SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Haul ke-61 Mbah Sambi Resik 1 Safar 1447 H, digelar di halaman depan makam Mbah Sambi Resik pada Sabtu (26/07/2025) sore. Acara peringatan Haul ke-61 tahun 2025 diisi dengan tawassul, membaca yasin dan tahlil, ditutup dengan doa dilanjutkan dengan memberikan Santunan kepada puluhan anak yatim dusun Tebuseren, Dusun Klue dan Dusun Dukuhsari RT 07.
Dalam haul ke-61 mbah Sambi Resik para undangan menikmati 3 tumpeng dari panitia haul. Sekdes Dukuhsari Achmad Fauzi mengatakan bahwa santunan untuk anak yatim diberikan langsung oleh Dermawan, termasuk nyonya Ikhwan Widodo S.E memberikan langsung pada anak yatim di akhir acara.
"Acara pamungkas sabtu malam ba'da isya adalah Pengajian umum yang dihadiri oleh Kyai Haji MS Hudori dari Surabaya," ungkap Sekdes Dukuh sari Achmad Fauzi, Sabtu (26/07/2025).
Acara haul yang digelar setiap tahun semakin ramai dikunjungi para peziarah yang datang dari berbagai daerah jawa timur, tujuan utama haul adalah untuk mendoakan agar amal ibadah Mbah Sambi Resik diterima oleh Allah SWT, mengenang keteladanan Mbah Sambi Resik.s
"Selain itu Haul juga menjadi momen untuk mengingat dan meneladani kebaikan, ilmu, serta perjuangan tokoh Mbah Sambi Resik," ungkap Abdul Kholil Kasi Kesra Desa Dukuhsari.
Pengajian umum tersebut juga turut dihadiri Kyai Haji MS Hudori dari Surabaya, selain itu juga hadir Nyonya Ikhwan Widodo S.E, Sekdes Dukuhsari Achmad Fauzi, Ustadz Munir KUA Jabon, Muhammad Maksum S.Pd, Muh. Mukhaladun, Staf desa Dukuhsari Nasick, para tokoh agama, tokoh masyarakat Jabon, ratusan para ibu, puluhan anak anak yatim yang mengikuti kegiatan haul mbah Sambi Resik Tebuseren Dukuhsari Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo.
Sebagai informasi, Haul adalah tradisi peringatan kematian yang diadakan setahun sekali untuk mendoakan orang yang telah meninggal, khususnya tokoh agama atau ulama, serta mengenang keteladanan yang ditokohkan.
Haul ke-61 mbah Sambi Resik juga untuk mempererat silaturahmi, ajang berkumpulnya keluarga, teman, dan masyarakat, mempererat tali persaudaraan diantara para peziarah, berziarah untuk mempertebal iman serta mengingatkan bahwa manusia pasti akan mati.
Dari beberapa jejak sumber yang dipercaya bahwa Mbah sambi resik merupakan salah satu wali yang ada di daerah Jabon Sidoarjo. Makam mbah ResikTerletak di daerah Tebuseren belakang masjid Nurul Huda, berdekatan dengan kantor KUA Jabon.
Adapun asal usul mbah Resik menurut beberapa sumber adalah merupakan seorang tokoh agama yang menyebarkan Agama Islam di tanah Sidoarjo, beliau berasal dari Banten yang menyiarkan agama islam di daerah Sidoarjo hingga akhir hayatnya.
Mbah Sambi Resik memiliki Karomah,
atau keistimewaan spiritual yang diberikan oleh Allah kepadaNya. Istilah Karomah umumnya digunakan dalam konteks kehidupan spiritual dan mistik, terutama dalam tradisi Islam.
Dalam tradisi Islam, karomah sering dikaitkan dengan keberadaan wali Allah atau orang-orang saleh yang memiliki hubungan khusus dengan Allah. Karomah dianggap sebagai tanda keberadaan Allah dan kuasa-Nya yang menunjukkan dukungan khusus kepada individu tersebut.
Ada sumber yang mengatakan jika asalnya makam itu ditemukan terbengkalai tidak terawat, pada zaman dahulu tidak ada warga yang merawat makam tersebut hingga ditumbuhi pepohonan rindang. Semula ada warga yang merasa ada mukjizat positif dari adanya makan tersebut, maka warga tersebut terinspirasi untuk merenovasi dan membersihkan makam tersebut. Dari sumber ada yang mengatakan jika nama beliau adalah Tubagus Tasmidi. Beliau menyebar islam dari Banten ke Sidoarjo dan membangun masjid kemudian mempunyai pengikut dan jadilah desa Tebuseren.
Dengan adanya beberapa karomah dari mbah sambi resik, itu juga menjadi dampak positif yang dirasakan oleh warga. Warga juga meyakini dengan adanya makam tersebut maka ketentraman dan kedamaian warga dusun Tebuseren, Desa Dukuhsari, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo dirasakan sampai saat ini. Hik
Editor : Desy Ayu