputusan Remisi dari Wagub di lanjut Kepala Ditjenpas Jawa Timur, Bupati Blitar dan Wawali Kota Blitar, dan anak  anak saling bersalaman dengan pejabat tersebut.

Selain menerima Remisi ada juga yang menerima Ijazah saat ikuti tingkatan sekolah yang berada di lingkungan KLPA, ada 38 anak, menurut Kepala LPKA Kelas I Blitar Gatot Tri Raharjo, menjelaskan ke 38 anak tersebut terdiri dari 18 anak menerima ijazah kelulusan SMA, 11 anak terima ijazah SMP dan 9 lainya menerima ijazah SD.

"Pemberian ijazah dari tingkatan dari SD,SMP dan SMA ini merupakan wujud komitmen negara memberikan perlakuan yang manusiawi sekaligus mendidik bagi anak anak yang tengah menjalani pembinaan."Kata Gatot.

Kegiatan yang mengharukan itu ditutup dengan pembacaan puisi berjudul Anak Bangsa yang dibacakan salah satu anak binaan yang menggugah empati dan menjadikan pengingat akan pentingnya peran semua pihak dalam membimbing anak anak menuju masa depan yang lebih baik. Les

Berita Terbaru

Tragis, Pemancing yang Hilang di Dam Wilangan Ponorogo Ditemukan Tewas

Tragis, Pemancing yang Hilang di Dam Wilangan Ponorogo Ditemukan Tewas

Minggu, 19 Jul 2026 21:20 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 21:20 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Setelah melalui proses pencarian yang dramatis, Kuntarto (34), seorang pemancing yang dilaporkan hilang di DAM Wilangan, Desa W…

Komitmen Lindungi Anggota BPD, BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan Rp 164 Juta di Ponorogo

Komitmen Lindungi Anggota BPD, BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan Rp 164 Juta di Ponorogo

Minggu, 19 Jul 2026 20:59 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 20:59 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi…

Warga Mutiara Regency dan Pengacara Kompak Hadapi Arogansi Banding Bupati Subandi

Warga Mutiara Regency dan Pengacara Kompak Hadapi Arogansi Banding Bupati Subandi

Minggu, 19 Jul 2026 19:20 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 19:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Secara kompak warga perumahan Mutiara Regency akan totalitas menghadapi langkah Bupati Sidoarjo Subandi yang kalah melawan…

Kronologi Terungkapnya Kasus Objektifikasi Seksual di Unesa, Berawal dari Laporan Grup Percakapan

Kronologi Terungkapnya Kasus Objektifikasi Seksual di Unesa, Berawal dari Laporan Grup Percakapan

Minggu, 19 Jul 2026 18:26 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 18:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kasus dugaan objektifikasi seksual yang menyeret enam mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bermula dari l…

Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf Minta Premanisme Parkir Liar di Surabaya Ditindak Tegas

Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf Minta Premanisme Parkir Liar di Surabaya Ditindak Tegas

Minggu, 19 Jul 2026 18:16 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 18:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Praktik parkir liar dan pungutan liar (pungli) yang disertai intimidasi masih menjadi persoalan yang mengganggu kenyamanan warga…

DPRD Jatim Kawal Proyek Strategis Transportasi, Hidayat: Infrastruktur Harus Berdampak pada Ekonomi Rakyat

DPRD Jatim Kawal Proyek Strategis Transportasi, Hidayat: Infrastruktur Harus Berdampak pada Ekonomi Rakyat

Minggu, 19 Jul 2026 18:13 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – DPRD Jawa Timur menyatakan siap mengawal percepatan pembangunan infrastruktur strategis yang menjadi hasil pembahasan Gubernur J…