Suzuki Motor Corporation Lirik Kotoran Sapi Jadi Bahan Bakar Kendaraan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Superbike eksperimental GSX-R1000R. SP/ JKT
Superbike eksperimental GSX-R1000R. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Perusahaan otomotif asal Jepang, Suzuki Motor Corporation sedang mengambil langkah maju yang berani dalam upaya mencapai netralitas karbon, khususnya di pasar India terkait bahan bakar kendaraan ramah lingkungan dari kotoran sapi, Senin (28/07/2025).

Inisiatif revolusioner ini tidak hanya diharapkan membantu Suzuki mencapai tujuan keberlanjutan mereka, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan serta taraf hidup masyarakat pedesaan di India melalui pembelian limbah organik ini.

Meskipun belum jelas apakah keputusan ini akan berdampak langsung pada pasar sepeda motor, inisiatif ini mendapat dukungan penuh dari United Nations Industrial Development Organisation (UNIDO), cabang PBB yang berfokus pada pengembangan berkelanjutan. Ini menunjukkan pengakuan global terhadap potensi proyek ini.

Suzuki mengungkapkan bahwa mereka sedang mengembangkan pabrik biogas baru untuk produksi dan pasokan material yang berasal dari limbah sapi. Proyek ambisius ini akan dikerjakan bekerja sama dengan National Dairy Development Board India dan dijadwalkan dimulai tahun ini. 

Biogas yang dihasilkan nantinya akan digunakan untuk menggerakkan kendaraan berbahan bakar gas alam terkompresi (CNG), yang saat ini mencakup sekitar 20�ri pasar mobil penumpang di India.

Di sisi lain, untuk pengembangan netralitas karbon khusus sepeda motor, Suzuki akan menguji coba sepeda motor super eksperimental GSX-R1000R pada ajang balap ketahanan Suzuka 8 Hours dari 1-3 Agustus. Motor ini akan menggunakan 100 persen bahan bakar berkelanjutan, ban Bridgestone yang terbuat dari bahan daur ulang, fairing karbon daur ulang, dan banyak lagi. Tim ini bertekad untuk membangun hasil tahun lalu yang menempati posisi kedelapan. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…